Rizieq Shihab Kembali Jalani Sidang Perkara Berita Bohong Tes Swab di RS UMMI Sidang Rizieq Shihab. (Foto: Tangkapan Layar)

MerahPutih.com - Sidang kasus berita bohong terkait hasil tes swab Rizieq Shihab (HRS) di RS Ummi kembali digelar hari ini. Agenda sidang dengan terdakwa mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu adalah pemeriksaan saksi.

"Ada sidang HRS perkara 225 (kasus swab), dan perkara 223 (terdakwa dr Andi Tatat), 224 (Hanif Alatas)," ujar Pejabat Humas PN Jakarta Timur, Alex Adam Faisal kepada wartawan, Rabu (14/4).

Alex mengatakan sidang hari ini sama seperti sidang sebelumnya yakni tidak ada siaran langsung. Hal ini mengantisipasi keramaian di dalam ruang sidang.

Alex juga mengatakan sidang tersebut tak akan disiarkan langsung melalui layanan daring di Kanal Youtube PN Jaktim.

Sidang Rizieq Shihab. Foto: Asropih

Menurutnya, hal itu sesuai dengan pasal 159 KUHAP. Meski demikian, para pewarta masih bisa meliput jalannya sidang melalui monitor yang sudah disediakan di area PN Jaktim.

"Hakim memerintahkan para saksi untuk tak berkomunikasi, hal itu bertujuan agar tak saling mempengaruhi," kata dia.

Anggota tim kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar belum mengetahui siapa saja saksi yang akan dihadirkan oleh jaksa penuntut umum.

Pada sidang pekan lalu, jaksa berencana membawa lima saksi terkait perkara tersebut. Meski begitu, jaksa masih enggan membeberkan siapa saja saksi yang akan dibawa.

"Kami masih memikirkan komposisi saksi-saksi mana yang lebih tepat untuk membuktikan dakwaan," kata jaksa.

Kasus dugaan pemalsuan tes swab virus corona RS Ummi yang menjerat Rizieq terjadi usai dirinya pulang ke Indonesia dari Arab Saudi pada 10 November 2020 lalu.

Rizieq terancam hukuman maksimal pidana penjara selama 10 tahun dalam perkara tersebut.

Ia didakwa melanggar Pasal 14 ayat (1) dan (2) serta Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Swedia Bisa Jadi Pasar Potensial Buat Sepeda Asal Indonesia
Indonesia
Swedia Bisa Jadi Pasar Potensial Buat Sepeda Asal Indonesia

Inovasi dan teknologi yang dimiliki Swedia digabung dengan kapasitas teknis Indonesia berpotensi untuk produksi peralatan olah raga dan sepeda.

Disuntik Dosis Kedua, Wapres Ajak Lansia Tak Takut Vaksin COVID-19
Indonesia
Disuntik Dosis Kedua, Wapres Ajak Lansia Tak Takut Vaksin COVID-19

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin bersama sang istri Wury Ma’ruf Amin menerima vaksin COVID-19 dosis kedua.

Guru SMAN 58 DKI Ajak Pilih Ketua OSIS Seagama, DPRD DKI: Jangan Dipecat
Indonesia
Guru SMAN 58 DKI Ajak Pilih Ketua OSIS Seagama, DPRD DKI: Jangan Dipecat

Dirinya mengatakan, sebaiknya jangan terburu-buru menilai oknum pendidik tersebut, sampai kemudian melakukan pemecatan.

Ditanya soal Pelepasan Saham Bir, Anies: Cuma Ramai di Media Saja
Indonesia
Ditanya soal Pelepasan Saham Bir, Anies: Cuma Ramai di Media Saja

"Ah cuma ramai di media aja," kata Anies, Minggu (4/4).

Pedagang di Yogyakarta Wajib Cantumkan Harga Menu Kuliner
Indonesia
Pedagang di Yogyakarta Wajib Cantumkan Harga Menu Kuliner

Pemerintah Kota Yogyakarta memutuskan menutup sementara tiga warung pecel lele di Jalan Perwakilan

Hujan Dengan Intensitas di Atas 150 milimeter Bikin Jakarta Banjir
Indonesia
Hujan Dengan Intensitas di Atas 150 milimeter Bikin Jakarta Banjir

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan dengan intensitas di atas 150 milimeter cukup banyak mengguyur Ibu Kota Jakarta pada Sabtu dini hari.

[HOAKS atau FAKTA]: Didepak dari MUI, Tengku Zulkarnain Jadi Tukang Adu Ayam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Didepak dari MUI, Tengku Zulkarnain Jadi Tukang Adu Ayam

Tersebar informasi dari laman beritacenter.com yang menampilkan gambar Tengku Zulkarnain tengah memegang seekor ayam

Arab Saudi Beri Sinyal Izinkan Pemerintah Bangun Rumah Indonesia di Makkah
Indonesia
Arab Saudi Beri Sinyal Izinkan Pemerintah Bangun Rumah Indonesia di Makkah

Menteri Al-Falih menyambut baik rencana tersebut dan langsung menawarkan beberapa calon lokasi yang dapat digunakan.

Begini Kondisi Lalu Lintas Jalur Puncak pada H-1 Lebaran
Indonesia
Begini Kondisi Lalu Lintas Jalur Puncak pada H-1 Lebaran

Jalur utama Puncak, Cianjur, Jawa Barat, sepi dari kendaraan pemudik setelah pengetatan diberlakukan hampir di seluruh wilayah Jabodetabek.

Kasus COVID-19 Melonjak, Pemprov DIY Minta Tambahan 200 Nakes
Indonesia
Kasus COVID-19 Melonjak, Pemprov DIY Minta Tambahan 200 Nakes

penambahan nakes diperlukan untuk memaksimalkan penanganan pasien COVID-19 di sejumlah rumah sakit rujukan.