Rizieq Selipkan Ucapan Kotor Saat Ceramah, Pangdam Jaya: Sebagai Muslim, Saya Tak Terima Pangdam Jaya TNI AD, Mayjen TNI Dudung Abdurachman. Foto: MP/Kanu

Merahputih.com - Pangdam Jaya Mayjen TNI, Dudung Abdurachman merespon soal ceramah kontroversial yang dilakukan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shibab beberapa waktu lalu.

Dudung prihatin ada seorang yang mengaku habib di peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menyelipkan bahasa-bahasa dan ucapan kotor di dalam ceramahnya.

Baca Juga

Nikita Mirzani Bisa Laporkan Maaher At-Thuwailibi yang Diduga Mengancam Dirinya

"Saya prihatin dan saya tidak terima sebagai orang muslim," kata Dudung di Monas, Jakarta Pusat Jumat (20/11).

Menurutnya, Rizieq Shihab bukan merupakan seseorang yang pantas dipanggil dengan gelar Habib. Karena menurutnya seseorang yang pantas diberi gelar Habib dan Kyai memiliki hati dan tutur kata yang baik.

"Jadi kalau ucapannya tidak baik bukan habib atau kyai namanya itu," jelas dia.

Dudung tidak terima sebagai seorang muslim jika ada sosok yang disebut dengan gelar Habib atau Kyai mempunyai perangai yang buruk.

Sepegetahuannya, islam adalah agama rahmatan lil alamin. Agama yang mengajarkan tentang kasih sayang, untuk seluruh alam semesta bukan hanya manusia saja.

"Kemudian jangan asal bicara sembarangan, jaga dari siksa api neraka," jelasnya.

Baca Juga

Polisi Tolak Laporan Soal Nikita Mirzani

Diketahui sebelumnya, Rizieq Shihab sempat menyebutkan kata-kata yang tidak pantas saat membahas soal artis Nikita Mirzani saat acara Maulid Nabi Muhammad di Markas FPI, Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat.

Ceramah itu menjadi kontroversial di publik dan banyak menuai kecaman dari masyarakat. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jenazah 6 Pengawal Rizieq Bisa Diambil Pihak Keluarga
Indonesia
Jenazah 6 Pengawal Rizieq Bisa Diambil Pihak Keluarga

Polisi menyebut pihak keluarga sudah bisa mengambil jenazah enam orang laskar khusus pengawal Habib Rizieq di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Konflik dan Gugatan di Pilkada Serentak Saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Konflik dan Gugatan di Pilkada Serentak Saat Pandemi COVID-19

Elemen dasar dari instrumen pemilu, persoalan hak pilih masyarakat di Pilkada saat pandemi Covid 2019 ini harus dijadikan perhatian bersama.

27 Warga Positif COVID-19, Tiga RT di Bambu Apus Disemprot Disinfektan
Indonesia
27 Warga Positif COVID-19, Tiga RT di Bambu Apus Disemprot Disinfektan

Sebanyak 27 warga di RW 03 Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur terkonfirmasi COVID-19.

Pelajar Ikut Demo, BPIP Duga karena Sistem Pendidikan tak Berjalan Baik
Indonesia
Pelajar Ikut Demo, BPIP Duga karena Sistem Pendidikan tak Berjalan Baik

Sistem pendidikan yang memerdekakan siswa menurut Benny adalah mampu menjadikan mereka menjadi diri sendiri dengan bergantung pada potensi yang dimiliki.

Anggota DPR Difasilitasi Isoman di Hotel, Aktivis 98: Pemborosan Uang Rakyat
Indonesia
Anggota DPR Difasilitasi Isoman di Hotel, Aktivis 98: Pemborosan Uang Rakyat

Noel menilai DPR melakukan pemborosan uang rakyat.

Alasan Warga Tidak Bisa Pergi Jauh Tanpa Bawa Kartu Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Alasan Warga Tidak Bisa Pergi Jauh Tanpa Bawa Kartu Vaksinasi COVID-19

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sedang menyusun ulang aturan teknis mengenai syarat perjalanan orang dalam negeri dan transportasi.

Terjadi Kerumunan Saat Vaksinasi di Istiqlal, Kapolsek: Kami Kaget
Indonesia
Terjadi Kerumunan Saat Vaksinasi di Istiqlal, Kapolsek: Kami Kaget

Penghentian sementara ini juga berdasarkan koordinasi antara Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan selaku penyelenggara

Sepajang 2020, Ekonomi Indonesia Merosot ke Minus 2,07 Persen
Indonesia
Sepajang 2020, Ekonomi Indonesia Merosot ke Minus 2,07 Persen

Sektor informasi dan komunikasi serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial menjadi penopang perekonomian Indonesia yang masih mengalami kontraksi pada 2020.

Lonjakan COVID-19 Pasca Lebaran Berpotensi Terjadi, RSD Wisma Atlet Langsung Bersiaga
Indonesia
Lonjakan COVID-19 Pasca Lebaran Berpotensi Terjadi, RSD Wisma Atlet Langsung Bersiaga

Karena, salah satu prinsip memutus rantai COVID-19 adalah dengan treating