Ricuh di Polda Jabar, Anggota GMBI Bawa Senjata Tajam, Kendaraan Bodong dan Pakai Narkoba Ratusan anggota GMBI diamankan di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (27/1/2022). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

MerahPutih.com - Demonstrasi massa dari ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Mapolda Jawa Barat, Bandung, berlangsung ricuh, Kamis (27/1). Polisi pun mengamankan ratusan anggota ormas tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo menjelaskan, ada 725 orang yang ditangkap di Mapolda Jabar. Di antara jumlah tersebut, 24 orang di antaranya tercatat sebagai residivis.

Baca Juga:

Polisi Amankan 725 Anggota GMBI

Penangkapan dilakukan sebagai tindakan tegas terukur atas aksi yang sudah masuk kategori mengganggu ketertiban, khususnya merusak fasilitas umum dan milik negara.

Turut diamankan pula kendaraan bermotor terdiri dari 85 unit kendaraan roda empat, 193 unit motor. Sebanyak 76 kendaraan di antaranya tidak sesuai dengan nomor kendaraan.

Selain kendaraan sebagai barang bukti, polisi juga menyita sejumlah senjata tajam dan tumpul. Senjata-senjata tersebut hasil penggeledahan pada sekitar enam orang anggota GMBI.

"Polisi juga masih akan terus melakukan penggeledahan secara rinci pada kendaraan mereka. Tak hanya itu, polisi kemudian melakukan tes urin dan hasilnya belasan orang anggota GMBI positif narkoba," katanya.

Aksi massa dari GMBI yang terjadi sejak pagi itu berakhir ricuh. Dalam aksinya, mereka menuntut polisi menuntaskan kasus tewasnya rekan mereka di Karawang beberapa waktu lalu. Aksi diwarnai orasi, bakar ban, pengusungan keranda mayat.

Ratusan anggota GMBI diamankan di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (27/1/2022). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Ratusan anggota GMBI diamankan di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (27/1/2022). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Namun aksi itu kemudian memanas, anggota ormas tersebut melempari polisi dengan berbagai benda. Massa merobohkan pagar Mapolda Jabar. Tak hanya itu, di media sosial juga viral seorang pria mengenakan seragam GMBI menaiki patung harimau di Mapolda Jabar.

Kericuhan tersebut menyebabkan beberapa fasilitas Polda Jabar rusak, mulai dari pintu gerbang dan fasilitas taman.

Kombes Ibrahim Tompo menyatakan, tidak ada anggota kepolisian yang terluka atau pun terkena lemparan batu.

"Status hukum ratusan anggota GMBI akan ditentukan dalam waktu 1x24 jam, setelah hasil pemeriksaan," katanya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Bentrok GMBI-Ormas Gabungan, Pol-PP Pemkot Bekasi Diperiksa Polisi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 2 Agustus, dengan Kelonggaran Bagi Dunia Usaha
Indonesia
Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 2 Agustus, dengan Kelonggaran Bagi Dunia Usaha

Beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas yang dilakukan secara bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati

Jaksa Agung Minta Keadilan Restoratif Diterapkan Sesuai dengan Maksud dan Tujuan
Indonesia
Sindir Dewas KPK, Novel Baswedan: Ombudsman Lebih Berani dan Jujur
Indonesia
Sindir Dewas KPK, Novel Baswedan: Ombudsman Lebih Berani dan Jujur

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyindir Dewas Pengawas (Dewas) KPK. Sindiran itu disampaikan Novel menanggapi putusan Dewas yang tidak melanjutkan pengaduan terhadap Firli Bahuri Cs ke persidangan etik.

Menhub: Tarif Tol Bakal Gratis Jika Macet Lebih dari 1 Km
Indonesia
Menhub: Tarif Tol Bakal Gratis Jika Macet Lebih dari 1 Km

Wacana pemerintah berencana menggratiskan tarif tol apabila terjadi kemacetan saat mudik tengah dipertimbangkan. Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan tarif di ruas tol akan digratiskan apabila terjadi macet lebih dari satu kilometer saat mudik Lebaran 2022.

Gerindra Sebut Hak Interpelasi Formula E Digulirkan PSI dan PDIP Cuma Nafsu Politik
Indonesia
Gerindra Sebut Hak Interpelasi Formula E Digulirkan PSI dan PDIP Cuma Nafsu Politik

Langkah PSI dan PDI Perjuangan menggulirkan hak interpelasi Formula E disinyalir bermuatan politik.

Pemprov DKI Masih Pertimbangkan CFD Dibuka Kembali
Indonesia
Pemprov DKI Masih Pertimbangkan CFD Dibuka Kembali

Alasan belum mau mengizinkan kembali CFD karena dikhawatirkan keramaian masyarakat dapat menjadi tempat penularan COVID-19.

Dua Terduga Teroris Ditangkap di Sumatera Barat
Indonesia
Dua Terduga Teroris Ditangkap di Sumatera Barat

Terbaru, Densus 88 menangkap dua terduga teroris di Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh Sumatera Barat, Jumat (25/3).

Menkominfo Dorong Perguruan Tinggi Penuhi Talenta Digital di Indonesia
Indonesia
Menkominfo Dorong Perguruan Tinggi Penuhi Talenta Digital di Indonesia

"Kerja sama dan kontribusi dari dunia perguruan tinggi dalam menyiapkan kebutuhan talenta digital nasional sangat dibutuhkan," ucap Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate

Semangat Penyelenggara Negara Jadi Pilar Utama Ekonomi Kesejahteraan di Indonesia
Indonesia
Semangat Penyelenggara Negara Jadi Pilar Utama Ekonomi Kesejahteraan di Indonesia

Lima hal tersebut adalah bebas dari ketertindasan, bebas dari kebodohan, bebas dari kemiskinan, bebas dari ketimpangan dan bebas dari keterhinaan. Terkait konsep tersebut, Ichsanuddin menegaskan, bukan lagi sekadar mencapai negara kesejahteraan, tetapi lebih dari itu, yakni welfare and justice state.

Setelah Lebaran, Jokowi Temui Elon Musk di Markas SpaceX
Indonesia
Setelah Lebaran, Jokowi Temui Elon Musk di Markas SpaceX

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Kepala Negara dijadwalkan bertemu pendiri Tesla pada 14 Mei mendatang.