Rombak Besar-Besaran, 16 Jabatan Eselon II DKI Jakarta Dipimpin Plt Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memimpin upacara pelantikan pejabat baru di lingkungan Pemprov DKI (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan baru saja melakukan perombakan besar-besaran pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Ada sekira 1.125 pegawai yang dirotasi dan mutasi Anies.

Adapun perincian pegawai yang diotak-atik Anies yakni Pimpinan tinggi pratama (eselon II) 15 orang, administrator (Eselon III) 274 orang, Pengawas (Eselon IV) 836 orang.

Akibat perombakan besar-besaran itu terdapat 16 posisi eselon II yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, BKD DKI Jakarta, Chaidir mengatakan setelah dirotasi besar-besaran oleh Anies 16 jabatan pimpinan tinggi pratama siap untuk dilelang. Namun, kata dia, waktu lelang masih menunggu Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

"Pimpinan tinggi pratama, itu yang nanti akan dibuka (lelang) 16 SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah)," kata Chaidir saat dihubungi wartawan, Selasa (26/2).

Adapun daftar jabatan eselon II yang siap akan dilelang:

1. Kepala Badan Pengelola Aset Daerah DKI Jakarta
2. Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Daerah DKI Jakarta
3. Kepala Badan Kesatuan dan Politik DKI Jakarta
4. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta
5. Kepala Dinas Sumber Daya Air Jakarta DKI Jakarta
6. Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang DKI Jakarta
7. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta
8. Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta
9. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta
10. Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta
11. Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta
12. Kepala Biro Administrasi DKI Jakarta
13. Direktur Utama RS Pasar Rebo
14. Direktur Utama RS Cengkareng
15. Wakil Kepala Badan Pendapatan dan Retribusi Daerah DKI Jakarta
16. Sekretaris Kota Jakarta Selatan

Sebelumnya, Anies menegaskan bahwa pihaknya akan membuka lelang jabatan untuk menggantikan posisi Plt. Anies meminta seluruh ASN yang memiliki kompetensi yang cukup untuk mengikutinya.

"Kenapa saya wajibkan? Karena banyak dari ASN itu sungkan untuk mendaftar kalau atasannya daftar, sungkan daftar kalau ada koleganya yang lebih senior daftar. Karena itu saya akan mewajibkan seluruh ASN yang syaratnya terpenuhi harus mengikuti seleksi terbuka itu," kata Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, pada Senin (25/2) kemarin. (Asp)

Baca Juga: Rombak 1.125 Pejabat DKI Jakarta, Anies Lantik 15 Pimpinan Tinggi Pratama

Kredit : asropih


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH