Ridwan Kamil: PSBB Jabar Fokus ke Bogor, Depok, dan Bekasi Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil. (Dok Humas Pemprov Jabar)

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mengatakan bahwa penetapan pembatasan sosial berkala besar (PSBB) akan difokuskan ke wilayah Bodebek atau Bogor, Depok dan Bekasi. Selain itu, Pemprov Jabar juga akan menyamakan pola PSBB yang diterapkan Jakarta.

"PSBB fokus ke Bodebek (Bogor, Depok dan Bekasi) dulu. Jakarta sudah disetujui maka Jabar akan samakan polanya dulu untuk kabupaten/kota yang berdekatan dengan Jakarta yaitu Depok, Bekasi dan Bogor," kata pria yang akrab disapa Kang Emil, Selasa (7/4), dikutip Antara.

Baca Juga:

Pemberlakukan PSBB Hanya di Jakarta Dianggap Percuma

Dia mengatakan, dengan disetujuinya PSBB Jakarta maka pihaknya segera melakukan sinkronisasi dengan Provinsi DKI Jakarta karena penyebaran virus ini 70 persen ada di Jabodetabek.

"Tidak bisa kalau hanya DKI Jakarta yang melakukan PSBB, sementara yang lain tidak melakukan jadi itu disinkronkan hari ini kebetulan ada rapat sama pak wapres. Nanti disampaikan," ujar dia.

Petugas Dinas Kesehatan Kota Depok memeriksa pengguna kendaraan yang melintas menggunakan alat diagnostik cepat untuk mendeteksi infeksi virus corona penyebab COVID-19 di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Minggu (29/3/2020). (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Petugas Dinas Kesehatan Kota Depok memeriksa pengguna kendaraan yang melintas menggunakan alat diagnostik cepat untuk mendeteksi infeksi virus corona penyebab COVID-19 di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Minggu (29/3/2020). (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Orang nomor satu di Pemprov Jabar ini juga menyinggung tentang pembatasan jam malam, dirinya sudah menginstruksikan hal tersebut kemarin ke kabupaten/kota.

"Diizinkan untuk memperketat jam malam, itu teknis beda karena level kota dan kabupaten beda. Kabupaten lebih luas dan jarang kegiatan, kota lebih padat. Jadi keputusannya ada di level wali kota atau bupati yang melaksanakannya," ujar dia.

Baca Juga:

Anies: Hari Jumat PSBB Diterapkan di Jakarta

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mengatakan pemprov setempat akan mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada pemerintah pusat berdasarkan data sebagai argumentasinya atau pengajuannya berdasarkan peta persebaran virus corona baru (COVID-19).

“Jabar akan ambil keputusan berdasarkan data, termasuk PSBB itu akan kita exercise berdasarkan data yang kita terima (dari daerah, red.),” katanya usai rapat koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat di Bandung, kemarin.

Ia mengatakan data yang tidak lengkap membuat sulit pengajuan PSBB.

“Kalau datanya tidak lengkap, kita susah melengkapi argumentasi PSBB kepada pemerintah pusat,” lanjut dia. (*)

Baca Juga:

Kabar Gembira, Bayi 4 Bulan Asal Kulonprogo Sembuh dari Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Lantik Mahfud MD hingga Mantan Deputi BIN Jadi Anggota Kompolnas
Indonesia
Jokowi Lantik Mahfud MD hingga Mantan Deputi BIN Jadi Anggota Kompolnas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik sembilan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) masa jabatan 2020-2024 di Jakarta, Rabu (19/8)

Satgas COVID-19 Ingatkan Peserta Pilkada Harus Selamatkan Rakyat
Indonesia
Satgas COVID-19 Ingatkan Peserta Pilkada Harus Selamatkan Rakyat

Satgas Penanganan Covid-19, tidak akan melarang aktivitas politik dalam pilkada selama tidak menimbulkan potensi penularan.

3000 Polisi Amankan Demo Penolakan RUU Cipta Kerja dan HIP
Indonesia
3000 Polisi Amankan Demo Penolakan RUU Cipta Kerja dan HIP

"Kedua massa itu kita akan pisahkan baik sebelah kiri dari DPR MPR maupun sebelah kanan dari Mandala Wanabakti," ujar Sambodo kepada wartawan, Kamis, 16 Juli 2020.

 Napi Bebas Berulah Lagi, Komisi III DPR Desak Kemenkumham Hentikan Program Asimilasi
Indonesia
Napi Bebas Berulah Lagi, Komisi III DPR Desak Kemenkumham Hentikan Program Asimilasi

"Kami yang konsen dibidang keamanan negara tidak bisa tinggal diam. Jangan sampai ada moral hazard dalam proses ini, karena spiritnya adalah penanganan COVID-19," tegasnya.

Ini Kata Wagub DKI Terkait Kritik Pembangungan Rumah Panggung Warga
Indonesia
Ini Kata Wagub DKI Terkait Kritik Pembangungan Rumah Panggung Warga

Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menanggapi kritik terkait pembangunan rumah panggung sebanyak 40 unit di daerah Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Berlarian Keluar Rumah Saat Gempa Magnitudo 7.1, Warga: Lampu PLN Langsung Padam
Indonesia
Pilkada Solo Digelar 9 Desember, Rival Gibran Pilih Mundur dari Bakal Calon
Indonesia
Pilkada Solo Digelar 9 Desember, Rival Gibran Pilih Mundur dari Bakal Calon

Dia merasa harus lebih mengedepankan rasa kemanusiaan dibandingkan kepentingan politik semata.

Dua Tersangka Korupsi Proyek Bakamla Segera Diadili
Indonesia
Dua Tersangka Korupsi Proyek Bakamla Segera Diadili

Seiring pelimpahan berkas ini, penahanan Leni dan Juli beralih dan menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor Jakarta

Tersangka Kasus Djoko Tjandra Dijamu Makan Siang, Kejagung Bilang Begini
Indonesia
Tersangka Kasus Djoko Tjandra Dijamu Makan Siang, Kejagung Bilang Begini

Foto tersangka kasus suap Djoko Tjandra yakni Brigjen Pol Prasetijo Utomo, Irjen Pol Napoleon Bonaparte, dan pengacara dijamu makan siang yang diduga di Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, menuai kontroversi.

Penguasaan Lahan di Megamendung, Rizieq Shihab dan Seorang Pastor Dipolisikan
Indonesia
Penguasaan Lahan di Megamendung, Rizieq Shihab dan Seorang Pastor Dipolisikan

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII melaporkan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ke Bareskrim Polri.