Ribuan Rumah Rusak Akibat Gempa di Selatan Malang Kepala BNPB Doni Monardo. (Foto: BNPB).

MerahPutih.com - Palang Merah Indonesia (PMI) mencatat ada 1.070 rumah mengalami kerusakan. Selain rumah, 70 Fasilitas Umum (Fasum) juga mengalami hal serupa akibat gempa di selatan Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4).

“Kami akan terus mengupdate data tersebut, hingga siang ini ada 1.070 rumah dan 70 fasum yang rusak,” ujar Sekretaris PMI Kabupaten Malang, Aprilianto, Minggu (11/4).

Baca Juga:

Gempa Malang, Gedung Sekolah di Trenggalek Alami Rusak Berat

Ia menambahkan, dari catatan tersebut, sebanyak 36 rumah rusak berat, 880 rusak sedang, dan 224 rusak ringan. Dan sementara, jumlah jiwa terdampak ada 5.350 jiwa di 22 Kecamatan di Kabupaten Malang.

“Untuk korban meninggal dunia ada 3 orang waktu kemarin, sedangkan luka berat ada 5 orang, dan luka ringan 6 orang, ini masih bisa bertambah lagi,” tandas April.

Korban yang meninggal dunia, lanjutnya, yakni Munadi (99) warga RT 12 RW 3 Dusun Sidodadi, Desa Wirotaman, dan Imam warga RT 32 01 Desa Sidorenggo, serta Misni (53) warga Dusun Krajan RT 01 RW 01 Desa Tamansari. Ketiganya Kecamatan Ampelgading.

Untuk 5 korban luka berat yakni Bambang Ponidi warga RT 14 RW 03, Subandi warga RT 15 RW 04 kedua warga Dusun Sukodadi Desa Wirotaman Kecamatan Ampelgading. Selain itu, Sarmila (19) warga RT 1 RW Desa Sidoluhur Kecamatan Lawang, dan Sulastri warga jalan Sunan Kalijaga RT 13 RW 03 Kasin Sepanjang Kecamatan Gondanglegi, serta Indahyani warga RT 18 RW 3 Dusun Sumberbendo, Desa Pringgodani, Kecamatan Bantur, ” tambahnya.

Dan untuk 6 korban luka ringan masih dilakukan pendataan secara detil. Selain rumah rusak, juga ada 70 Fasum terdiri dari kantor pemerintah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah dan sekolah yang mengalami kerusakan mulai ringan hingga sedang. Hingga kini pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Malang, TNI dan Polri.

Kerusakan gempa di Malang. (Foto: Antara)
Kerusakan gempa di Malang. (Foto: Antara)

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letnan Jenderal TNI Doni Monardo menyampaikan duka yang mendalam bagi warga yang terkena dampak Gempabumi Selatan Malang.

Disamping itu, BNPB akan memberikan dana stimulan bagi warga yang rumahnya rusak dengan kategori Rusak Ringan (RR) sebesar 10 juta, Rusak Sedang (RS) sebesar 25 juta, dan Rusak Berat (RB) sebesar 50 juta.

Untuk mempercepat proses perbaikan BNPB meminta kepada perangkat daerah setempat untuk melakukan pendataan dan melaporkan sesuai dengan data yang benar.

"Rumah warga yang Rusak Ringan dan Rusak Sedang bisa dilakukan perbaikan dengan cara pemerintah daerah memberikan usulan kepada BNPB dengan nama dan alamat yang akurat," kata Doni.

Sedangkan bagi warga yang mengalami rusak berat, akan dikoordinasikan dengan Kementrian PUPR untuk mempercepat proses perbaikan.

Doni berpesan untuk warga tetap tenang dan jangan panik. Program-program yang telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten kota atau provinsi yg dibantu BNPB, BMKG, Basarnas, TNI-POLRI dan Tim gabungan lainnya harus sering dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan. (Andika Eldon/Surabaya)

Baca Juga:

Gempa Bumi Malang, Ganjar Pastikan Tidak Ada Laporan Kerusakan di Jateng

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penyuap Juliari Ditagih Fee Bansos Sejak COVID-19 Baru Masuk Indonesia
Indonesia
Penyuap Juliari Ditagih Fee Bansos Sejak COVID-19 Baru Masuk Indonesia

Ardian mengaku tidak pernah menjanjikan sesuatu kepada Matheus Joko maupun Adi Wahyono

Deportasi 1.086 Warga Myanmar, Malaysia Dikecam Aktivis HAM Dalam Negeri
Dunia
Deportasi 1.086 Warga Myanmar, Malaysia Dikecam Aktivis HAM Dalam Negeri

Beberapa anggota parlemen dan sejumlah aktivis hak asasi manusia pada Rabu meminta Pemerintah Malaysia menjelaskan alasan memulangkan lebih dari 1.000 warga Myanmar.

Kasus COVID-19 di DKI Terus Meroket, Masyarakat Diminta Rayakan Tahun Baru di Rumah
Indonesia
KPU Batasi Tim Saat Debat Pilkada Medan
Indonesia
KPU Batasi Tim Saat Debat Pilkada Medan

KPU Medan rencananya akan menggelar debat kandidat pasangan peserta Pilkada Medan 2020 hingga tiga kali, yakni pada 7 November 2020, 21 November 2020 dan 5 Desember 2020.

Resmi Jadi Tersangka, Mulai Hari Ini JRX Tidur di Penjara
Indonesia
Resmi Jadi Tersangka, Mulai Hari Ini JRX Tidur di Penjara

Jerinx sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Namun, ia menegaskan ucapan maafnya itu sebagai bentuk rasa empati kepada IDI.

Pemprov DKI Tiadakan CFD dan Perlombaan 17-an di Ibu Kota
Indonesia
Pemprov DKI Tiadakan CFD dan Perlombaan 17-an di Ibu Kota

"Seluruh aktivitas sosial bersama yang menyebabkan kerumunan itu akan ditunda. Dan ini artinya, kegiatan Care Free Day kami putuskan untuk ditiadakan," paparnya.

Update Kasus Corona DKI Jumat (9/10): 84.364 Positif, 69.203 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Jumat (9/10): 84.364 Positif, 69.203 Orang Sembuh

Dengan positivity rate 10,9 persen, penambahan kasus positif per hari sebanyak 972 jiwa.

Sungai Bengawan Solo Meluap, 50 KK Kelurahan Sewu Mengungsi
Indonesia
Sungai Bengawan Solo Meluap, 50 KK Kelurahan Sewu Mengungsi

Lurah Sewu, Iwan Murtanto mengemukakan, Sungai Bengawan Solo mulai masuk ke kampung pada Senin pukul 01.00 WIB. Air masuk ke rumh warga dengan ketinggian mencapai 1,5 meter.

Sebelum Jadi Tersangka, Walkot Tanjungbalai Diduga Sempat Dekati Pimpinan KPK
Indonesia
Sebelum Jadi Tersangka, Walkot Tanjungbalai Diduga Sempat Dekati Pimpinan KPK

Diketahui, Syahrial dan penyidik KPK Steppanus Robin Pattuju telah ditetapkan sebagai tersangka suap penanganan perkara dugaan korupsi di Pemkot Tanjungbalai.

Kemenperin Terus Gaet Pengusaha Asing Buat Relokasi Pabrik
Indonesia
Kemenperin Terus Gaet Pengusaha Asing Buat Relokasi Pabrik

Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) mencatat, sampai Juni tahun 2020, sebanyak 50 investor atau perusahaan sudah masuk ke kawasan industri yang ada di Tanah Air.