Ridwan Kamil Ikut Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin COVID-19 Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Kang Emil. (Dok Humas Pemprov Jabar)

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Kang Emil mengatakan dirinya telah resmi mendaftarkan diri menjadi relawan untuk uji coba klinis tahap tiga vaksin COVID-19 dari Sinovac, Tiongkok.

"Saya sudah mendaftar, didaftarkan oleh tim kesehatan saya secara online. Jadi kuitansi online-nya sudah ada, nanti saya posting juga bahwa mendaftarnya sudah. Bahwa iya mendaftrarnya sudah, bahwa diterimanya masih belum karena menunggu pengumuman dari sisi kesehatan dan lain-lain bahwa saya layak dan siap jadi relawan. Dari sisi pendaftaran sudah," kata Kang Emil, di Bandung, Senin (10/8), dikutip Antara.

Baca Juga:

Mengapa Vaksin COVID-19 Harus Uji Klinis? Ini Kata Badan POM

Pengujian klinis tahap tiga vaksin tersebut membutuhkan 1.600 orang relawan yang berdomisili di kawasan Bandung Raya.

Kang Emil berharap segala sesuatunya bisa berjalan lancar dan dengan dirinya mendaftarkan diri sebagai relawan guna memastikan pemimpin ikut terlibat dalam pengujian vaksin secara langsung sehingga rakyat pun tergerak untuk jadi relawan.

"Mudah-mudahan lancar, kalaupun iya, saya laksanakan sesuai prosedur tidak ada keistimewaan, kalaupun tidak ya saya permaklumkan mungkin ada faktor faktor kesehatan yang diperhatikan," kata dia.

  Calon relawan berkonsultasi dengan dokter riset uji vaksin di RSP Unpad, Kota Bandung. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Calon relawan berkonsultasi dengan dokter riset uji vaksin di RSP Unpad, Kota Bandung. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

"Kalau pemimpinnya ikut rakyat juga yakin bahwa semuanya berproses secara ilmiah," lanjut dia.

Sehingga tidak ada istilah rakyat dikorbankan pemimpinnya saja enggak yakin masa rakyatnya harus ikutan.

"Semuanya juga ikutan, gubernurnya juga ikutan dalam proses ini," ujar dia.

Baca Juga:

Hari ini, Jokowi Saksikan Penyuntikan Uji Klinis Vaksin COVID-19

Ia mengatakan masyarakat harus percaya kepada lembaga institusi yang kredibel yaitu Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 di Jabar yang diketuai oleh dirinya.

"Jangan terlalu terbawa dalam diskusi dalam narasi yang kurang produktif, yakni bahwa pemerintah memberikan yang terbaik kepada masyarakat melalui proses yang kita tunggu tunggu yaitu adanya vaksin," kata dia. (*)

Baca Juga:

Relawan Vaksin COVID-19 Harus Berdomisili Bandung, Tak Boleh Keluar Wilayah Penelitian


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH