Ridwan Kamil Bonceng Legenda Hidup Pembalap Indonesia Keliling Mataram Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membonceng Tjetjep Heryana. (Foto: Humas Jabar)

MerahPutih.com - Legenda hidup pembalap Indonesia asal Kota Cimahi, Tjetjep Heryana, akhirnya tiba di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, untuk menyaksikan MotoGP di sirkuit Mandalika.

Namun sebelum nonton MotoGP, Tjetjep terlebih dahulu diajak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil jalan-jalan menggunakan motor tua untuk berkeliling di Kota Mataram.

Baca Juga:

Marquez tidak Ikut Balapan, Jokowi Alihkan Dukungan ke Fabio Quartararo

Hal itu dilakukan guna menyegarkan ingatan untuk melihat aspal jalanan yang dulu seringkali menjadi teman akrab Pak Tjetjep.

Senyum semringah pun terpancar dari raut wajah pak Tjetjep yang dengan nyaman menikmati suasana kota Mataram dibonceng oleh Ridwan Kamil.

"Beliau karena kondisi kakinya sudah tidak mungkin lagi naik motor sendirian, kebetulan di Lombok ada sespan motor yang ada side chair, nah gak ada salahnya membahagiakan jalan-jalan sebentar sebelum nanti nonton di Mandalika," kata Ridwan Kamil di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Minggu (20/3).

Ketika ditanya terkait kenapa mengajak Pak Tjetjep jalan-jalan menggunakan motor. Ridwan Kamil menyebut itu merupakan ide pribadi dirinya untuk mengulas cerita indah Pak Tjetjep selama menjadi pembalap.

"Ide siapa? Itu ide saya, karena sekali pembalap tetap pembalap," ucap pria yang kerap disapa kang Emil.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membonceng Tjetjep Heryana. (Foto: Humas Jabar)
Caption

Beberapa waktu lalu, Kang Emil telah memberikan hadiah tiket nonton MotoGP di sirkuit Mandalika untuk Tjetjep Heryana agar bisa kembali berbahagia mengingat kenangan dirinya selama menjadi pembalap.

Hadiah itu diserahkan oleh Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Hukum dan Kesejahteraan Sosial Pemprov Jabar Dewi Sartika di kawasan Cimahi, Jawa Barat, Rabu (16/3)

Menurutnya, membahagiakan warga sudah menjadi kewajibannya sebagai seorang pemimpin. Atas dasar itulah ia menghadiahkan tiket nonton MotoGP untuk Tjetjep Heryana agar bisa mengingat kenangan masa muda di sirkuit.

"Itu tugas pemimpin kan, tugasnya pemimpin bikin bahagia warganya. Kemarin saya modalin kang Arab menikah karena takdir. Saya punya warga yang ternyata pahlawan balap pada zamannya sampai naik podium di Makau pada tahun 1970-an, punya keinginan di usianya yang sudah 83 tahun ingin menonton balap," ungkapnya.

Kang Emil pun mengaku bangga memiliki sosok pembalap asal Jawa Barat yang melegenda, baik nasional maupun internasional. Walaupun usianya sudah menginjak 83 tahun, rasa semangat menonton balapan MotoGP tetap mengudara.

Perlu diketahui, Tjetjep merupakan pembalap nasional yang berkarir di dunia balap Indonesia pada 1954 sampai 1974. Selama berkarir, Tjetjep berhasil mengharumkan nama Indonesia sampai ke Makau. Namanya pun tercatat dalam Wall of Fame GP Macau. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Pemenang Pertama MotoGP Mandalika, Miguel Oliveira Terima Trofi dari Tangan Presiden Jokowi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ahmad Riza Patria Maju Jadi Cagub di Pilkada DKI 2024
Indonesia
Ahmad Riza Patria Maju Jadi Cagub di Pilkada DKI 2024

Gerinda telah mempunyai jagoan untuk menjadi calon gubernur (Cagub) dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI 2024 mendatang. Partai berlambang kepala burung garuda itu memilih Ahmad Riza Patria menjadi Cagub.

Sindir Soal Pernyataan Jokowi Tinggal Gunting Pita, Adian Sebut Datanya AHY Salah
Indonesia
Sindir Soal Pernyataan Jokowi Tinggal Gunting Pita, Adian Sebut Datanya AHY Salah

Pidato Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya gunting pita pembangunan infrastruktur mendapat respons dari anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu.

Sekjen PDIP Kunjungi Gibran di Barak Sekolah Partai
Indonesia
Sekjen PDIP Kunjungi Gibran di Barak Sekolah Partai

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming salah satu kepala daerah yang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala/Wakil Kepala Daerah di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Kamis (16/6).

Pelaku Pembunuhan 4 Warga Timika Berjumlah 10 Orang, 6 di Antaranya Anggota TNI
Indonesia
Pelaku Pembunuhan 4 Warga Timika Berjumlah 10 Orang, 6 di Antaranya Anggota TNI

Polda Papua terus melakukan pengusutan terhadap kasus pembunuhan terhadap empat warga sipil di Timika.

[HOAKS atau FAKTA]: Cacing Parasit di Dalam Mata akibat Vaksin COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Cacing Parasit di Dalam Mata akibat Vaksin COVID-19

Beredar informasi berupa sebuah video di media sosial Twitter yang memperlihatkan cacing parasit menggeliat dalam mata seseorang.

BUMN Pengelola Borobudur Ajukan 3 Skema Warga Yang Berhak Menaiki Candi
Indonesia
BUMN Pengelola Borobudur Ajukan 3 Skema Warga Yang Berhak Menaiki Candi

Pemetaan kategori pengunjung untuk menentukan siapa saja yang bakal mengisi kuota pengunjung Candi Borobudur yang setiap harinya dibatasi maksimal 1.200 orang per hari.

[HOAKS atau FAKTA]: Ada Bansos Rp 600 Ribu bagi Pemilik E-KTP Belum Dapat Bantuan #dirumahaja
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Bansos Rp 600 Ribu bagi Pemilik E-KTP Belum Dapat Bantuan #dirumahaja

Dalam postingan tersebut berisi tentang Bantuan Sosial senilai Rp 600 ribu bagi pemilik E-KTP yang belum mendapatkan bantuan #dirumahaja dengan menyertakan link serta narasi.

Pemprov DKI Dukung Penutupan Jalan Sudirman-MH Thamrin di Tengah Malam
Indonesia
Pemprov DKI Dukung Penutupan Jalan Sudirman-MH Thamrin di Tengah Malam

Pemprov DKI Jakarta berencana meningkatkan pembatasan sesuai dengan fakta, data dan ketentuan.

Demokrat Sarankan Anies Baswedan Lebih Rajin Bersafari Politik ke Daerah
Indonesia
Demokrat Sarankan Anies Baswedan Lebih Rajin Bersafari Politik ke Daerah

Partai Demokrat menyambut baik safari politik Anies Baswedan di Kota Medan, Sumatera Utara.

Ekspor ke Sinegal Sukses, Gesits Jajaki Pasar Filipina dan Australia
Indonesia
Ekspor ke Sinegal Sukses, Gesits Jajaki Pasar Filipina dan Australia

Gesits telah mengekspor sebanyak 38 unit sepeda motor listrik ke Senegal.