RSD COVID-19 Mulai Beroperasi Hari Ini, Belum Ada Pasien yang Dirawat Pembangunan fasilitas observasi/penampungan/karantina Covid-19 di Pulau Galang, Kepulauan Riau. ANTARA/HO-Kementerian PUPR.

Merahputih.com - Rumah Sakit Darurat (RSD) Penanganan COVID-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau belum ada pasien yang dirawat, meski sudah mulai beroperasi pada Senin ini.

"Iya hari ini mulai beroperasi, tapi belum ada pasien," kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya Yudo Margono ketika dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (6/4).

Baca Juga:

Tempat Observasi Penyakit Menular di Pulau Galang Butuh Dana Rp400 Miliar

Namun demikian, ratusan tenaga medis sudah disiagakan di rumah sakit khusus bagi pasien COVID-19 tersebut.

"Tenaga medisnya sudah siap. Sebanyak 241 orang terdiri dari unsur gabungan TNI, Polri, Kemenkes, dan relawan," ujar Yudo.

Sebelumnya, mantan Pangkoarmada I ini menjelaskan, RSD Pulau Galang terdiri dari gedung observasi bekas bangunan eks pengungsi Vietnam yang bisa menampung 240 bed (tempat tidur).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mencoba ketahanan bangunan rumah sakit di bekas Kamp Vietnam di Pulau Galang, Kota Batam, Kepri, Senin (9/3/2020). (FOTO ANTARA/Yuniati Jannatun Naim)
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mencoba ketahanan bangunan rumah sakit di bekas Kamp Vietnam di Pulau Galang, Kota Batam, Kepri, Senin (9/3/2020). (FOTO ANTARA/Yuniati Jannatun Naim)

Kemudian ada gedung observasi satu bisa menampung 50 bed. Ada pula gedung observasi dua 50 bed serta gedung-gedung lain sebagai pendukung yang bisa menampung 460 pasien apabila akan digunakan.

"Untuk bangunan-bangunan yang ada telah direnovasi, karena di sana adalah tempat eks pengungsi Vietnam, ada bangunan yang perlu renovasi maupun yang bangunan baru," katanya lagi.

Yudo juga mengatakan di RS ini telah dibangun juga helipad untuk emergency. Selain itu, juga jauh dari permukiman. Dalam proses evakuasi emergency juga bisa dengan kapal laut, karena dekat dengan dermaga.

Baca Juga:

Pembangunan RS Darurat COVID-19 di Pulau Galang Capai 78 Persen

RS Darurat Pulau Galang ini, sebagaimana dikutip Antara, sudah ditetapkan untuk pasien-pasien kategori ringan sampai dengan sedang. Juga dikhususkan untuk pasien-pasien dari luar negeri atau para migran.

"Namun apabila nanti yang diprioritaskan tidak ada, juga bisa digunakan untuk masyarakat khususnya dari rumah sakit-rumah sakit di sana yang tidak bisa menampung, sehingga bisa menggunakan rumah sakit darurat di Pulau Galang ini," beber dia.

Saat ini, sarana prasarana di RS ini juga sudah hampir siap semuanya. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH