Rizieq Shihab Belum Pasti Penuhi Panggilan Polisi Habib Rizieq Shihab saat mendatangi gedung Kementerian Pertanian Jakarta, Selasa (28/02). (MP/Dery Ridwansah)

MerahPutih.com - Front Pembela Islam (FPI) belum memastikan apakah Rizieq Shihab akan datang memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Selasa (1/12).

Kuasa Hukum DPP FPI, Aziz Yanuar mengatakan, saat ini pihaknya belum ada keputusan apakah akan datang penuhi panggilan atau tidak.

Baca Juga

Polisi Dijadwalkan Periksa Rizieq Shihab Besok

“Keputusannya malam nanti apakah datang atau tidak,” kata Aziz saat dihubungi kepada wartawan, Senin (30/11).

Aziz menuturkan, pihaknya sudah menerima surat panggilan yang dikirim langsung oleh pihak Kepolisian pada Minggu kemarin.

Begitu juga dengan Rizieq Shihab yang sudah mengetahui terkait panggilan tersebut. Azis belum bisa berkomentar lebih jauh soal itu lantaran masih menunggu kabar dari Rizieq.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah meningkatkan status kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan kerumunan massa Rizieq Shihab dari penyelidikan ke penyidikan.

Rizieq Shihab
Rizieq Shihab. Foto: MP/Fadli

Selain di Polda Metro Jaya, Polda Jabar juga telah menaikkan status dugaan pelanggaran prokes. Ini karena adanya kerumunan terkait acara Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor, ke penyidikan.

Dua kasus pelanggaran protokol kesehatan berupa kerumunan massa yang menyeret nama Rizieq Shihab sudah dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan.

Dengan demikian artinya penyidik menemukan adanya unsur pelanggaran pidana.

Dalam kasus ini, penyidik menduga telah terjadi pelanggaran Pasal 14 ayat 1 Undang-undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular. Kemudian Pasal 93 Undang-undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Pasal 216 KUHP.

Sementara Rizieq dikabarkan kelelahan dan beristirahat setelah pulang dari Arab Saudi dan mengikuti sejumlah acara. (Knu)

Baca Juga

PSI Minta Rizieq Shihab Contoh Said Aqil yang Berani Umumkan Positif COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Unair-TNI AD Klaim Temukan Obat Corona, DPR Ingatkan Potensi Terjadi Polemik
Indonesia
Unair-TNI AD Klaim Temukan Obat Corona, DPR Ingatkan Potensi Terjadi Polemik

Untuk menghindari polemik, Dasco mengusulkan dilakukan uji pembanding terhadap obat COVID-19 temuan Unair.

Kejati Bali Belum Tentu Tolak Penangguhan Penahanan Jerinx
Indonesia
Kejati Bali Belum Tentu Tolak Penangguhan Penahanan Jerinx

Selanjutnya, perkara ini ke depannya segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Denpasar

KPK Telusuri Sejumlah Aset Milik Nurhadi Lewat Bos KJPP Hari Utomo
Indonesia
KPK Telusuri Sejumlah Aset Milik Nurhadi Lewat Bos KJPP Hari Utomo

Penyidik juga menjadwalkan memeriksa Eviy Olivia dan Yoga Dwi Hartiar pada pemeriksaan kemarin.

Pengiriman Vaksin COVID-19 Buat Negara Miskin Segera Dimulai
Dunia
Pengiriman Vaksin COVID-19 Buat Negara Miskin Segera Dimulai

Adanya vaksin gratis dari GAVI COVAX Facility yang berjumlah 108 juta dosis ini sangat membantu pemerintah IIndonesia dari sisi anggaran.

 Aksi Prank Lelang Motor M Nuh Tamparan Keras Bagi Presiden Jokowi
Indonesia
Aksi Prank Lelang Motor M Nuh Tamparan Keras Bagi Presiden Jokowi

“Proses lelang seharusnya punya mekanisme yang memungkinkan orang tidak dapat mengikuti tanpa sengaja," ujarnya.

Rencana Pelibatan TNI dalam Tangani Terorisme Berpotensi Langgar Hak Warga
Indonesia
Rencana Pelibatan TNI dalam Tangani Terorisme Berpotensi Langgar Hak Warga

Pasalnya, pengaturan tersebut tidak diikuti mekanisme akuntabilitas militer yang jelas untuk tunduk pada sistem peradilan umum.

Istana Bereaksi Presiden Tiongkok Xi Jinping Telepon Jokowi Bahas Virus Corona
Indonesia
Istana Bereaksi Presiden Tiongkok Xi Jinping Telepon Jokowi Bahas Virus Corona

Mayoritas korban tewas berada di Tiongkok daratan

Langgar Prokes, Simpatisan FPI Dihukum Nyapu Jalanan
Indonesia
Langgar Prokes, Simpatisan FPI Dihukum Nyapu Jalanan

Sejumlah simpatisan FPI juga dihukum kerja bakti membersihkan fasilitas umum, seperti menyapu jalanan dan mengumpulkan sampah yang ada di sekitar lokasi acara.

Gibran Harus Jawab Kritik Dinasti Politik dengan Kompetensi
Indonesia
Gibran Harus Jawab Kritik Dinasti Politik dengan Kompetensi

"Sehingga semua anggapan-anggapan negatif dengan sendirinya akan tertepiskan," papar Direktur Indopolling Network itu

Pemerintah Rampungkan 11 Proyek Strategis Rp135 Triliun Saat Pandemi
Indonesia
Pemerintah Rampungkan 11 Proyek Strategis Rp135 Triliun Saat Pandemi

Daftar PSN pertama kali ditetapkan melalui Perpres 3/2016 meliputi 225 Proyek dan 1 Program, lalu direvisi tahun 2017 melalui Perpres 58/2017 hingga meliputi 245 Proyek dan 2 Program.