Ridwan Kamil Beri Perhatian Khusus untuk Penanganan Warga Isolasi Mandiri Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat mengunjungi beberapa lokasi isolasi mandiri di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Bandung. (ANTARA/HO-Humas Pemprov Jabar)

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Kang Emil menuturkan sekitar 160 warga Jabar yang terjangkit COVID-19 dan sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) meninggal dunia.

"Sudah 160 warga isoman di Jawa Barat meninggal dunia. Oleh karena itu Pak Sekda, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kami minta untuk mengecek mereka yang isoman. Pastikan isoman itu membaik bukan memburuk," kata Kang Emil seusai menerima bantuan 700 tabung oksigen dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jabar dan PT Abyro Multitecno Cemerlang di Kantor PT Migas Hulu Jabar, Kota Bandung, Rabu (15/7).

Oleh karena itu, selain memastikan pasokan oksigen, Kang Emil meminta kepada aparat setempat untuk aktif mengecek masyarakat yang sedang melakukan isoman di rumah.

Baca Juga:

Bandung Mulai Vaksinasi COVID-19 pada Anak

"Jangan ada lagi yang meninggal dunia di rumah-rumah karena aparat RT-RW, lurah dan lain-lainya tidak mengecek karena kurang atensi," tambahnya, dikutip Antara.

Dia mengatakan, Pemprov Jabar juga secara proaktif untuk jemput bola dengan membagikan obat-obat gratis kepada masyarakat yang isoman.

Tempat isolasi mandiri di Kota Bandung. (Foto:  MP/Humas Pemkot Bandung)
Tempat isolasi mandiri di Kota Bandung. (Foto: MP/Humas Pemkot Bandung)

Selain itu, Pemprov Jabar juga menyediakan telekonsultasi untuk masyarakat yang sedang isoman melalui fitur osoman di portal Pikobar.

"Jawa barat prinsipnya proaktif, jangan menunggu. Makanya Jawa Barat sudah lebih dahulu membagikan obat gratis. Sehingga perlu koordinasi dengan rencana Presiden besok lusa membagikan obat gratis juga kepada pasien isoman supaya tidak duplikasi," tuturnya.

Rabu (14/7), Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menerima bantuan 700 tabung oksigen dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jabar dan PT Abyro Multitecno Cemerlang.

Baca Juga:

Pasien COVID-19 Isoman DIY Akan Mendapat Obat Gratis

Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil mengatakan, Pemda Provinsi Jabar terus berupaya memenuhi kebutuhan oksigen, terutama di rumah sakit.

Pemda Provinsi Jabar pun menugaskan dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Jasa Sarana dan PT Migas Hulu Jabar, untuk memastikan distribusi oksigen berjalan baik.

"Pembagian tugas kami lakukan di Pemda Provinsi Jabar. Kami menugaskan dua BUMD, PT Jasa Sarana, kedua yang memiliki tempat ini PT Migas Hulu Jabar untuk mengurusi A sampai Z supply-demand oksigen di Jawa Barat," kata Kang Emil.

Dari sisi pasokan, Pemda Provinsi Jabar intens mencari produsen-produsen oksigen di Indonesia. Sudah ada beberapa perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Pertamina, dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, yang berkomitmen menyalurkan oksigen ke Jabar. (*)

Baca Juga:

Bandung Mulai Vaksinasi COVID-19 pada Anak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vaksinasi COVID-19 Anak di Kota Bandung Masih Rendah
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Anak di Kota Bandung Masih Rendah

Namun, vaksinasi untuk usia 12-17 tahun masih rendah dikarenakan vaksin masih terbatas.

Polisi Sebut Persekongkolan Karutan Depok-Napi Narkoba Dilakukan Sejak 2009
Indonesia
Jokowi-Ma'ruf Dipastikan Hadiri Pembukaan Muktamar NU
Indonesia
Jokowi-Ma'ruf Dipastikan Hadiri Pembukaan Muktamar NU

Ada duta-duta prokes dari mahasiswa kedokteran

Masyarakat Diminta Mengunduh Aplikasi e-Uji Emisi
Indonesia
Masyarakat Diminta Mengunduh Aplikasi e-Uji Emisi

Pemerintah daerah juga telah melibatkan 401 bengkel mobil

Tarif TransPakuan di Kota Bogor Bakal Lebih Rendah dari TransJakarta
Indonesia
Tarif TransPakuan di Kota Bogor Bakal Lebih Rendah dari TransJakarta

BisKita TransPakuan, masih menjalani uji coba operasional sejak 2 November lalu hingga akhir tahun 2021.

[HOAKS atau FAKTA] PDIP Usul Seluruh Pesantren di Indonesia Ditutup
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] PDIP Usul Seluruh Pesantren di Indonesia Ditutup

Beredar sebuah unggahan yang menampilkan hasil tangkapan layar artikel yang berjudul “PDIP Usul Ke Pemerintah Agar Pesantren Di Tutup Seluruh Indonesia”.

Pembahasan Jadwal Pemilu 2024 Dilanjutkan setelah Reses
Indonesia
Pembahasan Jadwal Pemilu 2024 Dilanjutkan setelah Reses

"Kita putuskan ya ini kita tunda dan akan dilanjutkan di persidangan berikutnya reses ini diawal," ujar politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu.

Penyidik Nonaktif KPK Serahkan Bukti Tambahan Pelanggaran Etik Lili Pantauli ke Dewas
Indonesia
Penyidik Nonaktif KPK Serahkan Bukti Tambahan Pelanggaran Etik Lili Pantauli ke Dewas

Data-datanya adalah bukti elektronik yang bisa jadi bukti petunjuk

Jokowi Diminta Tak Tempatkan Orang Dekatnya di Garuda Indonesia
Indonesia
Jokowi Diminta Tak Tempatkan Orang Dekatnya di Garuda Indonesia

Terlebih, banyak pejabat di Garuda diisi oleh orang-orang titipan yang punya kedekatan dengan pemerintah