Rizieq Shihab Janji Pagi Ini Datangi Polda Metro Jaya Rizieq Shihab. (Foto: Antara).

Merahputih.com - Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab berjanji akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Sabtu (12/12) pagi.

Kedatangannya ini terkait status tersangka yang ditetapkan polisi terhadap dirinya dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 dalam acara pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

Tidak Pernah Bilang Rizieq Sakit, Kuasa Hukum: Sedang Pemulihan

"Hari Sabtu tanggal 12 Desember 2020 di pagi hari saya bersama pengacara akan datang ke Polda Metro Jaya," kata Rizieq dalam siaran di akun Youtube Front TV, Sabtu (12/12) dini hari.

Rizieq membantah jika selama ini dirinya bersembunyi dan melarikan diri dari saat polisi melakukan penyidikan soal kasus kerumunan massa di tengah pandemi COVID-19.

Dia juga membantah jika selalu mangkir dalam pemanggilan polisi sebagai saksi pada Selasa (1/12) dan Rabu (7/12) lalu sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (10/12) lalu.

Karena selama ini pada proses pemulihan ia lebih banyak duduk di pesantren alam Agrokultural markas syariah Megamendung.

"Di pesantren udaranya sangat asri dan segar, jadi untuk pemulihan luar biasa," terangnya.

Sementara itu, Rizieq tidak menyangka karena belum pernah diperiksa sebagai saksi.

"Saya, para pengacara semua terkejut karena dua panggilan sebelumnya saya masih status sebagai saksi, dan itu belum sempat diperiksa," kata Rizieq.

Rizieq Shihab menyapa massa yang menjemputnya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww)
Rizieq Shihab menyapa massa yang menjemputnya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww)

Rizieq mengatakan dirinya sebetulnya tetap akan datang pemeriksaan sesuai kesepakatan yakni pada tanggal 14 Desember 2020.

Namun dia tidak menyangka sudah ditetapkan sebagai tersangka sebelum menghadiri pemeriksaan.

Rizieq pun membantah melarikan diri dan sembunyi. Dia menyebut saat ditetapkan sebaga tersangka itu, dirinya masih berada di Megamendung.

"Tak benar ada yang katakan saya sembunyi, saya lari, tidak benar, saya tetap berada di Markaz Syariat Megamendung," ujarnya.

Selain itu, Rizieq langsung meminta pengacara untuk bertemu penyidik Polda Metro Jaya begitu mendengar kabar statusnya menjadi tersangka. Pengacara saat itu diminta menanyakan terkait komitmen pemeriksaan pada 14 Desember.

Baca Juga:

Setelah Diancam Ditangkap, Rizieq Datangi Polda Metro Jaya Pekan Depan

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya telah menetapkan tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 dalam pernikahan putri Habib Rizieq Shihab. Selain Habib Rizieq, polisi juga telah menetapkan lima orang lainnya sebagai tersangka.

Kelima tersangka lainnya adalah Ketua Umum DPP FPI Sobri Lubis dan Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Maman Suryadi, Haris Ubaidillah selaku Ketua Panitia Acara, Ali Bin Alwi Alatas selalu Sekretaris Acara dan Habib Idrus selaku Kepala Seksi Acara. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dua 'Pasien' Warga Jakarta yang Terkonfirmasi COVID-19 Tunjukan Kesembuhan
Indonesia
Dua 'Pasien' Warga Jakarta yang Terkonfirmasi COVID-19 Tunjukan Kesembuhan

Tidak hanya keduanya, seluruh satwa yang berada di Taman Margasatwa Ragunan juga akan ditangani

Orang Kuat dan Dana Yang Besar Disiapkan Buat Mengudeta AHY
Indonesia
Orang Kuat dan Dana Yang Besar Disiapkan Buat Mengudeta AHY

Menurut kesaksian sejumlah kader yang merasa dijebak juga telah dibagikan dana awal sekitar 25 persen dan sisanya akan dibagikan jika kongres luar biasa (KLB) selesai.

F-PDIP Rotasi Pimpinan Komisi VIII yang Diduga Terlibat Kasus Bansos ke Komisi II
Indonesia
F-PDIP Rotasi Pimpinan Komisi VIII yang Diduga Terlibat Kasus Bansos ke Komisi II

Salah satu yang dirotasi adalah Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ihsan Yunus. Ia dirotasi ke Komisi II.

Laporkan Kasus Dugaan KDRT, Istri Dirut Taspen Diperiksa Polisi
Indonesia
Laporkan Kasus Dugaan KDRT, Istri Dirut Taspen Diperiksa Polisi

Didampingi kuasa hukumnya, Rina memberikan bukti kekerasan yang dilakukan Antonius terhadap dirinya.

Sambut Ramadan, KAI Hadirkan Ornamen Khusus di Kereta Api dan Stasiun
Indonesia
Sambut Ramadan, KAI Hadirkan Ornamen Khusus di Kereta Api dan Stasiun

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memeriahkan momen bulan suci Ramadhan dengan menghadirkan ornamen Ramadan pada Lokomotif, Kereta, dan Stasiun.

AS Cap Presiden Turki Erdogan sebagai 'Anti Semit'
Dunia
AS Cap Presiden Turki Erdogan sebagai 'Anti Semit'

Pemerintahan Biden menyetujui potensi penjualan $ 735 juta atau sekitar Rp10,5 triliun senjata presisi ke Israel

Siap-siap! Bantuan Subsidi Gaji Segera Cair ke 1 Juta Pekerja
Indonesia
Siap-siap! Bantuan Subsidi Gaji Segera Cair ke 1 Juta Pekerja

"Jumlah data yang diserahkan hari ini 1 juta calon penerima BSU dari estimasinya 8,7 juta pekerja akan menerima BSU," ucap Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah

Komnas HAM Beri Kesempatan Pimpinan KPK Lain untuk Klarifikasi TWK
Indonesia
Komnas HAM Beri Kesempatan Pimpinan KPK Lain untuk Klarifikasi TWK

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron telah memberikan klarifikasi kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait proses tes wawasan kebangsaan (TWK),

Satgas Nemangkawi Buru KKB yang Bakar Fasilitas Umum di Kiwirok dan Okhika
Indonesia
Satgas Nemangkawi Buru KKB yang Bakar Fasilitas Umum di Kiwirok dan Okhika

Seorang mantri kesehatan dilaporkan belum ditemukan sampai saat ini

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi dan Ahok Masuk Daftar 5 Besar Pemimpin Terbaik Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi dan Ahok Masuk Daftar 5 Besar Pemimpin Terbaik Dunia

Akun Facebook bernama Batlayeri Aliyaman mengunggah gambar yang menyatakan Presiden Jokowi dan Ahok masuk daftar 5 besar pemimpin terbaik yang ditakuti dunia.