Riza Patria Selama Positif COVID-19: Nafsu Makan Meninggi Sampai Minum Obat dari Luar Negeri Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Foto: MP/Asropih

Merahputih.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria punya cerita saat dirinya terpapar COVID-19. Selama itu, nafsu makannya meningkat.

"Semenjak (positif) COVID-19 bisa empat kali (sampai) lima kali (makan). Jadi, jadi nafsu makannya tinggi sekali," ujar Riza dalam acara talkshow 'Nafas Panjang Penanganan COVID-19' yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat (18/12).

Baca Juga

Anies Tidak Jalankan Semua Permintaan Luhut Soal Penutupan Mal Jam 7 Malam

Riza mengaku dirinya sebagai sosok yang tidak pernah makan nasi karena ingin kurus alias diet. Tapi hal itu berubah sejak terpapar virus corona. Nafsu makan yang tinggi setelah terpapar COVID-19 merupakan dampak dari obat-obatan yang diberi dokter.

Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)
Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

Selain ikuti saran dokter, Riza mendapat banyak pemberian obat-obatan dari rekan-rekannya. Ada teman-teman yang memberikan obat dari Jepang, Swiss, Tiongkok, hingga Korea. Selain itu, obat-obat herbal dari berbagai daerah juga didapatnya.

"Ya sudah, saya bismillah. Saya yakin baik, saya minum," tuturnya.

Baca Juga

Bansos Sembako Diganti Uang Rp300 Ribu, Warga DKI Hanya Terima Satu Kali

Politikus Gerindra ini menyatakan diri positif COVID-19 pada Minggu, 29 November 2020. Ia saat itu mengaku tak memiliki gejala dan langsung isolasi mandiri. Meski diisolasi mandiri, ia tetap bekerja secara online.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini sembuh pada 11 Desember 2020. Ia menjalani isolasi mandiri selama 13 hari. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Industri Mie Rumahan Saat Pandemi Covid-19
Foto
Industri Mie Rumahan Saat Pandemi Covid-19

Pekerja membuat mie di pabrik Mie Karya Abadi di jalan Masjid V Nomor 135 Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten

Tim Basarnas Sisir Titik Duga Jatuhnya Sriwijaya Air
Indonesia
Tim Basarnas Sisir Titik Duga Jatuhnya Sriwijaya Air

Sejumlah nelayan melihat ada benda jatuh di laut sekitar perairan Pulau Lancang dan Pulau Laki

Dinkes DKI Rekrut 1.174 Tenaga Medis, Segini Besaran Insentifnya
Indonesia
Dinkes DKI Rekrut 1.174 Tenaga Medis, Segini Besaran Insentifnya

"Hadir ditengah-tengah kita ada 655 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Widyastuti

Proses e-Tilang Tiba-tiba Berhenti, Ini Penyebabnya
Indonesia
Proses e-Tilang Tiba-tiba Berhenti, Ini Penyebabnya

Hal itu dibenarkan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

Perpres 47/2021 Diteken Jokowi, Posisi Wamen Nambah Lagi
Indonesia
Perpres 47/2021 Diteken Jokowi, Posisi Wamen Nambah Lagi

Menteri dan Wakil Menteri merupakan satu kesatuan unsur pemimpin Kementerian

Mudik Dilarang, Angkutan Penghubung Antar Daerah Soloraya Tetap Beroperasi
Indonesia
Mudik Dilarang, Angkutan Penghubung Antar Daerah Soloraya Tetap Beroperasi

Untuk jalur bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP),perjalanannya akan dilakukan penyekatan petugas Satlantas Polresta Surakarta.

Camat-Lurah di Sukoharjo Hadiri Halalbihalal PAC PDIP Dihibur Biduan
Indonesia
Camat-Lurah di Sukoharjo Hadiri Halalbihalal PAC PDIP Dihibur Biduan

Plt Camat Sukoharjo Havid Danang P.M. Havid membenarkan adanya video tersebut.

OJK Ingatkan Bank Untuk Berjaga Antisipasi Restrukturisasi Kredit
Indonesia
OJK Ingatkan Bank Untuk Berjaga Antisipasi Restrukturisasi Kredit

Meski jumlah debitur UMKM terbilang mendominasi mengajukan restrukturisasi kredit, namun secara nominal baki debet terbesar yakni Rp584 triliun diajukan oleh 1,76 juta debitur nonUMKM.

Anies: Yang Pernah Bertemu Saya Silakan ke Puskesmas
Indonesia
Anies: Yang Pernah Bertemu Saya Silakan ke Puskesmas

Gubernur Anies pun meminta kepada siapa saja yang pernah ketemu dengannya untuk tes COVID-19 di puskesmas tedekat.

Empat Kali Anies Ajukan Jual Saham Bir Tapi Dicuekin DPRD DKI
Indonesia
Empat Kali Anies Ajukan Jual Saham Bir Tapi Dicuekin DPRD DKI

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sudah mengajukan sebanyak empat kali ke DPRD perihal penjualan saham minuman keras (miras) di PT Delta. Namun hingga kini belum ada jawaban dari Legislator DKI itu.