RS Polri Jakarta Ambil DNA Kakak Beradik Asal Sragen Korban Sriwijaya Air Penumpang pesawat Sriwijaya SJ 182, Suyanto dan Riyanto warga Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Rabu (13/1). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Rumah Sakit (RS) Polri Jakarta telah mengambil sample keluarga dari Suyanto dan Riyanto yang tercatat masuk manifes pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang mengalami kecelakaan di Kepulauan Seribu pada tanggal 9 Januari lalu.

Suyanto tercatat sebagai warga di Dukuh Gunung Banyak RT 18 dan Riyanto warga Dukuh Tengaran RT 17, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Baca Juga

Mengenal CVR Yang Dicari Setelah Black Box FDR Sriwijaya Ditemukan

Sekretaris Desa (Sekdes) Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Paidi mengatakan, sampai hari keempat pencarian penumpang Sriwijaya Air yang mengalami kecelakaan di Kepulauan Seribu belum membuahkan hasil. Dua warga Desa Katelan penumpang Sriwijaya Air belum ada kabar.

"Kami belum mendapatkan kabar dari pihak kepolisian dan maskapai terkait nasib keduanya (Suyanto dan Riyanto)," ujar Paidi, Rabu (13/1).

Paidi mengungkapkan keluarga keduanya terus menanti kabar terbaru terkait pencarian penumpang Sriwijaya SJ 182. Bahkan, kedua orangtua mereka, Wagiyo-Wakiyem dan adiknya, masih berada di Jakarta untuk menunggu proses pencarian jenazah.

"Dari keluarga penumpang Sriwijaya SJ 182 juga telah diambil sampel DNA oleh RS Polri Jakarta pada Selasa kemarin," kata dia.

Sekretaris Desa (Sekdes) Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Paidi, Rabu (13/1). (MP/Ismail)
Sekretaris Desa (Sekdes) Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Paidi, Rabu (13/1). (MP/Ismail)

Pengambilan sampel DNA, lanjut dia, untuk memudahkan proses identifikasi. Keluarga juga sudah dimintai keterangan kepolisian terkait ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan.

"Yang diambil sampel DNA hanya Wakiyem, ibu dari Suyanto dan Riyanto. Bapaknya (Wagiyo) tidak diambil sampel DNA," tutur dia.

Ia menambahkan harapan keluarga keduanya bisa segera ditemukan dan dimakamkan di tanah kelahirannya Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen.

Istri Suyanto, Sri Wisnuwati (38), mengaku telah mengirimkan foto-foto sang suami, foto copy KTP, dan KK pihak RS Polri untuk data identifikasi. Orang tua dan keluarga Suyanto juga sudah diambil darahnya untuk dipakai pencocokan jika ada jenazah yang ditemukan.

"Sampai saat ini belum mendapat kabar lebih lanjut mengenai suami (Suyanto) yang turut menjadi penumpang pesawat Sriwijaya Air. Saya masih berharap suami selamat," tutup Sri. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Pasukan Elit TNI AL Lanjutkan Pencarian CVR Sriwijaya Air

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dua Ledakan Guncang Filipina Selatan, Empat Tewas
Indonesia
Dua Ledakan Guncang Filipina Selatan, Empat Tewas

Laporan awal militer menyebutkan salah satu ledakan disebabkan oleh bom rakitan yang dipasang di sepeda motor.

[HOAKS atau FAKTA]: Warga Tak Pakai Masker, Anak Buah Anies Kenakan Denda Rp25 Ribu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Warga Tak Pakai Masker, Anak Buah Anies Kenakan Denda Rp25 Ribu

Proses tilang berdenda dan kwitansi akan menggunakan e-tilang aplikasi PIKOBAR dengan dana denda akan masuk ke Kas Daerah sesuai peraturan.

Sebaran Corona di Indonesia Meluas Dipicu Penularan Orang Tanpa Gejala
Indonesia
Sebaran Corona di Indonesia Meluas Dipicu Penularan Orang Tanpa Gejala

Masih ada daerah yang menunjukkan tren penambahan kasus positif corona semakin tinggi.

Promosi Jabatan, Kabaintelkam Baru Berziarah ke Makam Ibunda Jokowi di Karanganyar
Indonesia
Promosi Jabatan, Kabaintelkam Baru Berziarah ke Makam Ibunda Jokowi di Karanganyar

Ziarah tersebut dilakukan sebagai wujud syukur atas promosi yang baru saja didapatnya dari Kapolri Jenderal Idham Azis.

Lecehkan LHI dan Ubah Hasil Rapid Test, Tersangka Raup Jutaan Rupiah
Indonesia
Lecehkan LHI dan Ubah Hasil Rapid Test, Tersangka Raup Jutaan Rupiah

Petugas pengecekan rapid test virus COVID-19 bernama Eko Firstson yang melecehkan, menipu, dan memeras wanita berinisial LHI meraup uang jutaan rupiah dari korban dalam aksinya tersebut.

Dewas KPK Akan Periksa Firli Bahuri di Sidang Dugaan Pelanggaran Etik
Indonesia
Dewas KPK Akan Periksa Firli Bahuri di Sidang Dugaan Pelanggaran Etik

Dewas KPK kembali menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Ketua KPK Firli Bahuri hari ini.

PDIP Dukung Eri-Armuji, Pendukung Whisnu Sakti Mengamuk
Indonesia
PDIP Dukung Eri-Armuji, Pendukung Whisnu Sakti Mengamuk

Pendukung Whisnu Sakti Buana mengamuk di DPD PDI Perjuangan Jawa Timur

Keluarga Pahlawan Revolusi Ziarah Virtual di Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Keluarga Pahlawan Revolusi Ziarah Virtual di Hari Kesaktian Pancasila

"Keluarga-keluarganya diundang, tapi pada hari setau saya menyelenggarakan acara virtual daring dari kediaman masing-masing," ungkapnya.

Setelah Deflasi di September, Indonesia Kembali Inflasi
Indonesia
Setelah Deflasi di September, Indonesia Kembali Inflasi

Faktor pendorong inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,29 persen.