Robot Gundam Raksasa Diciptakan, Kakinya Sudah Bisa Bergerak Robot fiksi legendaris sejak tahun 1979. (Foto: Pixabay/FranckinJapan)

ROBOT Gundam berukuran raksasa tengah dibuat sejak Januari lalu. Robot fiksi yang sangat ngetop itu muncul di sekitar 50 serial TV dan film sejak 1979. Belum lagi di sejumlah video game dan manga.

Hadir dengan tinggi sekitar 18,3 meter, Gundam raksasa ini ada di Pelabuhan Yokohama, Jepang. Tepatnya berada persis di sebelah selatan Tokyo untuk setahun penuh ke depan. Robot ini dibuat oleh Gundam Factory Yokohama.

Laman Popular Mechanics mengatakan pandemi COVID-19 secara global telah menghentikan berbagai proyek pembangunan. Namun proses pembangunan Gundam masih tetap berjalan mulus. Video pembuatan gundam ini ada di akun YouTube yang diunggah oleh Michael Overstreet.

Baca juga:

Proyek Robot Gundam Setinggi 18 Meter Dipimpin Ilmuwan Indonesia

2
Bobot 25 ton dianggap masih cukup ringan. (Foto: Unsplash/Bruce Tang)

Dalam video tersebut, kamu dapat mengamati pekerja menyentuh sang robot menggunakan alat berat saat Gundam raksasa menarik dan meletakkan kakinya, serta memutar tubuhnya yang besar. Tapi jangan kaget dulu, kepala Gundamnya masih belum jadi.

Robot ini kabarnya bisa melakukan gerakan bebas 24 derajat yang luar biasa. Ini artinya hasil karya keren ini akan mampu berjalan melangkah secara mandiri. Robot Gundam ini akan memiliki bobot sekitar 25 ton. Melihat ukurannya yang besar, berat yang dimiliki sebenarnya masih masuk kategori cukup ringan.

Pada salah satu bagian video, kamu akan melihat perjalanan para pekerja merancang, membangun, dan mengumpulkan Gundam. Prosesnya memang terlihat cukup rumit.

Baca juga:

Robot Solusi Pangkas Rambut di Masa Pandemi

Jun Narita, kepala desain Robot ini menjelaskan bahwa pertimbangan khusus tentang jenis bahan dan motor untuk pembuatan proyek ini diperhitugkan dengan matang. Karena jika salah perhitungan, tangan robot dapat memiliki bobot seberat 590 kg.

Gundam Factory Yokohama telah memperbarui situs webnya untuk menginformasikan bahwa acara pratinjau khusus yang seharusnya berlangsung bulan ini, telah dibatalkan karena kekhawatiran akan pandemi virus corona. (lgi)

Baca juga:

Terobosan Kecerdasan Buatan, Menghadirkan Robot Ilmuwan

Kredit : leonard

Tags Artikel Ini

Leonard G.I