RS Mitra Keluarga Siap Terima Sanksi RS Mitra Keluarga Kalideres. (mitrakeluarga.com)

MerahPutih.com - Pihak RS Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat, memenuhi penggilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk dimintai keterangan soal kematian bayi Debora. Pihak RS siap menerima sanksi jika terbukti bersalah.

Sebelumnya, RS Mitra Keluarga juga memenuhi panggilan Dinkes DKI Jakarta untuk menjelaskan hal yang sama.

Terungkap, bahwa RS Mitra Keluarga Kalideres telah meminta uang muka kepada pasien dengan kasus gawat darurat, kemudian telah menerima uang pasien yang terdaftar sebagai anggota BPJS dan meminta keluarga untuk mencari RS rujukan sendiri.

Menanggapi hal itu, Direktur RS Mitra Keluarga Fransisca Dewi menyatakan akan menghormati keputusan dari Dinkes DKI Jakarta.

Hanya saja, kata dia, keputusan tersebut harus sesuai data dan fakta dari tim investigasi yang masih berkerja.

"Untuk saat ini kami belum tahu hasil investagasi. Kami menunggu saja hasil audit dari Dinas Kesehatan, kami akan hormati," ucap Francisca.

Sebelumnya, Tiara Debora Simanjorang, bayi berumur empat bulan meninggal dunia di RS Mitra Keluarga Kalideres Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Diduga, kematian Debora dikarenakan keterlambatan mendapat pelayanan PICU. Orang tua korban tidak mampu membayar penuh untuk dapat menggunakan teknologi tersebut. (Fdi)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Kematian Bayi Debora, RS Mitra Keluarga Penuhi Panggilan KPAI

Kredit : fadhli

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH