RS Polri: 56 Kantung Jenazah Belum Teridentifikasi Kepala Bidang DVI Mabes Polri Kombes (Pol) Lisda Cancer (MP/Fadhli)

MerahPutih.Com - Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polri belum dapat menambah jumlah korban teridentifikasi setelah 4 hari proses rekonsiliasi data antemorten dan postmortem yang dipusatkan di RS Polri Jakarta Timur.

Kepala Bidang DVI Mabes Polri Kombes (Pol) Lisda Cancer mengatakan, dari sekitar 56 kantung jenazah yang dikirim ke RS Polri baru satu Jenazah yang berhasil diidentifikasi, yaitu Jannatun Cintya Dewi.

Dan, hingga sore tadi, tim DVI belum dapat mengidentifikasi potongan tubuh lain karena minimnya data.

"Kondisinya itu karena body part di mana tidak ada data yang mendukung untuk melakukan identifikasi seperti tidak ada sidik jari, gigi-gerigi," ujar Lisda saat jumpa pers di RS Polri, Kamis (1/11) malam.

Potongan tubuh korban Lion Air JT-610
Kepala Pusat Inafis Mabes Polri Brigadir Jenderal Hudi Suryanto menjelaskan satu korban Lion Air JT-610 yang teridentifikasi (MP/Fadhli)

Dikarenakan, tidak ada data-data primer itu, sehingga satu-satunya metode yang ditempuh adalah melalui proses pemeriksaan DNA.

"Hasil DNA ini memerlukan waktu itu sebabnya belum ada teridentifikasi lagi. Perlu waktu," kata Lisda.

Sebagaimana diketahui untuk mengetahui data melalui tes DNA memerlukan waktu minimal 4-8 hari.

"Tidak ada kesulitan, cuma masalah metode yang digunakan, selain melalui sidik jari dan gigi kita pakai DNA, butuh waktu untuk identifikasi melalui DNA. Sebetulnya tidak ada kendala," ungkapnya.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: KPK Sita 16 Bidang Tanah Terkait Kasus Pencucian Uang Adik Ketua MPR

Kredit : fadhli

Tags Artikel Ini

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH