Rilis 'Love U Like That' Versi Korea, Lauv Gunakan Bantuan AI

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 10 November 2023
Rilis 'Love U Like That' Versi Korea, Lauv Gunakan Bantuan AI

Lauv bekerja sama dengan Kevin Woo untuk proyek lagu 'Love U Like That' versi bahasa Korea miliknya. (Foto: Instagram/Lauvsongs)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LAUV baru saja merilis versi Korea dari single Love U Like That. Lewat lagu ini, penggemar bisa mendengar solois tersebut bernyanyi dan berbicara dalam bahasa Korea di sepanjang lagu. Namun, itu bukanlah nyanyian aslinya. Lauv menggunakan bantuan AI.

Dilansir dari laman NME, hal ini diungkapkan oleh Lauv lewat wawancaranya bersama Billboard pada Rabu (8/11). Penyanyi asal Amerika Serikat ini memakai bantuan teknologi jenis pemodelan suara AI karya Jordan Young, penemu dari start-up AI bernama Hooky.

Teknologi ini mengizinkan AI untuk menyanyikan single Love U Like That dengan cara meminjam suara Lauv. Cara ini menjadikan Lauv sebagai penyanyi western pertama yang menggunakan teknologi secara besar-besaran untuk proses penciptaan lagunya.

Baca juga:

The Beatles Rilis Lagu 'Now and Then' dengan Bantuan AI

Total ada lima langkah utama yang dilakukan oleh Lauv, Young, dan Kevin dalam menciptakan single ini. (Foto: Instagram/Lauvsongs)

Selain dengan AI, Lauv juga bekerja sama bareng Kevin Woo. Ia merupakan mantan anggota dari grup K-Pop Gen 2, yaitu U-KISS. Dalam proyek ini, Kevin bertugas untuk menerjemahkan lagu ‘Love U Like That’ dari bahasa Inggris ke bahasa Korea lalu menyanyikannya.

“Kami merekam suaranya Kevin, kemudian memadukannya dengan nada asli dari Love U Like That supaya musiknya bisa menyatu dengan sempurna,” jelas Young, kala menjalani wawancara bareng Lauv.

Setelah mendapat hasilnya, barulah mereka memasukkan sampel suara Lauv ke hasil mix suara tadi. Nantinya, teknologi AI secara otomatis akan menyocokkan karakter suara Lauv. Barulah di akhir, Young akan mengonversikan nyanyian Kevin yang berbahasa Korea tadi berubah menjadi suara Lauv.

“Untuk membantu mereka membuat model dari suaraku, aku mengirimkan banyak file rekaman suaraku kala bernyanyi dengan rentang nada berbeda,” jelas Lauv tentang langkahnya untuk mempermudah kinerja tim.

Baca juga:

Komentar Selena Gomez soal Lagu 'Starboy' Versi AI dengan Vokalnya

Lauv secara terang-terangan mengaku bahwa memakai teknologi AI untuk hal-hal bermanfaat seperti ini bukanlah hal yang buruk. (Foto: Instagram/Lauvsongs)

Hasil dari kinerja AI ini menurut Lauv cukup sempurna. Ia tidak banyak memberikan kritik atau revisi. Pelantun I Like Me Better ini hanya memodifikasi sejumlah hal kecil di versi pertama terjemahannya. Lewat teknologi ini, Lauv pun jadi ‘bisa’ menyanyikan lagu Korea dengan pengucapan yang baik bak penutur asli.

Bagi Lauv, AI bukanlah hal yang benar-benar buruk untuk industri seni dan musik. Penyanyi kelahiran Agustus 1994 ini menilai saat ini tak ada yang bisa dilakukan oleh banyak orang selain menerima perkembangan teknologi.

“Menurutku, bisa memanfaatkan setiap fitur dengan cara yang bermanfaat seperti ini tetapi tetap membuat seorang artis dibayar itu merupakan yang luar biasa,” tutup Lauv. (mcl)

Baca juga:

Tom Hanks Jadi Korban Deep Fake Promosi Dokter Gigi

#Musik #Artificial Intelligence
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Marcella

K-Pop enthusiast and books enjoyer.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Hadirkan Reuni Geisha, Project Pop, hingga Ragam Pertunjukan Kolektif
Synchronize Fest 2026 digelar 16–18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran. Ada Geisha, Project Pop, C’mon Lennon, Perunggu, hingga pertunjukan kolektif.
Ananda Dimas Prasetya - 28 menit lalu
Synchronize Fest 2026 Hadirkan Reuni Geisha, Project Pop, hingga Ragam Pertunjukan Kolektif
Indonesia
Hypernet Technologies Luncurkan TokenKu.ai, Bisa Akses 120 Model AI dalam Satu Portal
Hypernet Techonologies meluncurkan TokenKu.ai. Platform ini bisa mengakses 120 model ai.
Soffi Amira - 1 jam, 53 menit lalu
Hypernet Technologies Luncurkan TokenKu.ai, Bisa Akses 120 Model AI dalam Satu Portal
ShowBiz
Makna Lagu 'Dunia Imajiner', Ruang Khayal Rony Parulian dalam Album Kedua
Lagu ini menggambarkan sisi imajinatif dari sebuah perasaan, ketika kehadiran seseorang begitu memenuhi pikiran.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Makna Lagu 'Dunia Imajiner', Ruang Khayal Rony Parulian dalam Album Kedua
ShowBiz
'SaWaDiKa' Lisa Jadi MV Tercepat 2026 Raih 100 Juta Penonton
Music video lagu tersebut disebut menjadi video musik dengan pencapaian 100 juta penonton tercepat di YouTube sepanjang 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
'SaWaDiKa' Lisa Jadi MV Tercepat 2026 Raih 100 Juta Penonton
ShowBiz
SINTESIS, Kolaborasi Tiga Seniman Graffiti Jogja yang Mempertemukan Mural, Musik, dan Skateboard
SINTESIS mempertemukan YKRUMK, TECHOO, dan ZEINSONE dalam proyek kolaborasi graffiti yang menggabungkan mural, musik, dan skate bowl.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
SINTESIS, Kolaborasi Tiga Seniman Graffiti Jogja yang Mempertemukan Mural, Musik, dan Skateboard
ShowBiz
Shaggydog Menuju 30 Tahun, Hadirkan Kelas BE29AS untuk Berbagi dengan Skena Musik Yogyakarta
Shaggydog genap 29 tahun dan menggelar Kelas BE29AS sebagai ruang belajar musik, dari sound, teknik bermusik hingga manajemen band.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Shaggydog Menuju 30 Tahun, Hadirkan Kelas BE29AS untuk Berbagi dengan Skena Musik Yogyakarta
ShowBiz
DWP26 Umumkan Lineup Fase Pertama, Ada Axwell B2B Sebastian Ingrosso hingga Afrojack
DWP26 mengumumkan lineup fase pertama. Ada Axwell b2b Sebastian Ingrosso, Afrojack, Alok, R3HAB, Cosmic Gate, hingga MaRLo.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
DWP26 Umumkan Lineup Fase Pertama, Ada Axwell B2B Sebastian Ingrosso hingga Afrojack
ShowBiz
Juicy Luicy Batal Mangung di Batam, Penyelenggara Ungkap Masalah Kelebihan Bagasi
Juicy Luicy sebelumnya dijadwalkan menjadi salah satu penampil dalam XYZ Liveground.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Juicy Luicy Batal Mangung di Batam, Penyelenggara Ungkap Masalah Kelebihan Bagasi
ShowBiz
for Revenge Gandeng YB dan Tepe di Single Terbaru 'Museum Duka'
for Revenge kembali dengan single 'Museum Duka' bersama YB atau Reza Arap dan Tepe, mengangkat tema kehilangan, rindu, dan kenangan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
for Revenge Gandeng YB dan Tepe di Single Terbaru 'Museum Duka'
ShowBiz
Lomba Sihir Hadirkan 'Di Seberang', Lagu tentang Cinta dan Perjalanan Menuju Perpisahan
Lomba Sihir merilis 'Di Seberang' pada 14 Juli 2026. Lagu ini menjadi bagian dari versi deluxe album Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Lomba Sihir Hadirkan 'Di Seberang', Lagu tentang Cinta dan Perjalanan Menuju Perpisahan
Bagikan