Robot Ini Bisa Gantikan Hubungan Intim Manusia? Emma, robot dengan kecerdasan buatan yang menakjubkan. (Foto: YouTube/cocoQin)

PERUSAHAAN teknologi asal Shenzen, China, memproduksi robot dengan kecerdasan buatan. Robot bernama Emma ini diklaim dapat menggantikan manusia berkat teknologi canggih di dalamnya. Dilansir dari laman Sputnik, Sabtu (17/8/2019), Emma dapat memberikan layanan yang luas kepada pengguna.

Kemampuan robot meliputi percakapan interaktif, membuka e-mail, hingga menggantikan manusia untuk berhubungan intim. Kecerdasan buatan yang ditamkan pada robot ini dapat meningkatkan respon sehingga menyerupai manusia.

Baca juga:

Emma, Robot Asmara yang Bisa Dinikahi

Kemampuan AI yang diselipkan dapat mendorong perilaku robot layaknya manusia. Emma dapat menyerap dan menyimpan informasi yang didapatnya melalui lawan bicara. Tujuannya adalah agar robot tersebut dapat merespon percakapan yang diharapkan oleh lawan bicara.

Selain kemampuan percakapan interaktif, Emma dapat menolehkan kepala, melakukan eskpresi wajah, serta mengedipkan mata. Di balik kehadiran Emma, seorang pakar mengklaim bahwa produk mereka mampu menggantikan hubungan emosional hingga fisik untuk pemilik robot itu.

Hal ini dibenarkan oleh salah satu Manajer perusahaan yang memasarkan boneka di Inggris, Sam White. Dilansir dari laman Daily Star, boneka-boneka ini telah mencapai tahapan hubungan emosional. Termasuk kegiatan fisik, hingga menggantikan hubungan seksual dengan manusia.

Baca juga:

Robot Canggih Ini Bisa mengerjakan PR Menyerupai Tulisan Tangan

“Secara umum, para pemilik boneka itu telah terikat dengan boneka-boneka mereka dan melihat boneka itu sebagai pasangan, sebagaimana orang lain punya pasangan sesama manusia,” ujar White.

White juga menambahkan bahwa robot Emma ini dapat membuat pasangannya tertawa karena lelucon yang diberikan. Dia akan mengingat bagaiamana pasangannya tertawa.

"Emma sekarang memiliki aplikasi dan antarmuka pengguna online berlangganan sehingga Anda dapat mengajarinya jawaban atas pertanyaan Anda. Ketika Anda jauh darinya, Anda dapat menggunakan aplikasi untuk mengirim pesan kepadanya dan dia akan menjawab," ujar White.

Kecerdasan artifisial (AI) Emma akan terus dikembangkan dan didistribusikan melalui daring dari pabrik robot tersebut. Emma diharapkan akan mendapat pembaruan dari segi perangkat lunak.

Kehadiran robot ini jelas menuai berbagai kontroversi di media sosial. Robot 'seks' ini membuat beberapa pengguna menyesalkan fakta bahwa orang-orang akan kehilangan kemampuan untuk berhubungan intim di kehidupan nyata. (and)

Baca juga:

Bebas Bakteri, Kamar Hotel ini Dibersihkan dengan Robot Canggih


Tags Artikel Ini

Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH