Ruas Jalan di Ibu Kota Tergenang, Polisi Alihkan Lalu Lintas Arus lalu lintas di Bundaran Patung Arujuna. (Foto: TMC Polda)

MerahPutih.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya melakukan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan akibat genangan air dan banjir yang melanda beberapa titik jalan di wilayah DKI Jakarta, Jumat (19/2).

Sejak Kamis (18/2) wilayah DKI Jakarta diguyur hujan dan hingga Jumat pagi ini hujan masih mengguyur Ibu Kota.

Ruas jalan yang dialihkan, yakni di Kolong Tol Cawang (arah Tanjung Priok) pukul 05.54 WIB, ketinggian genangan antara 60 hingga 70 sentimeter (cm), kendaraan dialihkan ke Tol Semanggi.

Baca Juga:

BMKG Prediksi Wilayah Jakarta Akan Diguyur Hujan

Pukul 06.39 WIB Jalan Suprato, Kampung Makasar, Jakarta Timur dialihkan sementara karena genangan setinggi 50 hingga 60 cm.

Genangan setinggi 50 cm juga terjadi di depan Pasar Jagal Buncit Jalan Kemang Utara 9, Jakarta Selatan pukul 06.42 WIB, lalu lintas sementara dialihkan.

Selanjutnya genangan setinggi 40-50 cm terdapat di depan Kemenhan Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur terjadi pukul 07.08 WIB, bagi kendaraan sejenis sedan diimbau agar tidak melintas.

Kondisi Jalan di Priok Jakarta. (Foto: TMC Polda)
Kondisi Jalan di Priok Jakarta. (Foto: TMC Polda)

Genangan setinggi 30 cm terpantau pukul 07.12 WIB di Jalan Kalimalang, Jakarta Timur sebelum Kampus Borobudur arah DI Panjaitan, kendaraan diimbau agar hati-hati saat melintas.

Pukul 07.22 WIB, genangan setinggi 30-50 cm terjadi di depan C'one Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat (arah Senen), sementara lalu lintas dialihkan ke jalur cepat.

Sedangkan banjir setinggi 100 cm terjadi di terowongan Exit Tol Kalimalang, lalu lintas sementara tidak bisa dilintasi kendaraan sejenis roda dua. (Knu)

Baca Juga:

Warga Ibu Kota Diminta Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Integritas Calon Kapolri Dianggap Paling Utama Ketimbang Latarbelakang
Indonesia
Integritas Calon Kapolri Dianggap Paling Utama Ketimbang Latarbelakang

Setiap warga negara Indonesia dengan latar agama apapun bisa menjadi Kapolri

50 Satpol PP Bakal Awasi Protokol Kesehatan di Ragunan
Indonesia
50 Satpol PP Bakal Awasi Protokol Kesehatan di Ragunan

Pengawasan juga dilakukan untuk mencegah kerumunan

Marah Dituding Ingin Kudeta Demokrat, Moeldoko Ancam AHY
Indonesia
Marah Dituding Ingin Kudeta Demokrat, Moeldoko Ancam AHY

Ia pun memberikan ancaman kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Baintelkam Cium Adanya Penyelewengan Dana Otonomi Khusus Papua
Indonesia
Baintelkam Cium Adanya Penyelewengan Dana Otonomi Khusus Papua

Dugaan penyelewengan ini sudah tercium oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan penggunaan tidak untuk peruntukannya.

Hasil Survei SMRC Ungkap Kelompok Tak Percaya Vaksin COVID-19
Indonesia
Hasil Survei SMRC Ungkap Kelompok Tak Percaya Vaksin COVID-19

Sebanyak 25 persen responden yang merupakan warga Indonesia mengaku tak percaya bahwa vaksin COVID-19 aman bagi kesehatan.

Polisi Pastikan Jakarta Bakal Dikunci Bagi Pemudik
Indonesia
Polisi Pastikan Jakarta Bakal Dikunci Bagi Pemudik

Pihaknya akan menurunkan 1.313 personel di seluruh titik agar memastikan masyarakat yang nekat mudik tidak akan bisa lolos. Pasalnya, anggota di pos pam akan berjaga selama 24 jam selama 14 hari.

BMKG Prediksi 27 Wilayah Ini Alami Cuaca Ekstrem
Indonesia
BMKG Prediksi 27 Wilayah Ini Alami Cuaca Ekstrem

Suhu udara pada hari ini di Tanah Air berkisar mulai dari 19 derajat hingga 34 derajat celsius

Vaksinasi di Madiun dan Bangkalan Diawasi Langsung Kapolri dan Panglima TNI
Indonesia
Vaksinasi di Madiun dan Bangkalan Diawasi Langsung Kapolri dan Panglima TNI

Penerapan PPKM di wilayah zona merah dan kuning dilakukan dengan maksimal

Setelah Deflasi di September, Indonesia Kembali Inflasi
Indonesia
Setelah Deflasi di September, Indonesia Kembali Inflasi

Faktor pendorong inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,29 persen.

Ancaman Kapolri ke Anak Buah, Tak Bisa Dibina Bakal 'Diselesaikan'
Indonesia
Ancaman Kapolri ke Anak Buah, Tak Bisa Dibina Bakal 'Diselesaikan'

"Kalau sudah tidak bisa dibina, yang begitu-begitu segera 'selesaikan'," kata Sigit dalam sambutannya.