Bisnis

Riset Terbaru Ungkap Kemungkinan Tren Belanja Ramadan 2024

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 07 Desember 2023
Riset Terbaru Ungkap Kemungkinan Tren Belanja Ramadan 2024
Masyarakat diprediksi banyak menggunakan THR untuk belanja. (Foto: Unsplash/charlesdeluvio)

BULAN Ramadan kurang dari 100 hari lagi. Menyambut momen itu, The Trade Desk, perusahaan teknologi periklanan global, memublikasikan kemungkinan tren belanja pada Ramadan 2024.

Data The Trade Desk menunjukkan bahwa satu dari tiga masyarakat Indonesia (32 persen) akan berbelanja lebih banyak pada Ramadan mendatang.

Riset ini juga menemukan hampir setengah (48 persen) konsumen Indonesia menyatakan bahwa peningkatan belanja mereka dilandasi kepercayaan diri terhadap kondisi ekonomi, sedangkan 43 persen dari mereka memiliki keinginan untuk berbelanja lebih banyak.

Sekira 67 persen masyarakat Indonesia berencana mengalokasikan dana untuk Ramadan dari Tunjangan Hari Raya (THR) Ramadan. Seperempatnya digunakan untuk belanja.

Brand dapat memanfaatkan lonjakan tersebut dengan informasi berbasis data untuk mendukung kampanye periklanan dengan presisi, optimalisasi, dan pengukuran yang lebih akurat.

Baca juga:

Tren Belanja dengan 'Live Streaming' akan Terus Berlanjut

Riset Terbaru Ungkap Tren Belanja di Ramadan 2024
Masyarakat Indonesia berencana untuk menjadi lebih aktif secara digital. (Foto: Unsplash/Glenn Carstens-Peters)


“Optimisme konsumen memberikan indikator yang kuat bagi brands untuk meningkatkan investasi periklanan mereka agar dapat menjangkau konsumen pada waktu dan lokasi yang tepat di Ramadan tahun 2024,” kata General Manager of The Trade Desk Indonesia Purnomo Kristanto, dalam siaran pers yang diterima Merahputih.com, Selasa (5/12).

Data juga menunjukkan bahwa, Ramadan akan menjadi waktu yang strategis bagi pemasar untuk mendapatkan konsumen baru. Mayoritas masyarakat Indonesia (85 persen) terbuka untuk mencoba brands baru, dan tujuh dari 10 menganggap diri mereka sebagai ‘penjelajah kategori’.

Momentum Ramadan tahun depan menuntut pemasar menggunakan informasi untuk membangun kampanye iklan dalam waktu yang tepat dan relevan sesuai dengan konsumen di setiap tahap perjalanan belanja mereka.

Baca juga:

Catat, Ini Kelebihan dan Kekurangan Situs-situs Belanja Online

Riset Terbaru Ungkap Tren Belanja di Ramadan 2024
Ramadan akan menjadi waktu yang strategis bagi pemasar untuk mendapatkan konsumen baru. (Foto: Unsplash/Campaign Creators)

Saat menjelang dan berlangsungnya Ramadan, masyarakat Indonesia berencana menjadi lebih aktif secara digital karena berkurangnya aktivitas fisik saat berpuasa.

Temuan riset tersebut menunjukkan bahwa konsumsi digital akan terfokus pada saluran open internet seperti OTT/CTV, platform streaming audio, aplikasi Islami, gim seluler, dan majalah/situs web online dalam periode ini.

Secara spesifik, angka Gen Z yang aktif dalam streaming menunjukkan peningkatan sebesar 20 persen dalam konsumsi OTT/CTV dan peningkatan sebesar 25 persen dalam streaming audio.

"Meningkatnya optimisme konsumen pada bulan Ramadan yang akan datang mendorong lebih banyak brands untuk beriklan secara online, menghadirkan lebih banyak persaingan di ruang digital," tutup Purnomo. (and)

Baca juga:

Kisah Masuknya Budaya Belanja 'Online' ke Indonesia

#Ramadan #Bisnis
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Bagikan