RSPI Sulianti Saroso Terima Pasien Diduga Corona, Kondisinya Kurang Baik Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara telah membuka pos pemantauan virus corona sejak 3 Januari 2020. Foto: MP/Ponco

Merahputih.com - Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso menerima dua pasien dalam pengawasan terkait virus corona. Salah satu pasien itu merupakan rujukan dari rumah sakit swasta.

"Karena dikirim dari rumah sakit swasta di sini dan di sana sudah dirawat selama satu minggu dan pakai ventilator," kata Dirut RSPI Sulianti Saroso, Syahril di kantornya, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (5/3).

Baca Juga

Pemerintah Diminta Lakukan Sosialisasi, Komunikasi dan Edukasi Kesiapannya Hadapi Corona

Pasien dalam pengawasan rujukan dari rumah sakit swasta itu harus menggunakan ventilator lantaran kondisnya kurang baik.

"Jadi dikirim ke sini pakai ventilator, jadi umurnya 65 tahun dan ini ada memang kurang baik keadaannya," ujarnya.

Sementara itu, Syahril memastikan delapan pasien lainnya yang kini berada di ruang isolasi dalam kondisi baik. Dari delapan itu, dua orang telah dinyatkan positif terinfeksi virus corona. "Tetapi dari 8 yang ada alhamdulillah semuanya stabil baik," ujar Syahril.

Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso memberikan keterangan pada jurnalis di area rumah sakit di Jakarta Utara, Rabu (4/3/2020). (ANTARA/Aria Cindyara)
Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso memberikan keterangan pada jurnalis di area rumah sakit di Jakarta Utara, Rabu (4/3/2020). (ANTARA/Aria Cindyara)

Terkait dua pasien positif virus corona, lanjut Syahril, sudah tidak lagi mengalami demam maupun sakit tenggorokan. Namun, kedua pasien tersebut masih mengalami sedikit batuk-batuk.

"Begitu pula dengan yang kedua. Yang kedua kan ibunya, jadi masih batuk-batuk dikit ya, sesak nafas maupun demam tidak ada," jelas Syahril.

Syahril menegaskan semua pasien yang masuk ke ruang isolasi diperlakukan sama, baik pasien dalam pengawasan maupun positif terinfeksi corona.

Baca Juga

Tamu dan ASN yang Masuk ke Balai Kota Diperiksa Suhu Tubuhnya

Namun, kata Syahril, sejumlah pasien dalam pengawasan saat datang ke RSPI Sulianti Saroso mengalami demam, batuk dan pilek.

"Jadi sesak nafas tidak ada dan tidak pakai oksigen, kecuali yang satu itu pakai ventilator," pungkasnya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua MPR Anggap Tahap Awal Pilkada Serentak 2020 Mengkhawatirkan
Indonesia
Ketua MPR Anggap Tahap Awal Pilkada Serentak 2020 Mengkhawatirkan

Ratusan bakal calon kepala daerah diduga melanggar aturan karena membawa kerumunan massa saat proses pendaftaran.

Kasus COVID-19 Lebanon Naik Dua Kali Lipat Pasca-Ledakan Beirut
Dunia
Kasus COVID-19 Lebanon Naik Dua Kali Lipat Pasca-Ledakan Beirut

Kasus COVID-19 bertambah dua kali lipat selama dua pekan setelah ledakan itu.

Begini Taktik Penyelamatan Ratusan WNI dari 2 Kapal Pesiar Mewah
Indonesia
Begini Taktik Penyelamatan Ratusan WNI dari 2 Kapal Pesiar Mewah

Sementara yang kita putuskan untuk mengevakuasi anak buah kapal WNI dari World Dream dulu.

Dua Orang Jadi Tersangka Kasus Pengerusakan saat Demo Omnibus Law di Kaltim
Indonesia
Dua Orang Jadi Tersangka Kasus Pengerusakan saat Demo Omnibus Law di Kaltim

Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Ade Yaya Suryana mengatakan, mereka ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga melakukan pengerusakan dan membawa senjata tajam jenis badik.

 Anggaran Pertahanan Indonesia Paling Rendah di ASEAN, Prabowo Tetap Percaya Diri
Indonesia
Anggaran Pertahanan Indonesia Paling Rendah di ASEAN, Prabowo Tetap Percaya Diri

Meski begitu, Prabowo mengaku punya prioritas dalam bidang alutsista. Namun Prabowo enggan membeberkannya di publik.

Istana Tunggu Kemampuan Polri Ungkap Kasus Novel Baswedan
Indonesia
Istana Tunggu Kemampuan Polri Ungkap Kasus Novel Baswedan

Ia yakin kepolisian dapat mengungkap kasus Novel

Utamakan Keselamatan Siswa, Anies Belum Berani Buka Sekolah
Indonesia
Utamakan Keselamatan Siswa, Anies Belum Berani Buka Sekolah

"Mulainya masih di dalam pembelajaran jarak jauh. Tetap pembelajaran jarak jauh. Tetapi di rumah," tutupnya.

Ketua DPRD Minta Pemprov DKI Bongkar Saluran dan Tali Air
Indonesia
Ketua DPRD Minta Pemprov DKI Bongkar Saluran dan Tali Air

Buruknya kondisi tali dan saluran air menjadi penyebab utama banjir yang merendam Jakarta saat dilanda hujan lokal.

Mendagri Ancam Copot Kepala Daerah yang Langgar Prokes, Pakar Hukum: Jangan Sok Kuasa
Indonesia
Mendagri Ancam Copot Kepala Daerah yang Langgar Prokes, Pakar Hukum: Jangan Sok Kuasa

"Demikian juga dengan pemberhentian Gubernur, Mendagri tidak bisa sok kuasa sebab ada syarat dan tahap yang harus ditempuh," pungkasnya.

IPW Desak Polda Metro Jaya Usut Kasus Pengeroyokan Wartawan di Satpas SIM
Indonesia
IPW Desak Polda Metro Jaya Usut Kasus Pengeroyokan Wartawan di Satpas SIM

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane berharap paguyuban wartawan Polda Metro Jaya jangan mendiamkan kasus ini.