Ribuan Prajurit TNI AL Tiba-tiba Latihan Perang, Ada Apa? Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Komando Armada I (Koarmada I) sebagai Komando Utama dan Operasi melaksakan Pembukaan Latihan Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) Tingkat III di Mako Koarmada I, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono. Glagaspur tingkat III ini merupakan latihan yang dilaksanakan secara rutin, bertingkat, dan berkelanjutan. Glagaspur tingkat I dan II sudah selesai dilaksanakan.

Baca Juga

Pengamat Duga Pertemuan Airlangga-Prabowo untuk Amankan Kursi Masing-Masing

Acara pembukaan tersebut juga dilakukan secara virtual dengan Korps Marinir dan Korps Penerbangan Angkatan Laut (AL). Pembukaan secara virtual ini dilakukan untuk mengecek secara langsung kesiapan masing-masing satuan untuk memulai Glagaspur tingkat III.

Mako Koarmada I, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono. Foto: MP/Kanu

Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono dalam acara pembukaan tersebut menyampaikan, bahwa hari ini Koarmada I melakukan briefing untuk mempersiapkan diri dalam Glagaspur tingkat III. Menurutnya, pandemi COVID-19 tidak menjadi halangan bagi Koarmada I untuk meningkatkan kemampuan pasukannya.

"Pandemi COVID-19 ini tentu bukan suatu halangan untuk kami. Sebagai prajurit TNI, kami harus siap dalam menghadapi segala situasi. Di samping peran serta kami dalam melaksanakan tugas pencegahan COVID-19, kami juga harus mempertahankan kemampuan operasional kami," ujar Ahmadi kepada wartawan, Selasa (7/6).

Ia mengatakan, Glagaspur ini untuk meningkatkan kemampuan operasional dan membina kemampuan tempur TNI AL. Glagaspur tingkat III ini merupakan rangkaian dari Glagaspur tingkat I dan II yang telah dilaksanakan.

"Sekarang kami melaksanakan Glagaspur tingkat III. Dalam geladi tugas tempur ini, kami akan melibatkan seluruh komponen Satuan Setingkat Peleton (SST) yang kami miliki," kata Ahmadi.

Baca Juga

Bertemu di Kertanegara, Prabowo-Airlangga Dinilai Tengah Amankan Diri

Menurut Ahmadi, meski latihan ini dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19, namun TNI AL dalam hal ini Koarmada I, Kolinlamil, Kormar, dan Puspenerbal tetap bertanggungjawab untuk melaksanakan pembinaan dan membangun kekuatan dengan melaksanakan latihan ini.

Pihak TNI AL juga menjamin keamanan latihan dengan mengedepankan protokol kesehatan. Jaminan yang dilakukan adalah melakukan rapid test kepada seluruh personel yang terlibat dalam latihan ini dan mensterilkan peralatan yang akan digunakan.

"Kita sudah mengadakan 1.500 alat rapid test untuk memastikan semua personel yang mengikuti latihan ini bebas dari COVID-19. Karena, dalam beberapa situasi, kami akan menggunakan kapal secara bersama-sama dan juga melakukan pendaratan bersama. Jadi, untuk menghindari terjadinya penularan, kami lakukan rapid test terlebih dahulu," jelasnya.

Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono
Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono. Foto: MP/Kanu

Sistem senjata armada terpadu TNI AL, terdiri dari kapal, Marinir, pesawat udara, dan pangkalan. Untuk itu, Koarmada I akan melakukan uji coba keseluruhan sistem senjata armada terpadu dalam latihan Glagaspur tingkat III ini.

"Makanya kita uji pangkalan di Jakarta, menyiapkan kapal, dan lainnya. Dari Korps Penerbangan AL akan menyiapkan 10 pesawat, kemudian Marinir akan menyiapkan sekitar 15 kendaraan tempur, dan dari kami akan ada sekitar 24 kapal," ungkap Ahmadi.

Latihan yang dilaksanakan adalah pertempuran laut dengan beberapa doktrin peperangan seperti peperangan anti udara, peperangan anti kapal selam, peperangan kapal permukaan, operasi pasukan khusus, dan pendaratan amfibi.

Baca Juga

Prabowo-Airlangga Bertemu di Tengah Para Menteri Jokowi Dapat Respons Negatif

Manuver akan dilaksanakan di Laut Jawa-Selat Karimata Laut Natuna dan pendaratan amfibi di daerah latihan TNI AL, di Pulau Dabo Singkep.

"Kami berharap, agar latihan bersama di tengah situasi pandemi COVID-19, dalam rangka pembinaan personel ini dapat berjalan dengan aman dan lancar, sehingga peningkatan profesionalisme tetap dipertahankan," tutup Ahmadi. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH