Ridwan Kamil Ajak Seniman dan Budayawan Cegah Penyebaran COVID-19 Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengikuti forum digital kebudayaan Jabar bersama para seniman/budayawan dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (22/5). (Foto: Humas Jabar)

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengajak seniman dan budayawan Jabar untuk menyosialisasikan protokol pencegahan penyebaran COVID-19, seperti disiplin jaga jarak dan pakai masker. Tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran corona.

"Permintaan saya ajaklah warga untuk taat peraturan melalui seni atau karyanya sehingga kita bisa cepat hidup normal. Kalau tidak ada halangan atau indeks perkembangan COVID-19-nya hanya satu selama 14 hari kedepan maka harusnya bulan Juli kita bisa normal lagi," kata Kang Emil dalam forum digital kebudayaan Jabar bersama para seniman/budayawan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (22/5).

Baca Juga

Update Corona DKI Jumat (22/5): 6.316 Positif, 1.558 Orang Sembuh

Kang Emil mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar akan memfasilitasi seniman dan budayawan berupa ruang pentas kesenian digital. Apalagi, kata ia, sekitar 10 ribu seniman di Jabar terdampak COVID-19.

"Kita bikin ruang pentas kesenian digital, anggaran dan honor untuk seniman kita siapkan, nanti diatur-atur genrenya ada pentas tarinya, lagu, sastra, wayang dan lain-lain. Minggu depan harus sudah ada termasuk forum digital kebudayaan Jabar ini juga harus dirutinkan," ucapnya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menggelar konferensi pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (18/5). (Foto: Humas Jabar)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menggelar konferensi pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (18/5). (Foto: Humas Jabar)

Selain itu, Kang Emil menyatakan, kegiatan seni dan budaya dapat berlangsung di wilayah yang berada di level 2 atau zona biru dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau ada yang bertanya, apakah seniman, budayawan boleh berkarya lagi di ruang publik? Rekomendasi saya adalah hanya memungkinkan di zona biru kemudian koordinasikan dengan bupati/ wali kota," ujarnya

Berdasarkan hasil kajian ilmiah, 5 daerah (Kab. Garut, Pangandaran, Sumedang, Bandung Barat, dan Kota Sukabumi) berada zona biru atau ditemukan kasus secara sporadis, baik lokal maupun kasus impor, maka perlu diterapkan physical distancing.

"Wayahna kalau wayang golek harus berjarak satu atau satu setengah meter antara nayaga termasuk penontonnya itu boleh silakan. Tapi kalau di zona kuning seperti kota Bandung dan lainnya kegiatan masih dibatasi apalagi yang merah," katanya. (*)

Baca Juga

Kemenhub Ancam Cabut Izin Terbang Maskapai Langgar Protokol Kesehatan

Berita ini merupakan laporan Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
  Minim Capaian, Pengamat Pertanyakan Kinerja 100 Hari Stafsus Milenial Presiden Jokowi
Indonesia
Minim Capaian, Pengamat Pertanyakan Kinerja 100 Hari Stafsus Milenial Presiden Jokowi

"Kalau mereka sudah melakukan sesuatu, butuh publikasi agar publik tau apa yang mereka sudah lakukan selama 100 hari belakangan," jelas Wempy.

Draf UU Ciptaker Kerap Berubah Dinilai Picu Kegaduhan di Masyarakat
Indonesia
Draf UU Ciptaker Kerap Berubah Dinilai Picu Kegaduhan di Masyarakat

Setiap kemunculan versi terbaru akan diikuti dengan klarifikasi kebenaran naskah agar publik bisa percaya dan menjadikan naskah itu sebagai rujukan.

Pasien COVID-19 Masih Bertambah Sampai 800 Orang
Indonesia
Pasien COVID-19 Masih Bertambah Sampai 800 Orang

Total sebanyak 196.040 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif COVID-19 sebesar 4 persen, dengan rincian 7.080 orang dinyatakan reaktif COVID-19 dan 188.950 orang dinyatakan non-reaktif.

Setahun Jokowi-Ma'ruf, PKS: Penegakkan Hukum dan Kondisi Ekonomi Mengkhawatirkan
Indonesia
Setahun Jokowi-Ma'ruf, PKS: Penegakkan Hukum dan Kondisi Ekonomi Mengkhawatirkan

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyoroti masalah penegakkan hukum hingga kondisi perekonomian nasional yang cukup mengkhawatirkan.

Guru Besar UI Sarankan Jokowi Lockdown Lokal 14 Hari
Indonesia
Guru Besar UI Sarankan Jokowi Lockdown Lokal 14 Hari

Adanya karantina wilayah akan memudahkan negara untuk menghitung kebutuhan sumber daya

[HOAKS atau FAKTA]: Air Rebusan Bawang Putih Bisa Sembuhkan COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Air Rebusan Bawang Putih Bisa Sembuhkan COVID-19

Rebusan air bawang putih tersebut telah dibuktikan keefektifannya oleh seorang dokter muslim Tiongkok beserta banyak pasien COVID-19.

Dikalahkan Gibran dari Hasil Survei, Purnomo: Lihat Saja Rekomendasi Jatuh kepada Siapa
Indonesia
Dikalahkan Gibran dari Hasil Survei, Purnomo: Lihat Saja Rekomendasi Jatuh kepada Siapa

Siapa pun pasangan cawali dan cawawali yang dapat rekomendasi DPP PDIP adalah pilihan terbaik.

Anies Beri Beasiswa 12 Anak Tenaga Medis yang Meninggal Tangani COVID-19
Indonesia
Anies Beri Beasiswa 12 Anak Tenaga Medis yang Meninggal Tangani COVID-19

pemberian beasiswa ini sebagai bentuk penghargaan bagi pahlawan medis yang gugur saat berjuang di masa pandemi.

DPRD DKI Setuju Sekolah Kembali Dibuka
Indonesia
DPRD DKI Setuju Sekolah Kembali Dibuka

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani mengapresiasi, rencana ini.

[HOAKS atau FAKTA]: Video Warga Serbu Istana Bogor demi Sembako, Ini Klarifikasi Istana
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Warga Serbu Istana Bogor demi Sembako, Ini Klarifikasi Istana

Pembagian paket selanjutnya juga dilakukan pada Jumat malam (10/4) di Bogor.