Romo Benny: Masyarakat Lebih Mudah Terima Perbedaan Ketimbang Elite Politik Romo Benny Susetyo Pr (Foto: Ist)

MerahPutih.Com - Perwujudan demokratisasi dalam pemilihan umum membawa masyarakat dalam kutub pilihan yang berbeda. Meski berbeda, dalam kehidupan sosialnya masayarakat umum tetap bersatu dan bisa hidup bersama secara berdampingan.

Kondisi tersebut, menurut rohaniawan Katolik, Romo Benny Susetyo Pr menunjukan kematangan masyarakat berdemokrasi. Sayang, pijar positif dalam masayrakat tersebut tidak tampak dalam perilaku para elite politik.

Atas dasar itu, Romo Benny menilai masyarakat lebih bermartabat ketimbang para elite. Lantaran lebih siap dan bisa menerima perbedaan sementara elitnya cenderung saling sikut.

Romo Benny dalam diskusi publik di Jakarta
Romo Benny Pr (paling kiri) dalam diskusi publik 'Hari Tenang Jangan Bikin Tegang' di Jakarta, Selasa (6/5) (Foto: MP/Kanu)

"Yang siap demokrasi itu rakyat dari pada elite," ujar Romo Benny saat acara diskusi di Jakarta, Selasa (16/4).

Menurut dia, pesta demokrasi itu adalah cerminan dari kesadaran masyarakat untuk memilih pemimpin yang terbaik.

BACA JUGA: Bawaslu Perintahkan Pemungutan Suara Ulang di Sidney dan Kuala Lumpur

Diplomasi Umroh Jokowi: Kementerian Agama Segera Tindak Lanjuti Tambahan 10 Ribu Kuota Haji

Panglima TNI Serukan Semua Pihak Jaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Pemilu 2019

Romo Benny juga mengimbau, siapapun yang terpilih hendaknya menpati janji-janji politiknya.

"Dalam demokrasi kita menghindari terburuk memimpin. Demokrasi tidak menjamin kesejahteraan. Demokrasi adalah sistem, masyarakat bebas bicara masyarakat bisa memprediksikan hidupnya," imbuhnya.

Di hari tenang ini, pastor projo Keuskupan Agung Jakarta itu juga berharap, untuk tidak membuat provokasi. Termasuk provokasi hoaks di media sosial.

"Dalam hari damai ini mari kita hentikan provokasi. Mari kita munculkan optimisme," tandasnya.(Knu)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH