Rizieq Dihadirkan di Ruang Sidang, Kuasa Hukum Diberi Peringatan Serius Petugas Kepolisian membubarkan ibu-ibu simpatisan Rizieq Shihab di PN Jakarta Timur, Selasa (23/3/2021). ANTARA/Yogi Rachman

Merahputih.com - Kepastian sidang lanjutan Rizieq Shihab digelar secara tatap muka telah dikabulkan Majelis Hakim. Untuk memastikan sidang berjalan sesuai aturan di tengah pandemi COVID-19, kuasa hukum diminta menaati protokol kesehatan di dalam maupun di luar sidang.

Pasalnya, sidang ini digelar karena ada tindak pidana pelanggaran protokol kesehatan dan salah satu pasal yang didakwakan kepada terdakwa adalah tentang hal tersebut.

Baca Juga

Pengacara Rizieq: Sidang Itu Kursi Terdakwa di Pengadilan

"Artinya kita sendiri harus mengedepankan prokes, tidak ada kerumunan," kata Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Alex Adam Faisal kepada wartawan di Jakarta Timur, Rabu (24/3).

Apabila jaminan protokol kesehatan itu tidak dipenuhi terdakwa dan kuasa hukum, maka sidang kemungkinan akan kembali digelar secara online.

Sehingga, permohanan yang dikabulkan majelis hakim pada sidang, Selasa (23/3) kemarin harus diikuti semua pihak termasuk simpatisan HRS. Bahwa terdakwa akan dihadirkan di persidangan dengan catatan-catatan.

Sidang Rizieq Shihab. (Foto: Tangkapan Layar)
Sidang Rizieq Shihab. (Foto: Tangkapan Layar)

"Karena dalam permohonan itu tim penasihat hukum dan terdakwa sendiri ada pernyataan akan mengikuti protokol kesehatan," ujarnya.

Dalam persidangan Jumat (26/3) lusa, jumlah kuasa hukum pun akan dibatasi. Hal itu dilakukan mengingat kapasitas ruang sidang yang tak memungkinkan menampung seluruh kuasa hukum terdakwa.

"Kita minta kuasa hukum tidak masuk semua ke ruang sidang untuk menerapkan protokol kesehatan saat sidang berlangsung," tuturnya.

Baca Juga

Rizieq Dijadwalkan Sampaikan Nota Keberatan

Polisi sendiri sudah membuat rencana pengamanan sidang offline Rizieq Shihab di PN Jakarta Timur pada Jumat (26/3). Polisi juga memprediksi segala kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi.

Meski tak merinci soal jumlah personel yang bakal dikerahkan, Mabes Polri siap mendukung Polda Metro Jaya dalam pengamanan sidang Rizieq. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Yakin Yasonna Tak Sahkan Moeldoko Cs, Demokrat: Beliau Kan Sangat Berintegritas
Indonesia
Yakin Yasonna Tak Sahkan Moeldoko Cs, Demokrat: Beliau Kan Sangat Berintegritas

Kepengurusan Ketum AHY dan AD/ART hasil kongres tahun 2020 sudah disahkan oleh Negara

Peserta PON Papua Dilarang Kontak dengan Orang Lain 14 Hari Sebelum Berangkat
Indonesia
Peserta PON Papua Dilarang Kontak dengan Orang Lain 14 Hari Sebelum Berangkat

Kapolri mengecek langsung kesiapan penyelenggara terkait dengan penerapan protokol kesehatan untuk para atlet, official, penonton dan pihak lain yang terkait.

Australia Tandai Peringatan 13 Tahun Permintaan Maaf kepada Suku Aborigin
Dunia
Australia Tandai Peringatan 13 Tahun Permintaan Maaf kepada Suku Aborigin

Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada Senin menandai peringatan 13 tahun permintaan maaf resmi pemerintah kepada penduduk asli negara itu, Aborigin, atas peristiwa penganiayaan bersejarah.

363 Tenaga Medis Gugur Akibat COVID-19
Indonesia
363 Tenaga Medis Gugur Akibat COVID-19

Bagi setiap orang untuk memeriksakan kesehatannya apabila terdapat gejala

Pembatasan Jawa-Bali, Satgas Yakin Corona Menurun dan Ekonomi Bangkit
Indonesia
Pembatasan Jawa-Bali, Satgas Yakin Corona Menurun dan Ekonomi Bangkit

Satgas berharap penerapan pembatasan kegiatan masyarakat di sejumlah wilayah Pulau Jawa dan Bali dapat menekan angka kasus corona.

BPIP: Orang Terlibat Terorisme karena Adanya Iming-Iming 'Surga'
Indonesia
BPIP: Orang Terlibat Terorisme karena Adanya Iming-Iming 'Surga'

"Jadi kan mereka merekrutnya kepada orang-orang yang ingin memilki eksistensi dengan dokterin dan iming-iming masuk surga," ucapnya kepada MerahPutih.com di Jakarta, Minggu (4/4).

Politikus PDIP Bakal Temui Kapolda Metro Jaya, Tagih Pengusutan Kasus Rizieq
Indonesia
MPR Dukung Upaya Keras Penuhi Kebutuhan Vaksin COVID-19
Indonesia
MPR Dukung Upaya Keras Penuhi Kebutuhan Vaksin COVID-19

MPR mendukung penuh upaya pemerintah melobi serta bernegosiasi dengan sejumlah industri farmasi di beberapa negara guna memenuhi kebutuhan vaksin COVID-19.

Rahayu Saraswati Sebut Terjadi Ketimpangan Pembangunan di Tangsel
Indonesia
Rahayu Saraswati Sebut Terjadi Ketimpangan Pembangunan di Tangsel

Menurutnya, hal tersebut harusnya menjadi tugas Pemkot untuk memperbaiki semua jalan di Tangerang Selatan agar tidak ada ketimpangan.

Ribuan Pelajar Papua Lolos Administrasi Beasiswa Otsus
Indonesia
Ribuan Pelajar Papua Lolos Administrasi Beasiswa Otsus

Program Beasiswa Vokasi Jepang belajar di Universitas Fukuoka.