Riset Temukan Sakit Mata Jadi Gejala Baru COVID-19 Sakit mata menjadi salah satu ciri gejala COVID-19. (Foto: Pixabay/Willgard)

MerahPutih.com - Sakit mata ternyata bisa menjadi salah satu indikator terinfeksi virus corona penyebab penyakit COVID-19. Temuan baru ini merujuk hasil penelitian ilmuwan di Anglia Ruskin University (ARU) di Inggris.

"Ini adalah studi pertama yang menyelidiki berbagai gejala mata yang mengindikasikan konjungtivitis dalam kaitannya dengan COVID-19," kata pemimpin studi, Profesor Shahina Pardhan dari Vision and Eye Research Institute di ARU seperti dilansir dari Science Daily, Kamis (10/12).

Baca Juga:

Setahun Berlalu, Ini Mitos yang Masih Beredar Tentang COVID-19

Konjungtivitis seperti dikutip dari Mayo Clinic merupakan peradangan atau infeksi pada selaput transparan (konjungtiva) yang melapisi kelopak mata dan menutupi bagian putih bola mata.

Ketika pembuluh darah kecil di konjungtiva meradang, maka mereka lebih terlihat dan inilah yang menyebabkan bagian putih mata seserang tampak kemerahan atau merah jambu. Biasanya masalah ini ditandai mata merah disertai rasa gatal dan mata berair.

mata berair
Mata berair dan gatal ciri konjungtivitis gejala COVID-19. (Foto: Pixabay)

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Open Ophthalmology itu menemukan, 16 persen partisipan yang terkena COVID-19 mengaku mengalami sakit mata. Sebaliknya, hanya 5 persen dari mereka yang pernah mengalami kondisi tersebut sebelum terdiagnosis COVID-19.

Dikutip dari Antara, temuan lainnya menunjukkan, dari 83 responden sekitar 81 persen melaporkan masalah mata dalam dua minggu setelah gejala COVID-19 lainnya dan 80 persen partisipan melaporkan mengalami masalah mata berlangsung kurang dari dua minggu.

Di sisi lain, 18 persen orang melaporkan menderita fotofobia atau sensitivitas cahaya sebagai salah satu gejala mereka dan kondisi ini meningkat 5 persen dari keadaan sebelum terkena COVID-19. (*)

Baca Juga:

Tiongkok Hentikan Sementara Pengiriman Vaksin COVID-19 ke Luar Negeri

Kanal
Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Adelin Lis Dipindah ke Lapas Gunung Sindur
Indonesia
Adelin Lis Dipindah ke Lapas Gunung Sindur

Terpidana kasus pembalakan liar Adelin Lis dipindahkan ke lapas dengan pengamanan ketat di Lapas Khusus Kelas II A Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Semua Guru di Bandung Selesai Divaksin Mei 2021
Indonesia
Semua Guru di Bandung Selesai Divaksin Mei 2021

Sebanyak 36.000 guru dan tenaga kependidikan di Kota Bandung ditargetkan selesai mencapat vaksinasi COVID-19 pada Mei 2021.

Sidak ke Bioskop Tunjungan Plaza, Walkot Surabaya Imbau Penonton Patuhi Prokes
Indonesia
Sidak ke Bioskop Tunjungan Plaza, Walkot Surabaya Imbau Penonton Patuhi Prokes

“Saya minta tolong betul ya mas, jika misalnya ada pengunjung yang melepas atau memelorot maskernya, tolong langsung ditegur, tolong dijaga prokesnya dengan baik,” kata Eri

Menteri Airlangga Sebut Vaksin Sinovac Harus Diperiksa BPOM dan MUI
Indonesia
Menteri Airlangga Sebut Vaksin Sinovac Harus Diperiksa BPOM dan MUI

Selain itu juga harus menunggu Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk aspek kehalalannya.

Jiwa Anak-anak Terancam Jika Ikut Demo
Indonesia
Jiwa Anak-anak Terancam Jika Ikut Demo

Menyampaikan aspirasi itu merupakan hak anak tapi harus melalui saluran yang tepat dan tidak berisiko bagi jiwa anak.

Kata Pelantun 'Goyang Dumang' Usai Diperiksa KPK
Indonesia
Kata Pelantun 'Goyang Dumang' Usai Diperiksa KPK

Cita Citata juga belum mau menjelaskan soal penerimaan honor mengisi acara Kementerian Sosial

Mathla'ul Anwar Harap Jokowi Buka Muktamar dan Milad Ke-105
Indonesia
Mathla'ul Anwar Harap Jokowi Buka Muktamar dan Milad Ke-105

Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) menyatakan harapannya agar Presiden Joko Widodo membuka Muktamar ke-20 Mathla’ul Anwar dan Milad ke-105 ormas Islam tersebut awal April 2021.

Calon Penantang Gibran Tidak Terbukti Melakukan Pemalsuan Tanda Tangan Warga
Indonesia
Calon Penantang Gibran Tidak Terbukti Melakukan Pemalsuan Tanda Tangan Warga

"Kami simpulkan kasus dugaan pemasuan tandatangan dukungan independen pada pasanga Bajo tidak terbukti," pungkasnya.

Beda Kelemahan Vaksin Astra Zenica dan Vaksin Sinovac Bandung
Indonesia
Beda Kelemahan Vaksin Astra Zenica dan Vaksin Sinovac Bandung

Pada uji klinis di Indonesia (Bandung) kita lakukan 2 kali penyuntikan dengan jarak kurang lebih 14 hari untuk mengatasi masalah imonegenik.

ICW Sentil KPK: Aktor Selevel Menteri Dapat Ditangkap, Harun Masiku Tidak!
Indonesia
ICW Sentil KPK: Aktor Selevel Menteri Dapat Ditangkap, Harun Masiku Tidak!

"Dalam konteks ini ICW pun mempertanyakan kenapa aktor selevel menteri dapat ditangkap KPK, sedangkan Harun Masiku tidak?" Kata Kurnia