Rusia Mangkir Sidang Perdana Mahkamah Internasional Tuduhan Genosida di Ukraina Puing-puing berserakan di sekitar lubang di sebuah jalan, tempat beberapa rumah rusak akibat ledakan serangan udara di Bila Tserkva, Kyiv Oblast, Ukraina, Sabtu (5/3). ANTARA FOTO/Kyiv Oblast Police/H

MerahPutih.com - Mahkamah Internasional atau International Court of Justice (ICJ) menggelar sidang perdana gugatan Ukraina terhadap aksi invasi Rusia yang sudah berlangsung sepekan lebih.

Perwakilan Rusia selaku tergugat tidak hadir dalam sidang yang digelar di Den Haag, Belanda, Senin (7/3), pukul 09.00 GMT. Kepala hakim Mahkamah Internasional tetap melanjutkan agenda persidangan tanpa perwakilan Rusia.

Baca Juga

Indonesia Setujui Resolusi Majelis Umum PBB Bela Ukraina Tuai Pujian

"Pengadilan menyayangkan ketidakhadiran Federasi Rusia dalam pertemuan lisan ini," kata Presiden Mahkamah Internasional, Joan Donoghue, seperti dikutip AFP, Senin (7/3).

Lembaga peradilan internasional di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu menggelar sidang untuk menindaklanjuti desakan Ukraina memprotes Rusia dengan tuduhan genosida. Ukraina mendesak Mahkamah Internasional mengeluarkan keputusan darurat yang mengharuskan Rusia menghentikan invasi.

Seorang anak perempuan membawa papan bergambar saat unjuk rasa dekat Museum Seni Modern dan kedutaan besar Rusia, setelah Rusia meluncurkan operasi militer besar atas Ukraina, di Ljublana, Slovenia, Jumat (25/2/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Borut Zivulovic/RWA/djo

Meski Mahkamah Internasional nantinya mengabulkan tuntutan Ukraina, bukan berarti bisa memaksa Rusia menghentikan invasi yang sudah berlangsung hampir dua pekan ini. Pasalnya, lembaga PBB itu tidak memiliki yurisdiksi langsung dalam kasus yang melibatkan Rusia-Ukraina ini.

Untuk diketahui, Ukraina tengah mencoba berbagai cara agar dunia internasional menekan Rusia menghentikan invasi. Mulai dari lobi-lobi mendesak sanksi ekonomi, politik, hukum, hingga teknologi ke Kremlin.

Baca Juga

Setelah Samsung dan Apple, Giliran Microsoft yang Hentikan Bisnis di Rusia

Perjuangan jalur hukum internasional Ukraina tak hanya ditempuh lewat gugatan ke Mahkamah Internasional. Kiev juga meminta Kantor kejaksaan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) melakukan penyelidikan dugaan kejahatan perang dalam peperangan Rusia vs Ukraina.

"Rusia harus bertanggung jawab karena memanipulasi tudingan genosida untuk membenarkan agresi. Kami meminta keputusan mendesak yang memerintahkan Rusia menghentikan aktivitas militernya sekarang," ujar Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dilansir dari CNN. (*)

Baca Juga

AS dan Eropa Bahas Pelarangan Impor Minyak Rusia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Forum Penanggulangan Bencana Dunia di Bali Bakal Diikuti 193 Negara
Indonesia
Forum Penanggulangan Bencana Dunia di Bali Bakal Diikuti 193 Negara

Forum Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) tahun 2022 akan dimulai pada tanggal 25 Mei hingga 27 Mei.

Histeris Warga dan Bangganya Pengiring Satu Aspal dengan Pembalap MotoGP di Jalanan Jakarta
Indonesia
Histeris Warga dan Bangganya Pengiring Satu Aspal dengan Pembalap MotoGP di Jalanan Jakarta

Sambutan luar biasa diberikan masyarakat yang sengaja datang dan melihat para pembalap MotoGP berparade sebelum balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Warga Bandung Diminta Tidak Takut lakukan Tes HIV/AIDS
Indonesia
Warga Bandung Diminta Tidak Takut lakukan Tes HIV/AIDS

Secara akumulatif sepanjang 1991 hingga 2021, tercatat 5.843 warga Kota Bandung sudah terjaring dan menjadi penyintas HIV/AIDS.

Arus Balik Lebaran, 40.900 Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini
Indonesia
Arus Balik Lebaran, 40.900 Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini

Sebanyak 40.900 penumpang akan tiba di area daerah operasional (Daop) 1 Jakarta, pada Minggu (8/5). Terdapat peningkatan jumlah penumpang pada kedatangan atau rentang waktu arus balik Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Antisipasi Peredaran Obat Sirop Berbahaya, Polresta Surakarta Kumpulkan Pemilik Apotek
Indonesia
Antisipasi Peredaran Obat Sirop Berbahaya, Polresta Surakarta Kumpulkan Pemilik Apotek

"Dari hasil rapat bersama kemarin, dua obat tersebut sudah ditarik dari edaran. Dinkes juga sudah melakukan penyisiran baik itu ke apotek, toko obat, tempat praktek dokter, hingga gerai obat yang ada di swalayan maupun super market," kata Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Iwan Saktiadi

Jokowi Bagikan Sembako dan Uang ke Warga Kampung Halamannya Desa Giriroto
Indonesia
Jokowi Bagikan Sembako dan Uang ke Warga Kampung Halamannya Desa Giriroto

Presiden Jokowi mudik ke tanah kelahirannya di Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (11/8).

DKI Buka Opsi Setop Sekolah Tatap Muka, Sikapi Kasus Hepatitis Misterius
Indonesia
DKI Buka Opsi Setop Sekolah Tatap Muka, Sikapi Kasus Hepatitis Misterius

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya masih mempertimbangkan apakah sekolah kembali pada belajar online menyikapi penyakit hepatitis akut misterius.

Kemenlu Laporkan Kondisi Terkini Ratusan WNI di Kyiv hingga Odessa
Indonesia
Kemenlu Laporkan Kondisi Terkini Ratusan WNI di Kyiv hingga Odessa

Militer Rusia mulai melakukan penyerangan dari berbagai arah ke kota-kota di Ukraina.

[HOAKS atau FAKTA]: Polisi Tak Berhak Menilang Kendaraan Bermotor yang Pajaknya Sudah Mati
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Polisi Tak Berhak Menilang Kendaraan Bermotor yang Pajaknya Sudah Mati

Dari aspek hukum, pajak mati dapat dilakukan penegakan hukum

Bappebti Hentikan Perdagangan Aset Kripto FTX
Indonesia
Bappebti Hentikan Perdagangan Aset Kripto FTX

Langkah tersebut ditempuh setelah Token FTX mengajukan kebangkrutan ke pengadilan Amerika Serikat, yang berakibat pada masyarakat melakukan penarikan besar-besaran dan harga Token FTX terus turun secara drastis.