Rugi Rp100 Triliun Karena Kemacetan, Anies Bakal Bangun Parkir di Stasiun MRT dan LRT Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berencana akan membangun lahan parkir di dekat kawasan moda transportasi massa seperti stasiun MRT dan LRT sebagai upaya menekan kemacetan.

Hal itu dipertegas karena Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyoroti kerugian akibat kemacetan di wilayah Jabodetabek mencapai triliunan per tahun.

Anies juga akan menaikkan tarif parkir sehingga pengendara beralih ke moda transportasi umum.

"Dalam urusan transportasi ini, presiden melihat pentingnya DKI menjadi pihak yang mengkoordinasikan," kata Anies saat konferensi pers di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (9/1).

Anies pun meralat angka kerugian yang ditimbulkan akibat kemacetan di Jabodetabek. Anies memastikan, angka kerugian bukan Rp65 triliun, melainkan mencapai Rp100 triliun per tahun.

Ilustrasi kemacetan di Jakarta
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Angka tersebut telah diperbaiki oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla sehingga kini mencapai Rp100 Triliun.

"Justru kemarin ketika rapat sudah mulai, tertutup, teman-teman media sudah keluar, angka itu dikoreksi oleh pak wakil presiden, dan kami juga angkanya sama, yaitu 100 triliun, bukan 65 triliun lagi," jelasnya.

Lebih lanjut, Mantan Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan, pemerintah pusat memberikan kewenangan untuk melakukan pengaturan integrasi antar moda transpirtasi.

"Jadi arahan kemarin adalah dikonsolidasi ke DKI dan beberapa kali DKI ditanya kesiapannya dan kami siap, Jakarta siap," ungkap Anies.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas bersama beberapa menteri kabinet kerja. Rapat itu membahas pengelolaan transportasi Jabodetabek yang diharapkan bisa mengurangi kemacetan.

Jokowi pun mengatakan kerugian akibat kemacetan di wilayah Jabodetabek mencapai Rp65 triliun per tahun.

"Saya hanya membayangkan hitungan Bappenas yang saya terima setiap tahun kita kehilangan Rp65 triliun di Jabodetabek gara-gara kemacetan. Rp65 triliun per tahun," kata Jokowi.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Diduga Sebar Paham Komunis, Buku Jas Merah dan Kronik 65 Disita Petugas Gabungan

Kredit : asropih


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH