Robby Tumewu, dari Desainer hingga Aktor Ternama Robby Tumewu (Foto: Instagram/@winona_amanda)

AWALNYA Robby Tumewu hanyalah pria biasa asal Bandung, Jawa Barat. Ia lahir pada 4 Desember 1953. Di 2019 ini, tutup usai karena penyakit stroke yang dideritanya. Robby mengembuskan napas terakhir di usia 65 tahun.

Di dunia hiburan, Robby dikenal sebagai desainer dan aktor. Ya, dia sudah cukup senior di dunia hiburan. Sayang, aktivitasnya di dunia hiburan harus terhenti sejak ia menderita stroke.

Jadi siapakah sebenarnya sosok Robby Tumewu? Merahputih.com akan mencoba memaparkannya yang sudah dirangkum dari berbagai sumber.

1. Pintar menggambar sketsa busana sejak kecil

Robby bukan berasal dari keluarga pencinta seni (Foto: Instagram/@arbe6666)

Robby memang terkenal kiprahanya di dunia hiburan sebagai seorang desainer. Desain busananya terkenal dengan corak yang funky. Kecintaannya dengan seni memang sudah ia geluti sejak dulu.

Robby sejak kecil sudah pintar menggambar dan cakap menggambar sebuah sketsa busana. Kecintaannya dengan seni juga enggak hanya terpaku dengan tata busana. Ia juga gemar menyanyi dan sering bermain dalam pentas drama.

Sebenarnya Robby bukan berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang seni. Sang ayah merupakan karyawan di sebuah pabrik senjata Pindad Bandung. Sang ibu merupakan guru bahasa Jerman.

Tentu bukan perkara mudah bagi Robby memantapkan kariernya di dunia fesyen. Pemikiran sang ibu, Emmy Tumewu, enggak sejalan dengannya. Ibu Robby lebih menginginkan Robby berkarier di bidang perhotelan. Namun, Robby berhasil melewati masa-masa tersebut.

2. Dari menggelar fashion show kecil-kecilan, hingga menjadi asisten perancang Henry Passage

Sempat menjadi asisten perancang busana (Foto: Instagram/@jevonardio)

Bisa dibilang Robby sangat gigih ingin bergelut di dunia fesyen. Ia pun akhirnya mendirikan sebuah kelompok yang diberi nama Aranea. Dari situlah akhirnya ia sering mengadakan fashion show. Tahun 1973 menjadi tahun pertama ia terlibat dalam sebuah fashion show.

Modal fashion show Robby juga ia hasilkan dari keringat di dunia fesyen. Honor yang ia dapat dari sketsa yang dimuat dari koran dan majalah ia tabung. Siapa sangka, debut pertama peragaan busananya mendapat sambutan hangat dari pelaku fesyen. Ia pun kebanjiran order sejak itu.

Rezeki Robby pun semakin mengalir. Beberapa tahun kemudian, ia menjadi asisten perancang Henry Passage di Bandung pada 1976. Dari situlah ia mendapatkan banyak bekal untuk menjadi seorang desainer sejati.

Ia pun membuka usaha kecil-kecilan dengan membeli bahan kemudian merancang dan menjahitnya sendiri.

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH