Roy Suryo Belum Ditahan, Polda Metro Pastikan Proses ke Pengadilan Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo di Polda Metro Jaya, Rabu (2/6/2021). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat/aa.

MerahPutih.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penodaan agama.

Polisi memastikan, kasus tersebut akan berlanjut ke pengadilan.

"Kalau sudah lengkap dikirim ke kejaksaan, apabila dinyatakan lengkap, baru tahap dua, lanjut proses persidangan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, Selasa (2/8).

Baca Juga:

Roy Suryo Kembali Diperiksa sebagai Tersangka Dugaan Penodaan Agama

Zulpan memastikan bahwa saat ini penyelidik tengah melengkapi berkas dari kasus mantan politikus Demokrat dan kasusnya akan berlanjut.

"Yang bersangkutan sudah diperiksa sebagai tersangka. Jadi sekarang penyidik sedang melengkapi berkas terkait dengan kasus ini ya. Dipastikan kasus ini akan berlanjut," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Roy Suryo menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka pada hari Kamis (28/7).

Baca Juga:

Polda Metro Sebut Penahanan Roy Suryo Tunggu Hasil Pemeriksaan Lanjutan

Atas pertimbangan penyidik, polisi tidak melakukan penahanan kepada Roy Suryo.

Zulpan menambahkan, kasus tersebut tetap berjalan karena sudah di tahap penyidikan dan penetapan tersangka.

“Tentunya tugas penyidik adalah melengkapi berkas perkara ini dengan melengkapi keterangan yang lain yang masih dibutuhkan dalam rangka pemberkasan,” paparnya. (Knu)

Baca Juga:

Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Lanjutan Roy Suryo Pekan Depan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kementerian PUPR: Kemantapan Kondisi Jalan Nasional Mencapai 91,8 Persen
Indonesia
Kementerian PUPR: Kemantapan Kondisi Jalan Nasional Mencapai 91,8 Persen

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan untuk jalan nasional terbentang sepanjang 47.017 km dari Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua dengan kondisi kemantapan 91,8 persen.

ICW Desak Dewas Periksa Wakil Ketua KPK Lili Pintauli
Indonesia
ICW Desak Dewas Periksa Wakil Ketua KPK Lili Pintauli

Lili diduga membohongi publik saat konferensi pers pada 30 April 2021

Tiga Peneliti Indonesia Raih Penghargaan UNESCO for Women in Science 2021
Indonesia
Tiga Peneliti Indonesia Raih Penghargaan UNESCO for Women in Science 2021

Tiga peneliti Indonesia dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil meraih penghargaan L’Oreal-UNESCO for Women in Science 2021.

Wagub DKI: Pengusaha Tak Masalah UMP DKI 2022 Naik 5 Persen
Indonesia
Wagub DKI: Pengusaha Tak Masalah UMP DKI 2022 Naik 5 Persen

Karena, biaya hidup di Jakarta tentunya berbeda dengan daerah lain

Indonesia dan Malaysia Menyuplai 87 Persen Produksi Minyak Sawit Global
Indonesia
Indonesia dan Malaysia Menyuplai 87 Persen Produksi Minyak Sawit Global

Pada 2021, volume ekspor olahan CPO naik 13 persen, oleokimia naik 0,7 persen, dan biodiesel naik 0,4 persen, sementara volume ekspor produk hulu seperti CPO turun 13,1 persen (YoY).

[HOAKS atau FAKTA] Rusia Keluar dari PBB
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Rusia Keluar dari PBB

"Rusia sudah umumkan keluar hengkang dari dri perserikatan bangsa bangsa (PBB).”

Komisi IV DPR Pertanyakan Usulan Anggaran Rp 2 Triliun untuk Penanganan PMK
Indonesia
Komisi IV DPR Pertanyakan Usulan Anggaran Rp 2 Triliun untuk Penanganan PMK

Ketua Komisi IV DPR, Sudin, mempertanyakan usulan penambahan anggaran yang pernah disampaikan Mentan Syahrul Yasin Limpo.

KPK Dalami Unsur TPPU Jual Beli Mobil Mewah Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI
Indonesia
KPK Dalami Unsur TPPU Jual Beli Mobil Mewah Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, keponakan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh itu dicecar penyidik KPK terkait transakasi jual beli mobil yang dilakukannya bersama Hasan Aminuddin.

[HOAKS atau FAKTA]: Serukan Pembubaran, Fadli Zon Malah Didatangi Densus 88
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Serukan Pembubaran, Fadli Zon Malah Didatangi Densus 88

Youtube Politik Nusantara mengunggah video dengan judul “Berita Terkini ~ fadlizon desakan Densuss 88 Bubar berakhir begini

[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Bagikan Kaus Bertuliskan Tiga Periode
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Bagikan Kaus Bertuliskan Tiga Periode

Video tersebut juga disertai dengan keterangan yang menyatakan bahwa kaus yang dibagikan oleh Jokowi merupakan kaus bertuliskan Jokowi 3 Periode.