Rizieq Mohon Pendukungnya Tak Geruduk PN Jakarta Timur saat Persidangan Suasana gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang digunakan sebagai tempat persidangan terdakwa Rizieq Shihab atas kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan, Jumat (19/3/2021). ANTARA/Yogi Rachman

MerahPutih.com - Rizieq Shihab meminta pendukungnya memantau sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Jumat (26/3) dari rumah masing-masing.

Anggota tim kuasa hukum Rizieq Shihab, Alamsyah Hanafiah mengungkapkan bahwa kliennya ingin agar simpatisan tak datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur guna mencegah terjadinya kerumunan.

"Kita mengimbau seperti yang disampaikan Rizieq kepada pendukungnya di seluruh Indonesia agar nonton saja dari rumah," kata Alamsyah kepada wartawan, Rabu (24/3).

Baca Juga:

Penyebar Hoaks Jaksa Rizieq Terima Suap Tak Perlu Dijerat UU ITE, Cukup Klarifikasi

Alamsyah juga berpesan seperti yang diinginkan kliennya kepada simpatisan untuk mendoakan agar persidangan nanti berjalan lancar.

"Kami hanya mohon doanya, bukan kedatangannya. Kami mohon doa dari rumah masing-masing," ujar Alamsyah.

Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur Alex Adam Faisal mengatakan, kuasa hukum dan terdakwa harus mentaati protokol kesehatan.

Protokol kesehatan yang dimaksud yakni baik di dalam maupun di luar sidang.

Sidang ini digelar karena ada tindak pidana pelanggaran prokes dan salah satu pasal yang didakwakan kepada terdakwa adalah prokes.

"Artinya kita sendiri harus mengedepankan prokes, tidak ada kerumunan," kata Alex.

Massa simpatisan Rizieq Shihab datangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan, Selasa (16/3/2021). ANTARA/Yogi Rachman
Massa simpatisan Rizieq Shihab datangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan, Selasa (16/3/2021). ANTARA/Yogi Rachman

Alex menjelaskan, apabila jaminan protokol kesehatan itu tidak dipenuhi terdakwa dan kuasa hukum, maka sidang kemungkinan kembali digelar secara online.

Artinya, permohanan yang dikabulkan majelis hakim pada sidang, Selasa (23/3) kemarin, harus diikuti semua pihak termasuk simpatisan Rizieq.

"Bahwa terdakwa akan dihadirkan di persidangan dengan catatan-catatan. Karena dalam permohonan itu tim penasihat hukum dan terdakwa sendiri ada pernyataan akan mengikuti protokol kesehatan," ujarnya.

Baca Juga:

Rizieq Dihadirkan di Ruang Sidang, Kuasa Hukum Diberi Peringatan Serius

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang dipimpin oleh Suparman Nyompa mengabulkan permohonan tim kuasa hukum terdakwa Rizieq Shihab untuk menggelar sidang lanjutan secara langsung.

Majelis hakim dalam pertimbangan menghadirkan langsung terdakwa lantaran dalam beberapa kali sidang secara daring kerap terkendala teknis.

Selanjutnya, majelis hakim meminta kepada tim kuasa hukum terdakwa Rizieq Shihab untuk menjamin penerapan protokol kesehatan. (Knu)

Baca Juga:

Lanjutan Sidang Rizieq: Polda Metro Merencanakan, Mabes Polri Siap Turun Tangan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini 16 Tuntutan Buruh saat Aksi May Day 14 Mei Mendatang
Indonesia
Ini 16 Tuntutan Buruh saat Aksi May Day 14 Mei Mendatang

Peringatan Hari Buruh atau May Day akan dihiasi sejumlah aksi buruh pada Sabtu 14 Mei mendatang. Aksi pertama akan digelar di depan Gedung DPR mulai pukul 10.00 - 12.00 WIB. Aksi ini rencananya akan diikuti oleh sekitar 100 ribu buruh dari wilayah Jabodetabek.

DPRD DKI Tetap Gelar Rapat Paripurna Interpelasi Formula E
Indonesia
DPRD DKI Tetap Gelar Rapat Paripurna Interpelasi Formula E

DPRD DKI Jakarta tetap menggelar rapat paripurna (Rapur) hak interpelasi Formula E meski dianggap 7 Fraksi DPRD menyalahi aturan tata tertib (tatib).

Pelapor Dugaan Pelecehan Seksual di KPI Pusat Bakal Dilaporkan Balik
Indonesia
Pelapor Dugaan Pelecehan Seksual di KPI Pusat Bakal Dilaporkan Balik

Kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan di kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat berbuntut panjang.

Tidak Ada Kaitan Vaksinasi COVID-19 dengan Penyakit Hepatitis Akut pada Anak
Indonesia
Tidak Ada Kaitan Vaksinasi COVID-19 dengan Penyakit Hepatitis Akut pada Anak

Kemenkes pun membantah adanya kaitan antara vaksinasi COVID-19 dengan penyakit Hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pada anak.

Tak Bawa STRP, Sejumlah Pengendara Diputar Balik di Pos PPKM Daan Mogot
Indonesia
Tak Bawa STRP, Sejumlah Pengendara Diputar Balik di Pos PPKM Daan Mogot

Sejumlah pengendara yang hendak melintasi posko penyekatan Jalan Daan Mogot, Batuceper, Kota Tangerang, diputar balik. Mereka dilarang melintas karena belum memiliki surat tanda registrasi pekerja (STRP), Senin (12/7).

WNA dari 14 Negara Diizinkan Masuk, Demokrat Minta Pemerintah Tak Ulangi Kesalahan
Indonesia
WNA dari 14 Negara Diizinkan Masuk, Demokrat Minta Pemerintah Tak Ulangi Kesalahan

Pemerintah juga telah menyamakan durasi karantina bagi seluruh pelaku perjalanan menjadi 7 x 24 jam

TNI dan Polri Dapat Rp 313,7 Miliar Dari Satpol PP
Indonesia
TNI dan Polri Dapat Rp 313,7 Miliar Dari Satpol PP

Saat ini pihaknya sudah menjalankan beberapa tahap sesuai ketentuan sebelum menyetujui pemberian hibah kepada beberapa pemohon.

Sampah Kota Bandung Diprediksi Bertambah 60 Ton di Hari Lebaran
Indonesia
Sampah Kota Bandung Diprediksi Bertambah 60 Ton di Hari Lebaran

Masyarakat bisa memisahkan sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik, bisa diolah dijadikan pupuk kompos.

[Hoaks atau Fakta]: PPKM Terus Diperpajang, Semua Program Bansos Dihentikan
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: PPKM Terus Diperpajang, Semua Program Bansos Dihentikan

Kemensos menganggarkan Rp 28,7 triliun untuk meneruskan PKH pada 2021 yang tagetnya 10 juta keluarga KPM kemudian PKH tersebut akan disalurkan empat tahap dengan waktu tiga bulan sekali yaitu Januari, April, Juli, Oktober 2021.

Sylviana Murni Kembali Terpilih Sebagai Ketua Komite III DPD
Indonesia
Sylviana Murni Kembali Terpilih Sebagai Ketua Komite III DPD

Wakil Ketua I adalah Dedi Iskandar Batubara