Ribuan Kendaraan Diputar Balik di Kawasan Puncak, ini Penyebabnya Ilustrasi penutupan jalur puncak (Foto: KabarOto)

MerahPutih.com - Ribuan kendaraan diputar balik selama malam Tahun Baru 2021 di Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Agus Ridho menyebut, jumlah itu merupakan hasil pemeriksaan terhadap wisatawan yang tidak dapat menunjukkan surat rapid test antigen nonreaktif.

Baca Juga

Ingin Nikmati Libur Nataru di Puncak? Pahami Aturan Ini

"Pada saat malam tahun baru memang cukup banyak sekali (wisatawan) yang diputar balik oleh tim Satgas COVID-19 (TNI/Polri dan Satpol PP), kurang lebih ada 1.331 di Pos Gadog ini," kata Agus kepada wartawan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/1).

Sementara untuk di Rindu Alam dekat Cianjur, terdapat 588 kendaraan yang diputar balik dari arah Cianjur dan Bandung.

Kebanyakan pengendara tersebut lagi-lagi tidak dapat menunjukkan surat tes cepat antigen dengan hasil nonreaktif ketika diminta petugas Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor.

Agus meminta bagi masyarakat yang hendak berlibur ke Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat harus menaati pembatasan kapasitas pengunjung.

Tepat pukul 18.00 WIB Kamis (31/12) anggota Polres Cianjur, Jawa Barat, menutup jalur menuju Puncak-Cipanas, mulai dari bundaran Tugu Lampu Gentur-By Pass, Cianjur, sebagai upaya memutus antrian kendaraan menjelang malam pergantian tahun. ANTARA/Ahmad Fikri
Tepat pukul 18.00 WIB Kamis (31/12) anggota Polres Cianjur, Jawa Barat, menutup jalur menuju Puncak-Cipanas, mulai dari bundaran Tugu Lampu Gentur-By Pass, Cianjur, sebagai upaya memutus antrian kendaraan menjelang malam pergantian tahun. ANTARA/Ahmad Fikri

Sebab, sampai saat ini kawasan berhawa dingin yang terdiri dari tiga kecamatan yakni, Ciawi, Cisarua dan Megamendung masih masuk zona merah atau risiko tinggi penularan COVID-19.

Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor telah melaksanakan rapid test antigen terhadap sekitar 1.200 orang yang hendak masuk ke kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Rapid test antigen tersebut dilaksanakan sepanjang libur natal dan tahun baru.

“Kurang lebih ada 17 warga wisatawan yang masuk ke wilayah Puncak yang positif atau reaktif,” kata dia.

Agus merincikan, dari 17 orang yang reaktif, tercatat paling banyak merupakan warga Jakarta. Sementara, sisanya warga Cianjur, Tangerang, bahkan ada warga negara asing (WNA) yang berasal dari Yaman sebanyak dua orang.

“Memang dari hasil pengetesan ada 17 itu, ada warga asing dari Yaman dua orang. Kebetulan mereka tinggal di Jakarta mau ke Puncak dan reaktif. Selebihnya dai ada Cianjur, Tangerang, dan paling banyak dari Jakarta,” jelasnya.

Terkait rapid test antigen, Agus menjelaskan, Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor memang menyiapkan 200 sampel setiap harinya. Sampel rapid test tersebut disediakan secara terbatas, dan bisa digunakan untuk warga yang tidak memiliki surat hasil rapid test antigen.

Karena jumlah sampel yang disediakan terbatas, jika ada warga yang tidak mendapat giliran rapid test antigen di Posko, maka mereka dipersilahkan untuk mencari rumah sakit terdekat untuk melaksanakan rapid test.

Jika tidak, kata Agus, para wisatawan diminta untuk putar balik ke daerah masing-masing.

Dari data yang didapatkannya dari pihak kepolisian, pada malam tahun baru yakni 31 Desember 2020, ada sekitar 1.380 kendaraan dari arah Jakarta diminta kembali ke daerah asalnya. (Knu)

Baca Juga

Bupati Bogor Optimistis Jalur Puncak Dua Mulai Digarap Tahun Depan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sebagian Wilayah DKI Diprediksi Bakal Hujan Kilat Siang dan Malam
Indonesia
Sebagian Wilayah DKI Diprediksi Bakal Hujan Kilat Siang dan Malam

Pada pagi hari Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur akan cerah berawan

'Orang Dalam' Presiden Jadi Timsel KPU-Bawaslu, Pengamat: Langgar UU
Indonesia
'Orang Dalam' Presiden Jadi Timsel KPU-Bawaslu, Pengamat: Langgar UU

Pertanyaan ini logis karena memang setidaknya ada empat nama di dalam Timsel yang jabatannya berada di bawah struktur presiden.

Bukan Cuma Irjen Napoleon, Ada Empat Tersangka Lain Penganiayaan M Kece
Indonesia
Bukan Cuma Irjen Napoleon, Ada Empat Tersangka Lain Penganiayaan M Kece

Divisi Propam Polri juga memproses para penjaga rumah tahanan

KPK Amankan Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Amankan Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Nurdin Abdullah

KPK mengamankan uang senilai total Rp3,5 miliar dari penggeledahan empat lokasi di Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin (1/3) dan Selasa (2/3).

Corona Mengganas, DPR Pesimistis Target Pertumbuhan Ekonomi Tercapai
Indonesia
Corona Mengganas, DPR Pesimistis Target Pertumbuhan Ekonomi Tercapai

Komisi XI DPR RI mengaku pesimistis dengan target pertumbuhan ekonomi yang dipatok pemerintah sebesar 8 persen pada kwartal II tahun ini. Pasalnya, saat ini kasus COVID-19 terus mengalami kenaikan.

Ada Partai Inginkan Amandemen UUD Biar Presiden Dipilih Lagi MPR
Indonesia
Ada Partai Inginkan Amandemen UUD Biar Presiden Dipilih Lagi MPR

Badan Pengkajian MPR RI membuat Frasa Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) dan konsekuensinya dari rencana adanya PPHN itu menjadi masalah, mengingat untuk melahirkannya diperlukan produk hukum.

Ini Komentar Gerindra Soal Pemerintah Gratiskan Vaksin COVID-19
Indonesia
Ini Komentar Gerindra Soal Pemerintah Gratiskan Vaksin COVID-19

Gerindra menyambut baik rencana pemerintah menggratiskan vaksin COVID-19 kepada seluruh rakyat.

Menkeu: Potensi Pembalikan Arah Ekonomi di Triwulan IV-2021
Indonesia
Menkeu: Potensi Pembalikan Arah Ekonomi di Triwulan IV-2021

Permintaan domestik memang sempat tertahan pada triwulan III-2021 akibat penerapan restriksi mobilitas di Juli-Agustus.

Surabaya Lakukan Lockdown RT Jika Ada 5 Warga Positif COVID-19
Indonesia
Surabaya Lakukan Lockdown RT Jika Ada 5 Warga Positif COVID-19

Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Kota Surabaya, Jawa Timur, mengonfirmasi klaster keluarga kembali mendominasi pasien COVID-19 yang dirawat dan menjalani isolasi di rumah sakit itu.

Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Tembus 100.062 Orang
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Tembus 100.062 Orang

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 5.478 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 100.062 (orang yang masih dirawat/isolasi).