Pilkada Surabaya
Risma Ungkap Kinerja Calon Penggantinya Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya Risma. (Foto: MP/Andika).

MerahPutih.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melontarkan pujian pada Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Mantan bawahnya itu, memiliki kemampuan sejak awal menjadi aparatur sipil negara (ASN) sampai menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya.

"Dia orangnya inovatif, bertanggung jawab, dan berani membela kepentingan orang banyak. Dia selama ini ikut merancang dan menjalankan program pemerintah kota, saya tahu betul kualitasnya," ujar Risma.

Risma mengaku bersyukur, Surabaya sudah makin berkembang, tidak hanya dari sisi infrastruktur kota yang kian baik dan modern, tetapi juga diiringi dengan berbagai program sosial dan pendidikan serta kesehatan yang bermutu.

Baca Juga:

Partai Masyumi Dideklarasikan, Mahfud MD: Bukan Partai Terlarang

"Ke depan itu semua harus diteruskan, diperbaiki apa yang masih kurang, misalnya masih ada beberapa spot yang banjir," katanya.

Ia mengajak semua warga hidup rukun. Surabaya adalah rumah besar yang ramah bagi semua umat beragama, seperti di kawasan Babatan, Wiyung, yang sejak lama harmonis. Di sana ada berbagai rumah ibadah, mulai masjid, gereja, hingga pura.

Pada kesempatan tersebut, Risma juga meminta maaf atas masih adanya kekurangan dalam memimpin Surabaya selama 10 tahun terakhir.

PilkadaSurabaya
Pilkada Surabaya. (Foto: MP/Andika)

"Saya beberapa bulan lagi selesai. Saya masih terus bekerja menyelesaikan beberapa hal yang kurang, seperti sekarang kami bekerja mengantisipasi datangnya musim hujan, semuanya untuk warga Surabaya."

Pilkada Surabaya 2020 diikuti pasangan Eri Cahyadi dan Armuji. Paslon nomor urut 01 tersebut diusung oleh PDI Perjuangan dan didukung oleh PSI. Selain itu, mereka juga mendapatkan tambahan kekuatan dari enam partai politik nonparlemen, yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Berkarya, PKPI, dan Partai Garuda.

Pasangan Machfud Arifin-Mujiaman dengan nomor urut 02 diusung koalisi delapan partai, yakni PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, dan Partai Nasdem serta didukung Partai Perindo.

Baca Juga:

Bawaslu Sebut Ada 1.874 Pelanggaran di Pertengahan Kampanye

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Reklamasi Ancol Dikritik, Anak Buah Anies Ungkit Rencana Bangun Museum Nabi
Indonesia
Reklamasi Ancol Dikritik, Anak Buah Anies Ungkit Rencana Bangun Museum Nabi

Museum Internasional Sejarah Rasulullah SAW dan Peradaban Islam rencananya bakal dibangun di lahan reklamasi.

Terbongkar, Asal Usul Jet Pribadi Suharso Monoarfa
Indonesia
Terbongkar, Asal Usul Jet Pribadi Suharso Monoarfa

"Pemberian pinjaman pesawat pribadi tersebut tidak ada kaitannya dengan jabatan kementerian yang dijabat oleh Bapak Suharso Monoarfa," jelas Syaifullah.

Besok, Bareskrim Periksa Ridwan Kamil Terkait Kasus Rizieq Shihab
Indonesia
Besok, Bareskrim Periksa Ridwan Kamil Terkait Kasus Rizieq Shihab

RK diperiksa terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan yang dihadiri Rizieq Shihab di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Minta Kapolda Bebaskan Pelajar Ditahan karena Berbuat Anarkis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Minta Kapolda Bebaskan Pelajar Ditahan karena Berbuat Anarkis

Akun Facebook bernama Andy Rachman mengunggah foto sebuah situs yang bertuliskan “Anies Baswedan Sambangi Polda Metro Jaya, Bicarakan Pembebasan Pelajar Se-Jabodetabek Yang Ditahan”.

BPOM Dukung Pengembangan Vaksin Merah Putih di ITB
Indonesia
BPOM Dukung Pengembangan Vaksin Merah Putih di ITB

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengunjungi Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam rangka melihat progres pembuatan Vaksin Merah Putih.

Update COVID-19 (4/2): Pasien Sembuh Capai 917.306
Indonesia
Update COVID-19 (4/2): Pasien Sembuh Capai 917.306

Mereka dinyatakan sembuh setelah mendapatkan hasil dua kali negatif dalam pemeriksaan laboratorium polymerase chain reaction (PCR)

Soal Skandal Djoko Tjandra, ICW Desak Kejagung dan Polri Koperatif dengan KPK
Indonesia
Soal Skandal Djoko Tjandra, ICW Desak Kejagung dan Polri Koperatif dengan KPK

"ICW mendesak agar Kejaksaan Agung dan Bareskrim Polri dapat kooperatif terhadap KPK," kata Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana

[Hoaks atau Fakta]: Bank Indonesia Bagi Bagi Uang ke Rekening Pribadi
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Bank Indonesia Bagi Bagi Uang ke Rekening Pribadi

Bank Indonesia juga melakukan klarifikasi di akun Instagram resminya @bank_indonesia bahwa bank tidak pernah menerima atau mengirim transfer dana langsung pada masyarakat.

Ratusan Calon Perwira Terkena COVID-19 di Secapa AD, DPR Panggil KSAD dan Panglima?
Indonesia
Ratusan Calon Perwira Terkena COVID-19 di Secapa AD, DPR Panggil KSAD dan Panglima?

Jenderal TNI Andika Perkasa harus melakukan langkah taktis serta bersinergi dengan lembaga terkait dalam menangani kasus ini.

LBH Jakarta: Omnibus Law Bentuk Kejahatan Konstitusi
Indonesia
LBH Jakarta: Omnibus Law Bentuk Kejahatan Konstitusi

LBH menyesalkan langkah pemerintah dan DPR yang secara kilat melakukan pembahasan Rancangan Undang-Undang Omnibus Law tentang Cipta Kerja.