Rizieq Diminta Taati Aturan Bebas Bersyarat Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Eks Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab (HRS) telah bebas bersyarat dari rumah tahanan (rutan) Bareskrim Polri, Rabu (20/7).

Menteri Hukum dan HAM, Yasona Laoly meminta Rizieq Shihab tetap mematuhi aturan bebas bersyarat. Hal itu diungkapkan Yosanna pada awak media saat kunjungan kerja di Balai Kata Solo, Jawa Tenggah, Rabu (20/7) malam.

Baca Juga:

Rizieq Bakal Sebulan Sekali Buat Laporan dan Tak Boleh ke Luar Kota

Dikatakannya, bebas bersyarat yang diperoleh HRS merupakan haknya sebagai warga negara. Ia pun memastikan tidak akan membeda-bedakan hukum pada warga negara Indonesia.

"Itu sudah haknya Rizieq bebas bersyarat. Perlakuan pemberian bebas bersyarat pada Rizieq tersebut sesuai dengan ketentuan hukum," kata dia.

Rizieq setelah bebas, kata dia, diserahkan kembali pada keluarganya.Yaonna memastikan tidak ada keistimewaan pada pemberian bebas bersyarat pada HRS tersebut.

"Kita memperlakukan semua orang sama. Beliau (Rizieq) sudah bebas bersyarat. Ada aturan-aturan yang dipenuhi maka kita harapkan dia (HRS) terus taat kepada aturan persyaratan dia," tegas dia.

Baca Juga:

Tanggapan Alissa Wahid soal Bebasnya Rizieq Shihab

Ia menambahkan Rizieq bukan tahanan kota. Kemenkumham berharap bebas bersyarat ini berjalan kondusif dan tidak ada kasus serupa kedepannya.

"Semua diharapkan berjalan baik dan kondusif. Dia bukan tahanan kota," tandasnya.

Diketahui, Mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab bebas dari penjara, Rabu (20/7). Dia keluar dari penjara usai mendapatkan program pembebasan bersyarat. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Bebas Bersyarat, Rizieq Shihab Tak Gelar Kegiatan Besar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Masyarakat Bisa Saksikan Akad Nikah Kaesang-Erina Lewat Layar Monitor
Indonesia
Masyarakat Bisa Saksikan Akad Nikah Kaesang-Erina Lewat Layar Monitor

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap pernikahan Kaesang Pangarep juga hari bahagia untuk masyarakat Yogyakarta dan Solo.

Korban Meninggal akibat Gempa Cianjur Capai 58 Jiwa
Indonesia
Korban Meninggal akibat Gempa Cianjur Capai 58 Jiwa

Pembaruan data hingga pukul 17.30 WIB, terdapat 58 korban meninggal dunia yang terdiri dari dewasa, lansia, dan anak-anak.

Ukraina-Rusia Panas, Menteri Keuangan G7 Tebar Ancaman
Indonesia
Ukraina-Rusia Panas, Menteri Keuangan G7 Tebar Ancaman

Setiap agresi militer oleh Rusia terhadap Ukraina akan ditanggapi dengan tanggapan yang cepat, terkoordinasi, dan kuat oleh G7.

 Komnas HAM Desak Polisi Segera Tahan Pelaku Kerangkeng Manusia di Sumut
Indonesia
Komnas HAM Desak Polisi Segera Tahan Pelaku Kerangkeng Manusia di Sumut

Dari sisi hukum, administrasi kelembagaan atau dari aspek hak asasi manusia tindakan yang dilakukan oleh Terbit Rencana Perangin Angin jelas bertentangan.

Hasil Survei Capres: Anies Unggul di Jawa Barat Kalahkan Ridwan Kamil
Indonesia
Hasil Survei Capres: Anies Unggul di Jawa Barat Kalahkan Ridwan Kamil

Dalam format pilihan semi terbuka dengan daftar 29 nama, empat nama mendapat dukungan yang cukup seimbang: Anies 17 persen, Prabowo 16,8 persen, Ridwan 16,5 persen, Ganjar 14,9 persen.

Paraangkat Berat Indonesia Borong 5 Emas di APG 2022
Indonesia
Paraangkat Berat Indonesia Borong 5 Emas di APG 2022

Cabang olahraga paraangkat berat ASEAN Para Games memborong lima emas sekaligus. Cabor paraangkat berat digelar di venue Solo Paragon Mall, Senin (1/8).

Kemenkumham Masih Kaji Permohonan Perubahan Kepengurusan PPP Mardiono
Indonesia
Kemenkumham Masih Kaji Permohonan Perubahan Kepengurusan PPP Mardiono

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly tengah mengkaji berkas permohonan pengesahan kepengurusan baru PPP yang diklaim dipimpin Muhammad Mardiono.

Pemprov DKI Siapkan Enam Lokasi Isolasi Pasien COVID-19
Indonesia
Pesan Damai Jokowi di Hari Paskah
Indonesia
Pesan Damai Jokowi di Hari Paskah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pesan Paskah 2022.

APJII Siap Bantu Dukcapil Agar Akses NIK Tetap Gratis
Indonesia
APJII Siap Bantu Dukcapil Agar Akses NIK Tetap Gratis

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menilai akses NIK tetap bisa gratis. Hal ini lantaran APJII siap membantu Ditjen Dukcapil Kemendagri dalam menyediakan akses NIK secara gratis untuk layanan publik.