Romahurmuziy: Presiden Menerima Dukungan PPP dengan Santun Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) bersama Ketua Majelis Syariah PPP Maimun Zubair (kedua kiri), Ketua Majelis Pakar PPP Lukman Hakim Saifuddin (kiri), dan Ketum PPP Romahurmuziy (keempat kiri). (ANTA

MerahPutih.com - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menilai Presiden Joko Widodo sangat santun dalam menerima dukungan PPP di Pilpres 2019.

"Cara beliau menerima sangat santun," kata Romi, sapaan akrab Romahurmuziy setelah mengikuti proses penutupan Mukernas II PPP oleh Presiden Jokowi di Ancol, Jakarta, Jumat (21/7).

Mukernas II PPP memutuskan kembali mencalonkan Jokowi sebagai Presiden tahun 2019. Dalam wawancara dengan media seusai menutup Mukernas PPP, Presiden ditanya komentarnya mengenai dukungan ini.

Namun, Presiden Jokowi meminta awak media menanyakannya langsung kepada Ketua Umum PPP.

"Tanyakan langsung ke ketua umum," kata Jokowi.

Kemudian Presiden mempersilakan Ketua Umum PPP Romahurmuziy menjelaskan kepada awak media mengenai dukungan yang diberikan, sementara Presiden mendengarkan di samping Romahurmuziy.

Menurut Romi, cara Presiden mempersilakannya menjelaskan kepada awak media itu merupakan bentuk kesantunan Jokowi.

"Tadi, 'kan saya menjelaskan beliau mendengarkan di samping dan mendiamkan. Saya menganggap ini bentuk kesantunan pak Jokowi dalam menerima dukungan yang disampaikan PPP," kata Romi.

Romi meyakini cara Presiden menerima dukungan PPP ini juga sebagai bagian kehati-hatian Presiden karena RUU Pemilu baru saja disahkan.

"Saya yakin ini bentuk kehati-hatian beliau, agar tidak dianggap setelah RUU Pemilu disahkan dengan presidential threshold 20 persen, tiba-tiba ada dukungan," kata Romi.

Yang jelas, kata Romi, setelah deklarasi dukungan itu, seluruh kader PPP akan memasang gambar Joko Widodo untuk menyosialisasikan calon presiden PPP ke depan. (*)

Sumber: ANTARA



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH