Rumah di Kampung Sambeng Solo, Jadi Saksi Lokasi Pelarian Terakhir Aidit Rumah di Kampung Sambeng Kecamatan Banjarsari, Solo jadi lokasi persembuyian tokoh PKI Aidit, Jumat (30/9). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Warga Sambeng RT 02/RW 03, Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah masih mengingat jelas peristiwa Senin, 22 November 2022 dini hari.

Puluhan aparat merangsek masuk kampung secara tiba-tiba saat warga sedang tidur. Bahkan, sejumlah aparat ada yang masuk ke rumah warga serta membawanya ke lokasi introgasi.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Nama Ibu Kota Nusantara Dipilih untuk Hormati Pimpinan PKI Aidit

Ternyata itu merupakan pasukan tentara di bawah komando Kolonel Jasir mendapatkan informasi bahwa pentolan Partai Komunis Indonesia (PKI), Dipa Nusantara (DN) Aidit bersembunyi di Kampung Sambeng Solo setelah lari dari Jakarta pasca tragedi G30S PKI.

"Jadi mereka para aparat menggeledah dan mengepung rumah yang ditinggali Kasim. Semua laki-laki dibawa aparat, dikumpulkan, disuruh jongkok, tangannya di atas kepala," ujar saksi mata Prapto (70), Jumat (30/9)

Prapto mengaku juga ditodong senapan di dada oleh aparat. Namun, karena usianya saat masih 12 tahun dilepas.

"Ayah saya termasuk orang yang diangkut aparat. Namun dalam beberapa hari, ayahnya dipulangkan karena tidak terbukti menjadi bagian dari PKI," ucap dia.

Menurutnya, ada juga warga yang baru dilepas setelah berbulan-bulan hingga beberapa tahun. Padahal menurutnya, warga kampung tidak ada yang mengenal Aidit.

"Tak ada yang tahu kapan dia (Aidit) mulai tinggal di rumah Kasim. Itu kan rumah Bu Harjo, dikontrak Pak Kasim, katanya itu temannya Aidit," papar dia.

Dalam pengejaran itu, lanjut dia, pasukan awalnya gagal menemukan Aidit, hingga Kasim diinterogasi dan memberi tahu keberadaan Aidit. Ada versi yang mengatakan Aidit bersembunyi di dalam lemari, ada pula yang menyebut bersembunyi di balik lemari.

"Kalau saya dengar itu sembunyi di belakang lemari. Biasanya lemari kan dipasang menempel tembok, tapi ini di sudut rumah sehingga masih ada ruang di belakangnya," katanya.

Dia menjelaskan alasan Aidit memilih Solo sebagai tempat persembunyiannya. Karena pada tahun 1965 sebagian wilayah Solo termasuk di Sambeng, menjadi basis kekuatan PKI.

Baca Juga:

Protes Penyitaan Buku DN Aidit, BEM UNS Surakarta Gelar Aksi Baca Buku di Kantor Polisi

"Banyak warga sini (Sambeng) yang PKI. Dulu kalau latihan nyanyi sama joget Genjer-genjer, Nandur (menanam) Jagung itu di dekat sini, ada rumah yang besar. Dulu itu kan kesenian," kata dia.

Ia menjelaskan rumah lokasi persembunyian Aidit tersebut berada sekitar 20 meter dari rumahnya. Kini rumah tersebut sudah dibeli seseorang bernama Nuri Andrianto untuk tempat tinggal dan jualan ayam geprek.

"Kondisi rumah persembunyian sudah berubah total setelah pada 2012 dibeli orang lain dan dilakukan rehab besar-besaran," kata dia.

Pemilik rumah, Andrianto membenarkan telah melakukan rehab besar rumah yang telah dibelinya pada 2012 silam. Luasan lahan 160 meter persegi.

"Tapi bangunannya kecil, banyak lahan kosongnya. Di depan ada pohon mangga dan belimbing," kata Andrianto.

Ia menambahkan bangunan lama itu diratakan dengan tanah karena kondisinya rusak. Kini rumah itu berubah menjadi berlantai dua.

"Saat saya beli atapnya rusak, kayu-kayunya rusak. Katanya ada lemari besar, tapi saya beli sudah nggak ada," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Viral Foto di Samping Aidit Pidato, Jokowi: Heran Kok Gambarnya Ya Persis Saya Gitu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Awal Tahun, Garuda Masih Berjuang Lakukan Penundaan Pembayaran Utang
Indonesia
Awal Tahun, Garuda Masih Berjuang Lakukan Penundaan Pembayaran Utang

Proses praverifikasi yang nantinya berlangsung dari 6 Januari hingga 18 Januari 2022.

Tahun Baru Imlek 2573, Anies: Jadi Momentum Mempererat Persaudaraan Antarwarga
Indonesia
Tahun Baru Imlek 2573, Anies: Jadi Momentum Mempererat Persaudaraan Antarwarga

"Semoga ragam makna dan rasa yang hadir dalam momentum penuh kemakmuran ini, bisa makin mempererat persaudaraan antarwarga, khususnya di DKI Jakarta," kata Anies.

Ketua DPD Ingatkan Hari Anak Nasional 2022 Jangan Hanya Seremonial
Indonesia
Ketua DPD Ingatkan Hari Anak Nasional 2022 Jangan Hanya Seremonial

Di momen peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022, Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti mengingatkan kembali komitmen perlindungan terhadap anak.

Pesawat TNI AL Ditemukan Tenggelam di Kedalaman hingga 15 Meter Selat Madura
Indonesia
Pesawat TNI AL Ditemukan Tenggelam di Kedalaman hingga 15 Meter Selat Madura

Pesawat TNI AL jenis G-36 Bonanza T-2503 yang jatuh akhirnya ditemukan di Selat Madura, Jawa Timur (Jatim).

Google Ungkap Ada 21 Juta Pengguna Internet Baru Selama 2021
Indonesia
Google Ungkap Ada 21 Juta Pengguna Internet Baru Selama 2021

Tahun 2021 terdapat 21 juta pengguna baru internet di Indonesia yang sebagian besar berasal dari area non-metro.

Megawati Ulang Tahun, Gibran Hubungi Langsung Ketum DPP PDIP
Indonesia
Megawati Ulang Tahun, Gibran Hubungi Langsung Ketum DPP PDIP

Hari yang spesial tersebut, Megawati mendapatkan banyak ucapan dari para kader PDIP serta masyarakat umum.

48 Kader Muhammadiyah Long March dari Yogyakarta ke Arena Muktamar
Indonesia
48 Kader Muhammadiyah Long March dari Yogyakarta ke Arena Muktamar

Sebanyak 48 kader Muhammadiyah terbaik yang melakukan longmarch dari Yogyakarta-Solo telah tiba di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (2/11).

Hotel di Surabaya Serap Berbagai Produk UMKM
Indonesia
Hotel di Surabaya Serap Berbagai Produk UMKM

Sebanyak 46 hotel yang menandatangani NKB itu masih sebagian kecil dari jumlah total sekitar 240 hotel di Surabaya.

Sekjen PDIP Hasto Bandingkan Aspal Jalan Jakarta dan Surabaya
Indonesia
Sekjen PDIP Hasto Bandingkan Aspal Jalan Jakarta dan Surabaya

Anggaran untuk perbaikan jalan DKI Jakarta mencapai Rp 313 triliun selama lima tahun. Sementara Pemkot Surabaya hanya 50 triliun selama lima tahun.

Ragam Alasan Pemerintah Naikkan Tarif KRL, Mulai Inflasi Sampai UMP Naik
Indonesia
Ragam Alasan Pemerintah Naikkan Tarif KRL, Mulai Inflasi Sampai UMP Naik

Rencana besaran kenaikan tarif KRL Jabodetabek diambil berdasarkan survei Ability To Pay (ATP) atau kemauan seseorang untuk membayar dan Willingness To Pay (WTP)