Risma Rangkap Jabatan, Politikus PKS: Tidak Etis Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengkritik Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang masih merangkap jabatan sebagai Wali Kota Surabaya.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai, rangkap jabatan yang dilakukan oleh Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu tidak etis.

"Rangkap jabatan tidak baik untuk semua. Tidak etis dan tidak jadi contoh yang baik," kata Mardani kepada wartawan, Kamis (24/12).

Baca Juga:

Masih Jadi Wali Kota, Mensos Risma Bolak-balik Jakarta-Surabaya

Politikus partai dakwah ini meminta Risma untuk segera melepaskan jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya. Hal ini demi kepatutan di mata publik.

"Jadi sesegera mungkin jabatan wali kota dilepas," ujarnya.

Presiden Jokowi saat mengenalkan Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, di Istana Negara, Selasa (22/12). (Foto: MP/Setpres)
Presiden Jokowi saat mengenalkan Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, di Istana Negara, Selasa (22/12). (Foto: MP/Setpres)

Sebelumnya, Mensos Risma mengaku telah mengantongi izin dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengemban dua jabatan sekaligus.

"Mungkin karena masih merangkap wali kota untuk sementara waktu. Saya sudah izin ke Presiden, 'Nndak apa-apa Bu Risma'," kata Risma sembari menirukan ucapan Jokowi kepadanya.

Baca Juga:

Pengangkatan Risma sebagai Menteri Sosial Dinilai Cacat Hukum

Risma dilantik menjadi Mensos menggantikan Bendahara Umum PDIP Juliari Peter Batubara yang tersangkut kasus korupsi pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID-19.

Risma mengaku, dalam waktu dekat akan pulang ke Surabaya untuk meresmikan Jembatan Joyoboyo dan Museum Olahraga. (Pon)

Baca Juga:

Penunjukan Risma untuk Bersihkan Citra Korup di Kementerian Sosial

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketum Projamin Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Hinaan ke Natalius Pigai
Indonesia
Ketum Projamin Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Hinaan ke Natalius Pigai

Ketua Relawan Pro Jokowi Amin (Projamin) Ambroncius Nababan, dilaporkan ke Polda Papua Barat, terkait dengan tindakan dugaan rasisme kepada eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Anak Buahnya Kena OTT, Khofifah Serahkan ke KPK
Indonesia
Anak Buahnya Kena OTT, Khofifah Serahkan ke KPK

KPK menyebut OTT itu merupakan hasil kerja sama dengan Bareskrim Polri

Mahkamah Konstitusi Tunda Seluruh Persidangan Selama PPKM Darurat
Indonesia
Mahkamah Konstitusi Tunda Seluruh Persidangan Selama PPKM Darurat

Mahkamah Konstitusi (MK) menunda seluruh sidang yang telah terjadwal hingga 20 Juli 2021.

TPU Tegal Alur Sisakan Lahad untuk Jenazah Pasien COVID-19 Nonmuslim
Indonesia
TPU Tegal Alur Sisakan Lahad untuk Jenazah Pasien COVID-19 Nonmuslim

Saat ini, jenazah COVID-19 yang agama muslim telah dimakamkan ke TPU Serengseng Sawah

[Hoaks atau Fakta]: Nadiem Larang Pemakaian Jilbab di Sekolah
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Nadiem Larang Pemakaian Jilbab di Sekolah

Peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan beragama Islam di Provinsi Aceh dikecualikan dari ketentuan SKB sesuai kekhususan Aceh

PM Israel Bertemu Putra Mahkota Arab Saudi
Dunia
PM Israel Bertemu Putra Mahkota Arab Saudi

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi di Arab Saudi.

Mulai Hari Ini Pemkot Tangerang Buka Pengisian Oksigen Gratis
Indonesia
Mulai Hari Ini Pemkot Tangerang Buka Pengisian Oksigen Gratis

Saat pengisian permohonan, pemohon wajib melengkapi data hasil test COVID-19

Libur Panjang Akhir Pekan, ASN Dilarang Berpergian ke Luar Kota
Indonesia
Libur Panjang Akhir Pekan, ASN Dilarang Berpergian ke Luar Kota

Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang melakukan perjalanan ke luar daerah selama libur Isra Miraj dan Hari Raya Nyepi pekan ini. Pembatasan mobilitas tersebut berlaku juga untuk keluarga para ASN.

Kemenhub Ungkap Kondisi Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Sebelum Terbang
Indonesia
Kemenhub Ungkap Kondisi Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Sebelum Terbang

Ditjen Perhubungan Udara telah melakukan pengawasan rutin

Janji Manis Anies Rumah DP Nol Rupiah Kian Menjauh
Indonesia
Janji Manis Anies Rumah DP Nol Rupiah Kian Menjauh

Tercatat, Maret 2021 ini, hanya 872 unit rumah telah dibangun dan disediakan. Rinciannya, di Pondok Kelapa yang dibangun oleh BUMD, terdapat 780 unit dan telah terjual sebanyak 599 unit.