RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Rawat 524 Pasien, 369 Positif COVID-19 Proyek pembangunan Wisma Atlet Kemayoran. Foto: Antara

Merahputih.com - Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran merawat 524 pasien COVID-19 hingga Sabtu (11/4). 369 orang di antaranya positif mengidap virus corona jenis baru.

"Pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet hingga Sabtu ini pukul 08.00 WIB sebanyak 524 orang, terdiri atas 337 pria dan 187 perempuan," ujar Kasdam Jaya Brigjen TNI M Saleh yang juga Wakil Komando Tugas Gabungan Terpadu Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/4).

Baca Juga:

Pasien Positif Corona di RSUD dr Moewardi Solo Meninggal Bertambah 1 Orang

Selain itu, Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet juga mencatat 95 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 60 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Pasien yang dirawat bertambah 13 orang dari Hari Jumat 10 April 2020 pukul 08.00 semula berjumlah 511 orang menjadi 524 orang pada Hari Sabtu 11 April 2020 pukul 08.00 WIB. Pasien COVID-19 bertambah sebanyak 16 orang dari 353 jiwa menjadi 369 orang.

Sejumlah peralatan medis di Wisma Atlet Kemayoran
Sejumlah fasilitas medis sudah disiapkan di Wisma Atlet untuk perawatan pasien corona (MP/Kanu)

Sementara itu pasien PDP berkurang 12 orang dari 107 menjadi 95 pasien. "Pasien ODP bertambah 9 orang dari 51 orang menjadi 60," kata dia.

Sebagaimana diketahui, angka kasus pasien postif COVID-19 di Indonesia terus meningkat. Hingga Jumat (10/4) sore pemerintah telah mengumumkan sebanyak 3.512 orang berstatus positif COVID-19. Kemudian, 282 orang dinyatakan sembuh dan 306 dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga:

Jaksa Agung Ancam Penimbun Masker dengan Tuntutan Pidana Maksimal

"Ada 219 kasus baru sehingga total menjadi 3.512 kasus," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (10/4). (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Tutupi Penetapan Tersangka Eks Petinggi PT DI
Indonesia
KPK Tutupi Penetapan Tersangka Eks Petinggi PT DI

Ali mengatakan, hal itu merujuk kebijakan baru yang diambil oleh Firli Bahuri Cs

Anak Buah Luhut Persilakan Maskapai Penerbangan Naikkan Tarif
Indonesia
Anak Buah Luhut Persilakan Maskapai Penerbangan Naikkan Tarif

Aturan soal tarif batas atas tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 88 Tahun 2020

Dua Anak Buah Idham Azis Akui Terima Duit dari Djoko Tjandra, Nominalnya Rahasia
Indonesia
Dua Anak Buah Idham Azis Akui Terima Duit dari Djoko Tjandra, Nominalnya Rahasia

Hal itu terungkap saat penyidik Bareskrim memeriksa ketiganya selama hampir 12 jam

Soal Kisruh Partai Demokrat, SBY Diminta Tak Keluarkan Tudingan ke Pihak Luar
Indonesia
Soal Kisruh Partai Demokrat, SBY Diminta Tak Keluarkan Tudingan ke Pihak Luar

“SBY seyogyanya batasi evaluasinya dalam bingkai konflik internal elit Partai Demokrat saja,” kata Hikam

Nikita-Rizieq Saling Caci, PKB: Mari Kembali ke Akhlak Terpuji
Indonesia
Nikita-Rizieq Saling Caci, PKB: Mari Kembali ke Akhlak Terpuji

Hinaan maupun cacian hanya akan menimbulkan saling lapor

Banjir Bandang di Masamba Akibatkan Dua Orang Tewas
Indonesia
Banjir Bandang di Masamba Akibatkan Dua Orang Tewas

Banjir bandang diduga diakibatkan curah hujan yang sangat tinggi sejak 12 Juli 2020

Kasus COVID-19 Tambah 8.369 Orang, Polisi Soroti Kerumunan Akhir-akhir Ini
Indonesia
Kasus COVID-19 Tambah 8.369 Orang, Polisi Soroti Kerumunan Akhir-akhir Ini

Jumlah pasien virus corona di Indonesia bertambah 8.369 orang, per Kamis (3/12).

Jokowi Lanjutkan Proyek Reklamasi, Pengamat: Pemerintah Lagi Bokek dan Tekanan Investor
Indonesia
Jokowi Lanjutkan Proyek Reklamasi, Pengamat: Pemerintah Lagi Bokek dan Tekanan Investor

Soal apakah ada tekanan dari pengusaha, Ujang menyebut hal itu sudah rahasia umum.

Marinir Berikan Trauma Healing untuk Anak-anak Korban Bencana Alam NTT
Indonesia
Marinir Berikan Trauma Healing untuk Anak-anak Korban Bencana Alam NTT

Tim Satgas Kesehatan Korps Marinir TNI AL memberikan pemulihan trauma atau trauma healing, serta edukasi kepada anak-anak yang terkena bencana banjir bandang Nusa Tenggara Timur (NTT).

Komjak Duga Ada Keterlibatan Mafia di Balik Skandal Djoko Tjandra
Indonesia
Komjak Duga Ada Keterlibatan Mafia di Balik Skandal Djoko Tjandra

"Ada oknum penasihat hukum juga di sana. Ini kan bahaya bagi penegakkan hukum kita yang selalu diwacanakan itu adalah penegakan hukum yang benar," sambungnya.