Ridwan Kamil: Warga Jakarta Jangan Dulu Berwisata ke Jabar Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Kang Emil. (Dok Humas Pemprov Jabar)

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Kang Emil mengimbau kepada warga Provinsi DKI Jakarta agar jangan dulu bepergian atau berwisata ke Provinsi Jabar, seperti kawasan Puncak selama diberlakukan PSBB ketat di ibu kota.

"Hampir 70 persen ke Puncak, bukan warga Jabar. Kalau begitu tidak mengetatkan, hanya memindahkan interaksi pergerakan. Kami sudah lakukan koordinasi," kata Kang Emil seusai menjalani penyuntikan vaksin Sinovac tahap kedua, Senin (14/9), di Puskesmas Garuda, Kota Bandung.

Baca Juga:

Cerita Ketua IDI Jabar Eka Mulyana Jadi Relawan Vaksin COVID-19

Ia mengatakan pembatasan antarwilayah pasti terjadi dengan diberlakukan PSBB Jakarta dan saat ini pihaknya akan melakukan rapat dengan dinas perhubungan terkait hal tersebut.

"Dirapatkan antara dishub. Wali kota bupati masih menghitung jumlah warga yang kerja informal di Jakarta, gara-gara PSBB ketat yang tidak bisa berjualan, karena berpengaruh pada bansosnya. Apakah PSBB ini didukung dana Bodebek, provinsi atau pusat," kata dia.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto : Humas Pemprov Jabar)
Gubernur Ridwa Kamil. (Foto: MP/Humas Pemprov Jabar)

Kang Emil mengatakan keputusan di DKI Jakarta yang memutuskan kembali melaksanakan PSBB berpengaruh di tingkat regional sampai nasional.

"Mudah mudahan koordinasinya bisa lebih baik, lebih mendalam sehingga semuanya mendukung, sehingga tidak terkesan ada perbedaan yang jadi ramai," kata dia. (*)

Baca Juga:

Ridwan Kamil Usung Pangandaran Jadi Destinasi Unggulan Jabar Pasca Pandemi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Libur Nataru, Kemenhub Bikin Posko Pantau Prokes
Indonesia
Libur Nataru, Kemenhub Bikin Posko Pantau Prokes

Untuk mengantisipasi mobilitas masyarakat pada saat libur Nataru, saat ini Kemenhub tengah melakukan koordinasi intensif dengan Satuan Tugas Covid 19 yang akan menetapkan Surat Edaran.

BIN Resmi Punya Akun Medsos, Warganet Diminta Bijak
Indonesia
BIN Resmi Punya Akun Medsos, Warganet Diminta Bijak

Bahkan media sosial pun tidak hanya menjadi ruang interaksi antar penggunanya

Jusuf Kalla Pimpin Proses Pemakaman Jakob Oetama di TMP Kalibata
Indonesia
Jusuf Kalla Pimpin Proses Pemakaman Jakob Oetama di TMP Kalibata

Jenazah Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama dimakamkan dalam tata cara kenegaraan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Kamis (10/9) pukul 11.20 WIB.

MAKI Minta KPK Ungkap Sosok 'King Maker' dalam Kasus Pinangki
Indonesia
MAKI Minta KPK Ungkap Sosok 'King Maker' dalam Kasus Pinangki

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap sosok 'King Maker' yang berada di balik kasus pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) untuk kepentingan Djoko Tjandra.

Firli Perintahkan Deputi Penindakan KPK Usut Aliran Suap Djoko Tjandra
Indonesia
Firli Perintahkan Deputi Penindakan KPK Usut Aliran Suap Djoko Tjandra

KPK kerap berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lain

Pembelajaran Tatap Muka di Solo Mulai Diberlakukan Serentak Januari
Indonesia
Pembelajaran Tatap Muka di Solo Mulai Diberlakukan Serentak Januari

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka serentak dilakukan pada semua jenjang sekolah pada 2 Januari 2021.

Kejati DKI Tahan Pejabat OJK Tersangka Suap Rp7,45 M
Indonesia
Kejati DKI Tahan Pejabat OJK Tersangka Suap Rp7,45 M

Nirwan menyatakan, penahanan terhadap DIW dilakukan untuk 20 hari ke depan. Dia ditahan di rumah tahanan negara (Rutan) Salemba, cabang Kejaksaan Agung.

Anies Sebut Gegara Pandemi COVID-19 Penduduk Miskin Jakarta Meningkat
Indonesia
Anies Sebut Gegara Pandemi COVID-19 Penduduk Miskin Jakarta Meningkat

"Pandemi COVID-19 menjadi faktor penyebab kenaikan jumlah penduduk miskin di ibu kota," ucap Anies.

HUT ke-75 TNI, Polresta Surakarta Beri Kejutan Empat Tumpeng ke Korem 074/WRT
Indonesia
HUT ke-75 TNI, Polresta Surakarta Beri Kejutan Empat Tumpeng ke Korem 074/WRT

Empat buah tumpeng melengkapi kejutan manis tersebut.

Ini Kata Gulkarmat atas Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar Rp6,5 M
Indonesia
Ini Kata Gulkarmat atas Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar Rp6,5 M

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI mengklaim telah memulangkan uang lebih dari pembelian alat pemadam kebakaran (damkar).