Ribuan Penonton MotoGP Mulai Tinggalkan Lombok Para penonton gelaran Motogp mulai berdatangan ke Bandara Internasional Lombok untuk kembali ke daerahnya masingmasing, Senin. (Antara/Akhyar)

MerahPutih.com - Pertamina Grand Prix of Indonesia, di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat telah selesai digelar dengan sukses, selama Jumat (18/3) hingga Minggu (20/3) kemarin.

Ribuan penonton ajang MotoGP Mandalika mulai pulang kampung setelah selesai menonton balap motor kelas dunia tersebut.

Sejumlah penonton ajang MotoGP Mandalika mulai terlihat berdatangan di area terminal keberangkatan. Setelah itu, mereka masuk untuk melakukan boarding pass dan langsung naik menuju ruang tunggu bandara.

Baca Juga:

Bumbu Rendang, Nasi Goreng, Hingga Kopi Jadi Cenderamata Pembalap MotoGP

Beberapa penonton MotoGP harus menginap di area bandara, karena tempat penginapan telah penuh.

"Saya tidur di bandara dari tadi malam, tidak ada penginapan yang kosong," kata Ali warga asal Makassar di Praya, Senin (21/3), dikutip Antara.

Ia dan dua temannya datang ke Lombok untuk menonton ajang MotoGP Indonesia pada Minggu pagi. Selanjutnya, tiket penerbangan yang ia dapatkan untuk penerbangan hari Selasa (22/3), sehingga akan menginap lagi di bandara.

"Nginap di bandara lagi mas, biar aman," katanya.

Sementara itu, Budikarya penonton asal Surabaya mengatakan, dirinya dan keluarganya datang ke Lombok untuk menonton MotoGP, sehingga pada hari ini kembali ke kampung halamannya.

Selama ajang MotoGP dirinya menginap di homestay dengan harga sewa Rp 500 ribu satu malam.

"Saya pulang ke Bandung, sudah menonton MotoGP kemarin," katanya.

Baca Juga:

Gaung MotoGP Mandalika Diharapkan Jadi Berita Positif Indonesia di Mata Dunia

Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok Arif Haryanto mengatakan bahwa hari ini merupakan arus puncak kepulangan para penonton MotoGP Indonesia dan diperkirakan pergerakan penumpang bisa mencapai 11 ribu per hari.

"Pada saat ajang MotoGP pergerakan penumpang yang datang maupun berangkat mencapai 14 ribu dengan jumlah penerbangan mencapai 136 penerbangan per hari," kata Arif di Praya, Senin (21/3).

Ia mengatakan, meskipun terjadi peningkatan penggerak penumpang, fasilitas dan ruang tunggu yang telah disiapkan telah memadai atau bisa menampung penumpang hingga 20 ribu per hari. Selain itu, jadwal penerbangan telah dipersiapkan dengan baik, sehingga kondisi penumpang di ruang tunggu mengalir lancar.

"Tidak ada penumpang penumpang, karena ruang tunggu yang disiapkan telah memadai," katanya. (*)

Baca Juga:

Meriahkan MotoGP di Indonesia, Federal Oil Berangkatkan 100 Orang ke Mandalika

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komisi I Targetkan Pembahasan RUU PDP Rampung Awal Juli
Indonesia
Komisi I Targetkan Pembahasan RUU PDP Rampung Awal Juli

Ketua Panitia Kerja RUU PDP, Abdul Kharis Almasyhari menargetkan pembahasan RUU PDP rampung pada Masa Persidangan V DPR Tahun Sidang 2021-2022 yang akan berakhir pada 7 Juli 2022.

Pemprov DKI Minta Pemudik Tak Manipulasi Vaksin Booster
Indonesia
Pemprov DKI Minta Pemudik Tak Manipulasi Vaksin Booster

Riza Patria mengimbau pemudik untuk tidak merekayasa dokumen vaksin booster demi bisa mudik ke kampung halaman.

Jokowi Ingatkan Masyarakat Gunakan BLT BBM dengan Bijak
Indonesia
Jokowi Ingatkan Masyarakat Gunakan BLT BBM dengan Bijak

Jokowi mengingatkan masyarakat penerima manfaat untuk menggunakan bantuan yang diberikan oleh pemerintah dengan bijak.

Empat Orang Pelaku Pengeroyokan Ade Armando Masih Buron
Indonesia
Empat Orang Pelaku Pengeroyokan Ade Armando Masih Buron

olda Metro Jaya mengungkap pelaku pemukulan terhadap dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando dalam demo Senin 11 April di DPR RI. "Ada enam orang kami identifikasi sebagai pelaku pemukulan dan pengeroyokan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (12/4)

PPKM Level 3 Sepanjang Libur Nataru, Seluruh Daerah Dilarang Gelar Pesta Kembang Api
Indonesia
PPKM Level 3 Sepanjang Libur Nataru, Seluruh Daerah Dilarang Gelar Pesta Kembang Api

Pemerintah mewanti-wanti lonjakan kasus COVID-19 setelah libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Kasus Wadas dan Kendeng bakal Gerus Elektabilitas Ganjar
Indonesia
Kasus Wadas dan Kendeng bakal Gerus Elektabilitas Ganjar

"Remuk babak belur Ganjar secara politik. Dan bisa saja akan menggerus elektabilitasnya. Itu biasa dalam kehidupan politik. Satu kasus akan meruntuhkan banyak kebaikan yang pernah dilakukan," kata Ujang kepada wartawan, Selasa (15/2).

Pemudik Lewat Bekasi Bakal Divaksin Booster di Pos Pengamanan
Indonesia
Pemudik Lewat Bekasi Bakal Divaksin Booster di Pos Pengamanan

Persiapan pengamanan mudik Lebaran 2022 sudah dilakukan oleh kepolisian di tingkat wilayah yang bakal dilalui pengendara.

Baru 60 Persen Daerah di Jawa Barat Bebas Buang Air Besar Sembarangan
Indonesia
Baru 60 Persen Daerah di Jawa Barat Bebas Buang Air Besar Sembarangan

Kepala daerah harus bisa membangun kota/kabupaten yang layak (bersih, aman, nyaman, sehat).

Ketua Komisi II DPR Sebut Pemilu 2024 Terlalu Berat
Indonesia
Ketua Komisi II DPR Sebut Pemilu 2024 Terlalu Berat

“Saya tidak memahami betul pada saat pendahulu kita menyusun peraturan perundangan itu, kemudian menempatkan semua pelaksanaan pemilu yang tiga jenis pemilihan di tahun yang sama, tahun 2024. Menurut kami, itu sebenarnya bebannya terlalu berat,” kata Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung di Jakarta, Jumat (11/2).

Syarat Perjalanan Anyar Keluar, Pengelola Bandara Siapkan Sentral Vaksinasi Booster
Indonesia
Syarat Perjalanan Anyar Keluar, Pengelola Bandara Siapkan Sentral Vaksinasi Booster

AP II sebagai pengelola 20 bandara telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memberlakukan regulasi terbaru bagi penumpang pesawat rute domestik dan rute internasional.