Rusia Mulai Vaksinasi COVID-19 ke Kosmonaut Seorang perawat memperlihatkan sebuah kotak dengan vaksin Rusia Sputnik-V. ANTARA FOTO/REUTERS/Tatyana Makeyeva/aww/cfo/am.

MerahPutih.com - Rusia mulai memvaksinasi kosmonaut dan juga stafnya pada Jumat (18/12), di Star City, kota tertutup dekat Moskow yang menjadi markas program luar angkasa negara tersebut.

Demikian laporan tersebut disampaikan perusahaan ruang angkasa pemerintah Roscosmos.

Rusia mulai menyuntikkan vaksin COVID-19 Sputnik V kepada petugas medis dan pekerja lini terdepan di Moskow awal Desember ini. Lebih dari 200.000 orang telah divaksinasi.

Baca Juga:

Jerman Mulai Suntik Vaksin Pfizer pada 27 Desember

Kosmonaut Nikolai Chub dan Oleg Artemyev, mantan anggota kru International Space Station, mendapat suntikan pertama dari dua vaksin Sputnik V pada Jumat, kata Roscosmos, seperti dikutip Antara.

Kepala klinik setempat Olga Minina menuturkan, para kosmonaut secara sukarela menerima vaksin tersebut, yang dinamai sesuai dengan satelit Soviet yang memicu perlombaan luar angkasa.

Dokumentasi - Botol kecil berlabel stiker "Vaksin COVID-19" dan jarum suntik medis, terlihat dalam ilustrasi yang diambil pada (10/4/2020). ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/pri.
Dokumentasi - Botol kecil berlabel stiker "Vaksin COVID-19" dan jarum suntik medis, terlihat dalam ilustrasi yang diambil pada (10/4/2020). ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/pri.

Sputnik V merupakan salah satu vaksin yang dikembangkan oleh Rusia sekaligus satu dari dua vaksin yang uji klinis tahap akhirnya belum rampung.

Presiden Vladimir Putin pada Kamis mengaku dirinya belum divaksinasi, tetapi ia akan melakukannya jika memungkinkan. (*)

Baca Juga:

Vaksin COVID-19 Sinovac dan Sinopharm Dihargai Rp433 Ribu Per Dosis

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemberitaan dan Konten di Media Massa bakal Diawasi Selama Pilkada Serentak 2020
Indonesia
Pemberitaan dan Konten di Media Massa bakal Diawasi Selama Pilkada Serentak 2020

Dia mengatakan, kerja sama dengan para pemangku kepentingan pengawasan media massa dan lembaga penyiaran sangat dibutuhkan.

SKB 3 Menteri Atur Pemakaian Seragam dan Atribut Sekolah
Indonesia
SKB 3 Menteri Atur Pemakaian Seragam dan Atribut Sekolah

"Ada tiga hal yang menjadi pertimbangan penerbitan SKB Tiga Menteri ini." kata Nadiem

Bawa Pemudik, Truk dan Travel Gelap Bakal Ditindak
Indonesia
Bawa Pemudik, Truk dan Travel Gelap Bakal Ditindak

Pelarangan ini berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri dan seluruh masyarakat.

Kilang Minyak Balongan Indramayu Meledak dan Terbakar
Indonesia
Kilang Minyak Balongan Indramayu Meledak dan Terbakar

Mengutip laman Pertamina, Kilang VI Balongan adalah kilang keenam dari tujuh kilang Direktorat Pengolahan PT Pertamina (Persero).

UU Ciptaker Tuai Polemik, KIP Minta Sosialisasi Draf UU Secara Benar
Indonesia
UU Ciptaker Tuai Polemik, KIP Minta Sosialisasi Draf UU Secara Benar

Presiden atau pemerintah membuka ruang partisipasi masyarakat setelah pengesahan UU Cipta Kerja di DPR dengan membuka dan mempermudah akses masukan dari masyarakat.

Negatif COVID-19, Pedagang Pasar Kembang Solo Syukuran Potong Nasi Tumpeng
Indonesia
Negatif COVID-19, Pedagang Pasar Kembang Solo Syukuran Potong Nasi Tumpeng

DKK Solo melakukan rapid test massal di pasar tradisoonal Solo pada akhir Mei sampai awal Juni

Penyekatan Arus Balik Mudik Ke Jakarta di Gerbang Tol Cikupa Tangerang
Foto
Penyekatan Arus Balik Mudik Ke Jakarta di Gerbang Tol Cikupa Tangerang

Petugas memeriksa setiap kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten

PKS: Industri Miras Jelas Buruk untuk Kesehatan dan Haram
Indonesia
PKS: Industri Miras Jelas Buruk untuk Kesehatan dan Haram

Oleh karena itu, jika ingin rakyat selamat, aturan tersebut memang harus dicabut

PKS Dorong Pembangunan Keluarga Berkualitas
Indonesia
PKS Dorong Pembangunan Keluarga Berkualitas

Meski secara politik PKS di luar pemerintahan, tapi fungsi pelayanan sosial kepada warga terus lakukan.

Ini Penjelasan DPR Soal Adanya Sejumlah Versi Draf UU Ciptaker
Indonesia
Ini Penjelasan DPR Soal Adanya Sejumlah Versi Draf UU Ciptaker

Beredarnya 5 versi draf UU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) membuat polemik di tengah masyarakat.