Rizieq Shihab Klaim tak Bohong soal Hasil Swab Test Rizieq Shihab menyapa massa yang menjemputnya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww)

MerahPutih.com - Terdakwa kasus swab test Rumah Sakit (RS) Ummi, Rizieq Shihab mengklaim tidak berbohong mengenai kondisi kesehatannya. Ia mengaku masih dalam kondisi sehat meski dirawat di RS Ummi.

Rizieq juga menegaskan, apa yang disampaikan Direktur Utama RS Ummi, Andi Tatat terkait kondisi yang saat itu sedang dirawat adalah benar. Sebab, saat Andi menyampaikan hal itu pada media, kondisinya tidak seperti yang ramai di media sosial.

Baca Juga

Sebelum Sidang, Polisi Amankan 21 Orang Diduga Pendukung Rizieq Shihab

"Saya tahu beliau ada wawancara di luar apa betul Habib Rizieq pakai ventilator kritis parah nah beliau menjawab Habib Rizieq saat ini baik-baik saja mengikuti pemeriksaan. Artinya pemeriksaan saya belum tuntas PCR belum ada majelis hakim," papar Rizieq.

"Akhirnya gara-gara wawancara itu pun saudara Andi Tatat dituduh berbohong ini yang mebuat kami berada di ruang sidang. Padahal, yang saya tahu baik Habib hanif maupun Andi Tatat dengan cara disampaikan justru menghilangkan keresahan yang terjadi akibat berita-berita hoaks," ujar Rizieq menambahkan.

Ia pun bilang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah salah karena menjadikan video yang dibuat menantunya, Hanif Alatas sebagai salah satu barang bukti. Pasalnya, video itu dibuat ketika dirinya masih sehat dan ditujukan bagi kerabat agar tak mengkhawatirkannya.

Tangkapan layar sidang Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5). Foto: MP/Asropih
Tangkapan layar sidang Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5). Foto: MP/Asropih

"Saya punya menantu bikin video dikirim ke kerabat sahabat yang akhirnya kerasakan mereka hilang, jadi mereka yang tadinya resah hilang, tidak resah lagi dengan adanya video tersebut," papar Rizieq.

Ia pun menyayangkan video tersebut dijadikan jaksa sebagai bahan dakwaan yang menanggap dirinya berbohong.

Sebelumnya, jaksa menyebut terdakwa Rizieq menyebarkan berita bohong. Hal ini bermula saat Rizieq bersurat kepada Medical Emergency Rescue Comitte (MER-C) pada 12 November 2020 untuk meminta pendampingan pemeriksaan kesehatan atas kondisi dirinya.

Pada 23 November 2020 Hanif Alatas menghubungi dokter Hadiki yang ditujuk MER-C sebagai pendamping. Isi percakapan antara keduanya mengabarkan soal kondisi terdakwa yang mengalami keluhan kesehatan.

Kemudian, Hadiki meminta izin kepada Hanif Alatas untuk memeriksa kesehatan terdakwa. Hasilnya, Rizieq dinyatakan positif COVID-19 bersama sang istri. Keduanya pun dirawat di kamar President Suite RS UMMI sejak 24 November 2020.

Pada 26 November 2020 Andi Tatat sempat memberi keterangan Rizieq dalam kondisi sehat. Bahkan, Habib Hanif mengirim video berisi informasi kondisi Rizieq baik-baik saja dan diunggah ke YouTube RS UMMI pada 29 November.

"Dengan adanya tayangan video yang bertentangan dengan kenyataan tersebut menimbulkan keonaran di kalangan rakyat dan menyebabkan kegaduhan baik yang pro maupun yang kontra," paparnya. (Asp)

Baca Juga

Perilaku Satgas COVID-19 Kota Bogor Buat Rizieq Shibab Jengkel

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Malam ini Diprediksi Warga Jakarta Tinggalkan Ibu Kota
Indonesia
Malam ini Diprediksi Warga Jakarta Tinggalkan Ibu Kota

"Prediksi puncak kepadatan mulai nanti sore sampai malam sampai dengan Rabu pagi. Sedangkan, prediksi arus puncak sebaliknya Minggu siang sampai Senin," ujarnya

Polisi Belum Tutup Kasus Kematian Editor Metro TV
Indonesia
Polisi Belum Tutup Kasus Kematian Editor Metro TV

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menuturkan sejumlah fakta-fakta yang memperkuat dugaan bahwa Yodi melakukan bunuh diri.

Pinangki Diduga Pakai Rekening Adiknya untuk Tampung Uang
Indonesia
Pinangki Diduga Pakai Rekening Adiknya untuk Tampung Uang

Jaksa Pinangki ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap dari Djoko Tjandra

Kemendikbud Godok Pembelajaran Tatap Muka di Luar Zona Hijau
Indonesia
Kemendikbud Godok Pembelajaran Tatap Muka di Luar Zona Hijau

Untuk tahapan pembukaan sekolah sudah diatur dalam SKB empat menteri

MUI Tolak Program Sertifikasi Da'i dan Mubaligh
Indonesia
MUI Tolak Program Sertifikasi Da'i dan Mubaligh

Penolakan itu sesuai dengan keputusan Rapat Pimpinan MUI pada Selasa (8/9) kemarin atau bertepatan 20 Muharram 1442 H.

Menteri PUPR Bakal Ganti Jembatan-Jembatan Tua di Jawa Tengah
Indonesia
Menteri PUPR Bakal Ganti Jembatan-Jembatan Tua di Jawa Tengah

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono akan mengganti jembatan-jembatan lama yang dibangun sejak 1970-1980 di wilayah Jawa Tengah.

Positivity Rate 12,2 Persen, Penambahan Kasus Positif DKI Perhari 1.026 Jiwa
Indonesia
Positivity Rate 12,2 Persen, Penambahan Kasus Positif DKI Perhari 1.026 Jiwa

WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen

New York Mulai Izinkan Makan Dalam Restoran
Dunia
New York Mulai Izinkan Makan Dalam Restoran

Gubernur melonggarkan, salah satu pembatasan ketat terakhir di kota terpadat di dunia itu dalam menangani COVID-19.

Sidak 3 Restoran Jakarta, Anies Sebut Ada yang Kena Denda Rp 50 Juta
Indonesia
Sidak 3 Restoran Jakarta, Anies Sebut Ada yang Kena Denda Rp 50 Juta

Sidak dilaksanakan oleh Gubernur Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, dan Pangdam Jaya Mulyo Aji.

Mensos Juliari Minta KPK Awasi Program Bansos COVID-19
Indonesia
Mensos Juliari Minta KPK Awasi Program Bansos COVID-19

"Kami tentu berharap KPK memberikan bimbingan dan juga teguran jika ada hal yang perlu kami perbaiki," ujarnya.