Rumah Mewah di Kedoya Dipreteli Pencuri, Pemilik Rugi Rp1 Miliar Sebuah rumah mewah di Kedoya, Jakarta Barat yang dipreteli pencuri. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Polisi masih melakukan penyelidikan soal perampokan rumah mewah di kawasan Kedoya, Jakarta Barat yang viral karena keramik hingga kusen ikut dicuri.

“Kerugiannya kalau di laporan polisi itu Rp 1 Miliar,” kata Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Robinson Manurung kepada wartawan di Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (24/3).

Baca Juga

Oknum Polisi Ditangkap Setelah Terlibat Perampokan Emas di Banyuwangi

Kerugian besar itu dihitung dari benda-benda yang dicuri. Benda yang dicuri salah satunya keramik rumah dan barang-barang bekas.

“Kalau kita lihat barang-barang yang diambil ini kan barang-barang bekas, dihargai zaman dulu dengan zaman sekarang kan beda, demikian juga keramik dan kloset,” beber Robinson. Dari pengakuan salah satu orang yabg diamankan pihaknya dia menjual barang-barang hasil curian dengan harga yang bervariasi. Harga yang dibanderol tergantung kondisi barang yang dijual.

“Yang sempat kita tanya barang yang kita sita misalnya kayak kayu dia jual Rp15 juta, kusen juga,” kata Robinson.

Polisi masih memburu seseorang yang merupakan otak pencurian di rumah mewah itu. Sejauh ini, polisi sudah mengantongi identitas pelaku yakni berinisial A.

“Dari kemarin Satreskrim Jakarta Barat bekerjasama dengan Polsek Kebon Jeruk masih di lapangan untuk mengejar yang satu itu inisialnya A,” kata Robinson.

Sebuah rumah mewah di Kedoya, Jakarta Barat yang dipreteli pencuri. Foto: MP/Kanu

A diduga berperan sebagai penyuruh kuli bangunan untuk mengambil barang-barang di rumah korban yang kini sudah diamankan polisi. Sedangkan, pemilik rumah itu sendiri mengaku tidak mengenal sosok A.

Dari pengakuan ketiga orang pemilik rumah itu, mereka mengaku A bukanlah bagian dari keluarganya. Pemilik rumah juga membantah jika A pernah menyewa rumah korban.

“Jadi tiga orang ahli waris sudah kita tanya sama sekali tidak kenal dengan A dan sama sekali tidak pernah menyewakan atau mengontrakan rumah ini ke orang lain,” beber Robinson. Robinson menyebut A mengaku-ngaku sebagai orang kepercayaan dari pemilik rumah. Hal inilah yang diduga menjadi landasan pelaku berhasil menggondol barang-barang di rumah mewah tersebut dan menjualnya.

“Si A ini dia bilang kalau dia ini (orang) kepercayaan pemilik (rumah),” kata Robinson.

Seperti diketahui, sebuah video viral dilini masa menampilkan sebuah rumah kontrakan dengan keadaan hancur di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Rumah tersebut diduga dirampok hingga keramik rumah ikut menjadi sasaran perampokan.

Dari isu yang berkembang, aksi perampokan itu diduga dilakukan oleh penyewa rumah terhadap rumah yang disewa.

Aparat kepolisian sendiri menyebut pemilik rumah tidak pernah menyewakan rumah tersebut.

Dalam kasus ini, polisi berhasil mengamankan lima orang yang di antaranya merupakan kuli bangunan. Polisi juga masih memburu orang yang menyuruh kuli bangunan untuk membongkar rumah tersebut. (Knu)

Baca Juga

Polisi Virtual Ciduk Warga Slawi setelah Mengolok-olok Gibran

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Ungkap Edhy Prabowo Beli Wine Pakai Duit Suap Benur
Indonesia
KPK Ungkap Edhy Prabowo Beli Wine Pakai Duit Suap Benur

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo diduga membeli minuman beralkohol jenis wine dari bekas caleg Gerindra, Ery Cahyaningrum menggunakan uang yang berasal dari suap ekspor benur.

Kuasa Hukum Rizieq Sebut Penangkapan Munarman Upaya Pembodohan Umat
Indonesia
Kuasa Hukum Rizieq Sebut Penangkapan Munarman Upaya Pembodohan Umat

Munarman ditangkap tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri terkait dugaan kasus terorisme

Libur Panjang, Polisi Gelar Razia di Sudirman hingga Monas
Indonesia
Libur Panjang, Polisi Gelar Razia di Sudirman hingga Monas

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar razia kendaraan berknalpot bising di kawasan Monas hingga Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

9.200 Vial Vaksin Sinovac Tiba di Indramayu
Indonesia
9.200 Vial Vaksin Sinovac Tiba di Indramayu

Kabupaten Indramayu menerima 9.200 vial vaksin Sinovac. Pengiriman vaksin dilakukan Rabu (27/1) dari Bandung dan tiba di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan setempat.

Malaysia Tarik Biaya Karantina Warga Asing Rp16 juta
Dunia
Malaysia Tarik Biaya Karantina Warga Asing Rp16 juta

Malaysia mulai menerapkan biaya karantina tersebut terhitung Kamis (24/9) sebesar RM4700 atau sekitar Rp16 juta.

KPK Ultimatum Para Saksi Kasus Edhy Prabowo untuk Koperatif
Indonesia
KPK Ultimatum Para Saksi Kasus Edhy Prabowo untuk Koperatif

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengultimatum para saksi kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster atau benur yang menjerat bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo untuk koperatif.

Jumlah Halaman UU Ciptaker Berubah Jadi 1.187, Mensesneg Pratikno Buka Suara
Indonesia
Jumlah Halaman UU Ciptaker Berubah Jadi 1.187, Mensesneg Pratikno Buka Suara

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menerangkan, sebelum naskah draft RUU Cipta Kerja diserahkan ke Jokowi, Mensesneg melakukan penyesuaian dan pengecekan teknis sebelum diundangkan.

WT0 Gelar Pertemuan Bahas Ketimpangan Distribusi Vaksin
Dunia
WT0 Gelar Pertemuan Bahas Ketimpangan Distribusi Vaksin

Pertemuan ini juga akan mengangkat pengabaian hak kekayaan intelektual TRIPS untuk obat-obatan COVID-19 yang kontroversial.

Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 di DKI Capai 89 Persen
Indonesia
Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 di DKI Capai 89 Persen

DKI Jakarta terus memasifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi/perawatan secara tepat.

Pemprov DKI Akui Kewalahan Atur Pengunjung Pasar Tanah Abang
Indonesia
Pemprov DKI Akui Kewalahan Atur Pengunjung Pasar Tanah Abang

Pemprov DKI Jakarta mengaku kewalahan mengatur pengunjung yang datang ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, karena jumlahnya banyak dan tak sebanding dengan petugas yang berjaga.