Rizieq Shihab Ditahan, Wamenag Sampaikan Pesan Ini Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi. (Antaranews)

MerahPutih.com - Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi meminta penahanan Muhammad Rizieq Shihab tak perlu ditanggapi berlebihan. Apalagi, sampai menyebarkan hoaks soal penahanan tersebut.

“Tidak perlu berlebihan, ikuti saja prosesnya," kata Zainut dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (13/12),

Baca Juga

Tiga Anak Buah Rizieq Shihab Menyerahkan Diri

Zainut menyayangkan adanya narasi berjihad sebagai respons penahanan Rizieq. Ia mengatakan teknologi seharusnya digunakan untuk kegiatan positif, seperti menambah wawasan dan memperdalam ilmu agama.

“Sayangnya, tingginya gairah masyarakat untuk memperoleh informasi dan ilmu, termasuk ilmu agama, terkendala dengan rendahnya tingkat literasi di tengah masyarakat,” papar dia.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12/2020) (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc)
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12/2020) (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc)

Rendahnya literasi masyarakat, kata Zainut, berdampak pada maraknya hoaks di tengah masyarakat. Termasuk hoaks soal isu keagamaan.

"Hal ini bisa melahirkan intoleransi di tengah masyarakat, serta menjadi tantangan pada keharmonisan kehidupan berbangsa,” tutur dia.

Penyidik Polda Metro Jaya menahan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Dia ditahan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Rizieq ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Masa penahanan terhitung sejak 12 Desember 2020 hingga 31 Desember 2020. (Knu)

Baca Juga

Kuasa Hukum Rizieq Shihab Ajukan Praperadilan dan Penangguhan Penahanan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hari Pertama Masuk Kerja Masa Transisi, Anies: Karyawan Harus Pakai Masker Sepanjang Waktu
Indonesia
Hari Pertama Masuk Kerja Masa Transisi, Anies: Karyawan Harus Pakai Masker Sepanjang Waktu

Anies meminta karyawan untuk menggunakan masker saat masuk kerja hingga pulang.

Kasus Corona Meningkat Tajam di Kepulauan Riau
Indonesia
Kasus Corona Meningkat Tajam di Kepulauan Riau

Jumlah pasien positif COVID-19 di wilayah itu bertambah 68 orang sehingga menjadi 1024 orang.

Putra-Menantu Jokowi Unggul Telak di Pilkada Serentak
Indonesia
Putra-Menantu Jokowi Unggul Telak di Pilkada Serentak

Hasil quick count Pilkada Kota Medan sementara mengunggulkan pasangan nomor urut 2 Bobby Nasution dan Aulia Rachman.

Pefindo Ganjar PT Taspen Sebagai BUMN Asuransi Nasional Terbesar di Indonesia
Indonesia
Pefindo Ganjar PT Taspen Sebagai BUMN Asuransi Nasional Terbesar di Indonesia

TASPEN sebagai salah BUMN asuransi nasional terbesar di Indonesia selalu menerapkan prinsip kehati-hatian

PBNU Yakin Indonesia Keluar dari Jerat Ekonomi Dampak COVID-19
Indonesia
Hari Terakhir 2020, Seluruh Jakarta Diperkirakan Diguyur Hujan
Indonesia
Hari Terakhir 2020, Seluruh Jakarta Diperkirakan Diguyur Hujan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memperkirakan hujan akan mengguyur seluruh wilayah baik kota atau pun kabupaten di Provinsi DKI Jakarta pada hari terakhir 2020.

Risma Rangkap Jabatan, Politikus PKS: Tidak Etis
Indonesia
Risma Rangkap Jabatan, Politikus PKS: Tidak Etis

Partai Keadilan Sejahtera mengkritik Menteri Sosial Tri Rismaharini yang masih merangkap jabatan sebagai Wali Kota Surabaya.

Jaksa Tegaskan Pinangki Terima Uang USD500 Ribu dari Djoko Tjandra
Indonesia
Jaksa Tegaskan Pinangki Terima Uang USD500 Ribu dari Djoko Tjandra

JPU menegaskan terdakwa kasus dugaan suap pengurusan fatwa MA Pinangki Sirna Malasari menerima uang sebesar USD500.000 dari Djoko Tjandra.

KPU Beri Jawaban untuk 6 dari 126 Perkara Pilkada di MK
Indonesia
KPU Beri Jawaban untuk 6 dari 126 Perkara Pilkada di MK

Pemeriksaan hanya dilakukan Panel 3 yang diketuai Hakim Konstitusi Arief Hidayat dan didampingi Saldi Isra serta Manahan MP Sitompul.

Pakar Hukum Nilai Perpres 14/2021 Tingkatkan Ketaatan Warga Ikuti Vaksinasi
Indonesia
Pakar Hukum Nilai Perpres 14/2021 Tingkatkan Ketaatan Warga Ikuti Vaksinasi

Terbitnya Perpres 14/2021 memiliki tujuan yang baik