Ribuan Jurnalis Lolos Seleksi FJPP, Pendaftaran Masih Dibuka Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/Shutterbug75)

MerahPutih.com - Sebanyak 3.517 wartawan dari seluruh Indonesia lolos seleksi Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku (FJPP) yang diselenggarakan Dewan Pers dan Satuan Tugas Penanganan COVID-19.

Para peserta akan mendapatkan pembekalan melalui lima kelas virtual pada hari ini.

Anggota Dewan Pers Agus Sudibyo mengatakan, jumlah pendaftar yang mencapai 4.963 orang sejak registrasi dibuka pada 3 Oktober 2020.

Baca Juga:

Wartawan Hati-Hati Dikadali, Pelajari Trik-Trik Ngeles Narasumber Ini

“Sampai pendaftaran gelombang pertama ditutup 11 Oktober, peminat masih bertambah. Kami memutuskan untuk membuka pendaftaran gelombang kedua, dibuka mulai hari ini dan ditutup pada Minggu 18 Oktober 2020,“ tutur Agus melalui keterangan yang kepada wartawan, Rabu (14/10).

Tim Kerja FJPP yang terdiri dari perwakilan asosiasi perusahaan media dan asosiasi jurnalis konstituen Dewan Pers secara maraton melakukan verifikasi dan seleksi untuk kemudian ditentukan 3.517 peserta yang lolos.

“Seleksi meliputi administrasi sesuai persyaratan kuota provinsi, media, jenis platform, ” tutur Agus.

FJPP merupakan program dengan tiga kegiatan utama. Pertama, menggalakkan pemberitaan pers berperspektif perubahan perilaku guna pencegahan penularan COVID-19.

Kedua, memperkaya konten berita media yang menekankan pentingnya kedisiplinan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan.

Ketiga, melibatkan wartawan sebagai agen perubahan perilaku melalui peningkatan peran pers sebagai institusi dengan fungsi edukasi publik dalam menghadapi bencana nasional.

Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/Alexas_Fotos)
Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/Alexas_Fotos)

FJPP terbuka bagi jurnalis di seluruh Indonesia yang berminat untuk berkontribusi dalam mengakhiri pandemi COVID-19.

Program ini terutama untuk jurnalis yang sedang mengalami kesulitan karena medianya terdampak secara ekonomi akibat pandemi.

Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan COVID-19 Hery Trianto menambahkan masih terbuka kesempatan bagi jurnalis di 24 provinsi, termasuk DKI Jakarta, untuk mengikuti program ini karena memiliki jumlah pendaftar di bawah kuota yang ditentukan tim kerja.

Baca Juga:

Sering Alami Kekerasan Saat Liput Demo, Polisi Siapkan Rompi Khusus Wartawan

Para jurnalis bisa mendaftar secara daring melalui portal www.ubahlaku.id yang kembali dibuka sejak pagi ini.

“Mekanismenya simpel. Apabila persyaratan lengkap, hanya perlu waktu sekitar 5 menit untuk register,” ujarnya.

Saat ini, masih tersedia 2.283 kuota peserta program untuk semua platform media, yakni cetak, online, televisi, dan radio. Jumlah kuota program ini mencapai 5.800 orang.

“Dari pengalaman gelombang pertama, jurnalis radio paling sedikit yang mendaftar, jadi kesempatan mereka masih terbuka lebar. Namun, untuk platform lain juga masih terbuka kesempatan,” tambah Agus. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Ngaku Tangkap Wartawan karena Tak Pakai ID, LBH Pers: Alasan Usang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Amien Rais Dirikan Partai Ummat, Ketua DPD PAN Solo tak Halangi Kader yang Mau Gabung
Indonesia
Amien Rais Dirikan Partai Ummat, Ketua DPD PAN Solo tak Halangi Kader yang Mau Gabung

Tokoh politik senior, Amien Rais telah resmi mengumumkan Partai Ummat sebagai kendaraan politik di Pemilu 2024, Kamis (1/10).

Jelang Imlek, Umat Tri Dharma Bersihkan Klenteng Tien Kok Sie Pasar Gede Solo
Indonesia
Jelang Imlek, Umat Tri Dharma Bersihkan Klenteng Tien Kok Sie Pasar Gede Solo

"Satu persatu patung para suci (timsin) oleh masyarakat Tionghoa kami bersihkan satu persatu," ujar Sumantri

Alasan Pemprov DKI Tidak Bubarkan Massa di Hajatan Rizieq Shihab
Indonesia
Alasan Pemprov DKI Tidak Bubarkan Massa di Hajatan Rizieq Shihab

Pemda DKI mengklaim sudah melakukan peringatan dan sosialisasi terhadap kegiatan itu untuk menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Stafsus Jokowi Minta Masyarakat Bijak Sampaikan Informasi Terkait Sriwijaya Air
Indonesia
Stafsus Jokowi Minta Masyarakat Bijak Sampaikan Informasi Terkait Sriwijaya Air

Saat ini tim gabungan terus mencari bukti-bukti lain

Serapan Anggaran Kesehatan Terus Meningkat
Indonesia
Serapan Anggaran Kesehatan Terus Meningkat

Data sementa, realisasi penyerapan anggaran yang paling besar adalah untuk gugus tugas COVID-19 yaitu Rp2,9 triliun, sedangkan insentif perpajakan bidang kesehatan masih sekitar Rp1,4 triliun.

Tim SAR Kerja 24 Jam demi Temukan Badan Pesawat dan Korban Sriwijaya Air
Indonesia
Tim SAR Kerja 24 Jam demi Temukan Badan Pesawat dan Korban Sriwijaya Air

Basarnas memastikan tetap beroperasi 24 jam meski tim penyelam pada umumnya sudah kehilangan visibilitas ketika menyelam di atas pukul 17.00 WIB.

Kejagung Tegaskan Penahanan Djoko Tjandra Sesuai Putusan MA
Indonesia
Kejagung Tegaskan Penahanan Djoko Tjandra Sesuai Putusan MA

Djoko Tjandra saat ini mendekam di rumah tahanan (Rutan) Salemba cabang Bareskrim Mabes Polri sejak Jumat (31/7).

Pemerintah Diminta Bersiap Hadapi Skenario Terburuk Tsunami COVID-19
Indonesia
Pemerintah Diminta Bersiap Hadapi Skenario Terburuk Tsunami COVID-19

Pemerintah diminta menyiapkan skenario terburuk untuk mengantisipasi lonjakan penularan COVID-19 di tanah air.

Larangan Mudik Lebaran, Polda Jateng Antisipasi 14 titik Perbatasan
Indonesia
Larangan Mudik Lebaran, Polda Jateng Antisipasi 14 titik Perbatasan

Ia tidak ingin muncul klaster baru di Jawa Tengah akibat mudik

MUI Beberkan Alasan Bolehkan Vaksin AstraZeneca, meski Mengandung Babi
Indonesia
MUI Beberkan Alasan Bolehkan Vaksin AstraZeneca, meski Mengandung Babi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengakui vaksin AstraZeneca mengandung unsur haram dalam pembuatannya.