Ribuan Pengendara Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya, Didominasi Motor Lawan Arus Ilustrasi. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Merahputih.com - Hasil Operasi Patuh Jaya 2020 pada hari pertama berhasil menindak ribuan pengendara yang membandel. Total, 1.763 pengendara ditilang polisi.

"Sementara ada 2.699 pengendara yang mendapat teguran," jelas Kepala Sub Direkotrat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Kasubdit Bin Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar kepada wartawan, Kamis (23/7).

Baca Juga

1.807 Polantas Dikerahkan di 56 Titik di Jakarta, Incar Pengendara Bandel

Pelanggaran didominasi oleh pengemudi sepeda motor dan paling tertinggi adalah melawan arus dengan jumlah 537 pelanggaran.

Polda Metro Jaya mencatat angka pelanggaran lalu lintas yang terjadi selama pandemi corona mengalami peningkatan. Selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berlaku di DKI Jakarta, tercatat ada 484.302 pelanggaran lalu lintas.

Tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas ini merupakan hasil pantauan dari layar monitor di sejumlah ruas jalan di Ibu Kota.

"Jumlah kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas pada awal tahun 2020 sampai dengan Juni sudah tercatat 4.708 kecelakaan dan 484.302 pelanggaran," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana.

Meski saat ini Indonesia khususnya Jakarta masih dilanda wabah COVID-19, tetap tidak menurunkan angka pelanggaran lalu lintas. Apalagi di masa PSBB transisi pelanggaran yang kini terjadi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya mengalami peningkatan.

Satlantas Polrestro Jakarta Timur menindak pelanggar aturan lalulintas karena masuk jalur TransJakarta dalam Operasi Patuh Jaya 2020 di Jalan Mayjen Sutoyo, Kamis (23/7). (ANTARA/Andi Firdaus)

Akibat meningkatnya pelanggaran lalu lintas telah menyebabkan terjadinya kemacetan di sejumlah ruas jalan, karena pengguna kendaraan bermotor tidak mematuhi tata tertib berlalu lintas.

Ia berujar, kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia.

WHO merilis kematian kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab kematian 10 tertinggi di dunia selain penyakit jantung, stroke, dan lain-lain.

Berpedoman tingginya pelanggaran lalu lintas masa pemberlakuan PSBB, karena pihak kepolisian tidak melakukan penindakan maka Polri menggelar Operasi Patuh Jaya 2020 secara serentak. Operasi ini dimulai Kamis, 23 Juli 2020, hingga 5 Agustus 2020.

Tercatat 1.807 personel gabungan TNI-Polri dan Pemprov DKI Jakarta dikerahkan Polda Metro Jaya dalam operasi tersebut. Tujuan utama pihak kepolisian dalam operasi ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat.

Salah satunya mematuhi protokol kesehatan, sehingga mencegah risiko penularan COVID-19 dan meningkatkan kesadaran dalam tertib berlalu lintas.

Baca Juga

86 Kawal Operasi Patuh Jaya di Jakarta Selatan

Melalui operasi ini akan tercipta keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas dengan berbagai program kegiatan melalui kegiatan preemtif 40 persen, preventif 40, represif 20 persen.

Mantan Kapolda NTB itu mengatakan ada lima jenis pelanggaran yang jadi prioritas sasaran operasi. Para pelanggar akan dikenakan sanksi tilang seperti, melawan arus, pengemudi dan penumpang motor tak menggunakan helm SNI, melanggar marka stop line, melintas di bahu jalan tol, serta menggunakan rotator atau sirene tidak sesuai ketentuan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Ketua DPR Minta Watimpres Berikan Masukan yang Bermutu Kepada Jokowi
Indonesia
Ketua DPR Minta Watimpres Berikan Masukan yang Bermutu Kepada Jokowi

Puan pun berharap Wantimpres yang ditunjuk bisa memberikan pertimbangan yang strategis dan konkret kepada Jokowi. Khususnya, kata dia, dalam tujuan membangun bangsa dan negara.

Anies-Rizieq Shihab Cuma Minum Teh, Tak Bahas Politik
Indonesia
Anies-Rizieq Shihab Cuma Minum Teh, Tak Bahas Politik

Tengku mengaku dalam pertemuan tersebut mereka hanya melepas rindu sambil minum teh dan tidak ada pembicaraan yang mengarah ke unsur politik.

Catat! Tanggal Pengoperasian Tol Layang Jakarta-Cikampek
Indonesia
Catat! Tanggal Pengoperasian Tol Layang Jakarta-Cikampek

Saat ini penyelesaian tol elevated terus dilakukan sehingga diharapkan tepat pada waktunya bisa digunakan untuk liburan Natal dan Tahun Baru.

Secapa TNI AD Jadi Klaster Corona, MPR: Protokol Kesehatan Harus Diperketat
Indonesia
Secapa TNI AD Jadi Klaster Corona, MPR: Protokol Kesehatan Harus Diperketat

"Protokol kesehatan harus dibuat lebih detail, jelas dan konkret dan harus diberlakukan jauh lebih ketat dan disiplin,” ujar Melki Laka Lena

Gerinda Minta KPK Transparan Usut Kasus Menteri Edhy
Indonesia
Gerinda Minta KPK Transparan Usut Kasus Menteri Edhy

Mujani menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat kelautan dan perikanan.

Gerindra Secara Terang-terangan Minta PDIP Dukung Riza Patria Jadi Wagub DKI
Indonesia
Gerindra Secara Terang-terangan Minta PDIP Dukung Riza Patria Jadi Wagub DKI

Gerindra memandang partai penguasa dengan 25 kursi di DPRD DKI Jakarta itu menjadi penentu kemenangan Wagub DKI.

Update Kasus Corona DKI Selasa (27/10): 102.678 Positif, 89.060 Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Selasa (27/10): 102.678 Positif, 89.060 Sembuh

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 312 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 11.423 (orang yang masih dirawat / isolasi)," kata Dwi

Warga Bengkulu Panik dan Keluar Rumah Setelah Diguncang Gempa M 5,7
Indonesia
Warga Bengkulu Panik dan Keluar Rumah Setelah Diguncang Gempa M 5,7

"Iya gempa barusan cukup terasa, dinding rumah sempat bergetar," ujar warga Kelurahan Kandang Limun, Kota Bengkulu, Luzi Aprida

Pengacara Terdakwa Kasus Jiwasraya Sebut Dakwaan Jaksa Cacat
Indonesia
Pengacara Terdakwa Kasus Jiwasraya Sebut Dakwaan Jaksa Cacat

Perbuatan yang dituduhkan tim jaksa merupakan domain atau ranah pasar modal bukan tindak pidana korupsi.

Pimpinan KPK Bergiliran Kerja di Kantor
Indonesia
Pimpinan KPK Bergiliran Kerja di Kantor

Nawawi memastikan pihaknya secara berkala melakukan evaluasi terhadap sistem kerja di KPK