Ribuan Aparat Diterjunkan Amankan Peringatan Hari HAM di Monas Apel Aparat Keamanan. (Foto: Kanugrahan).

MerahPutih.com - Ribuan personel gabungan TNI-Polri diturunkan menjaga peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suwatno menuturkan, ada 1.600 aparat gabungan yang disiagakan.

"Personel pengamanan ditempatkan di beberapa tempat seputaran aksi. Kami tetap siaga potensi ada yang menyusup dari Anarcho hingga berpotensi melakukan kericuhan," kata Suwatno di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (10/12).

Baca Juga:

Jokowi Klaim Tidak Berhenti Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Suwatno menuturkan, Polisi meminta massa menaati protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan pola hidup bersih.

"Kalau tak taat kami lakukan teguran," ungkap Suwatno.

Ketua GEBRAK Nining Elitos mengatakan, aksi di saat peringatan Hari HAM, sehubungan dengan semakin maraknya pelanggaran terhadap hak-hak dasar rakyat. Bahka pembungkaman terhadap suara suara rakyat semakin masif.

Pos Pengamanan Polisi di Monas. (Foto: Kanugrahan).
Pos Pengamanan Polisi di Monas. (Foto: Kanugrahan).

Hari Hak Asasi Manusia sedunia tahun ini mengambil tema “Recover Better - Stand Up for Human Rights". Hari internasional yang jatuh setiap 10 Desember tersebut menjadi pengingat atas hak setiap orang sebagai manusia.

Hak ini tidak bisa dilepas hanya karena perbedaan ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, bahasa, politik, kebangsaan, dan status lainnya. Mejalis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengadopsi Deklarasi Hak Asasi Manusia di tahun 1948.

Sementara itu, tema Hari HAM tahun 2020 diambil dengan melihat kondisi pandemi COVID-19. Fokusnya, memastikan HAM terpenuhi selama pandemi sebagai bagian dari upaya pemulihan. (Knu)

Baca Juga:

Penegakkan Kasus Dugaan Pelanggaran HAM di Era Jokowi Dinilai Stagnan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dewas KPK Akan Periksa Firli Bahuri di Sidang Dugaan Pelanggaran Etik
Indonesia
Dewas KPK Akan Periksa Firli Bahuri di Sidang Dugaan Pelanggaran Etik

Dewas KPK kembali menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Ketua KPK Firli Bahuri hari ini.

KPU Solo Belum Terima Bukti Tidak Ada Sengketa dari MK
Indonesia
KPU Solo Belum Terima Bukti Tidak Ada Sengketa dari MK

Mahkamah Konstitusi (MK) justru belum menerbitkan surat Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK) atau bukti formal tidak ada sengketa hasil Pilwakot Solo 2020.

Pembubaran FPI Langgar Hak Berserikat dan Gerus Kebebasan Sipil
Indonesia
Pembubaran FPI Langgar Hak Berserikat dan Gerus Kebebasan Sipil

"Sehingga semakin menggerus kebebasan sipil di Indonesia," kata Usman

Setahun Jokowi-Ma'ruf, Pengamat Minta Para Jubir 'Direm' Bicaranya
Indonesia
Setahun Jokowi-Ma'ruf, Pengamat Minta Para Jubir 'Direm' Bicaranya

Jokowi juga kurang maksimal dalam membangun manajemen komunikasi

Pemerintah Belanda Ogah Bantu Pembobol BNI Maria Lumowa
Indonesia
Pemerintah Belanda Ogah Bantu Pembobol BNI Maria Lumowa

Saat ini, Maria masih mempertimbangkan nama-nama pengacara tersebut.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko Tolak Beri Keterangan ke Penyidik KPK
Indonesia
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko Tolak Beri Keterangan ke Penyidik KPK

Dewanti yang merupakan istri dari mantan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko ini menolak memberikan keterangan kepada tim penyidik yang memeriksanya di Balai Kota Batu.

Peran Besar Pahlawan Nasional RS Soekanto Bagi Polri
Indonesia
Peran Besar Pahlawan Nasional RS Soekanto Bagi Polri

Korps Bhayangkara merasa bangga akan dianugerahkannya gelar pahlawan nasional kepada Jenderal Pol RS Soekanto Tjokrodiatmodjo tersebut.

KH Hilmi Aminuddin Meninggal, PKS Kehilangan Guru
Indonesia
KH Hilmi Aminuddin Meninggal, PKS Kehilangan Guru

KH Hilimi Aminuddin lahir pada 27 Desember 1947

Tarif Pemeriksaan GeNose C19 Naik Jadi Rp30 ribu
Indonesia
Tarif Pemeriksaan GeNose C19 Naik Jadi Rp30 ribu

Mulai 20 Maret 2021 pula KAI menambah 9 stasiun yang menyediakan layanan pemeriksaan GeNose

DPR Dorong GeNose Bisa Dipakai di Puskesmas dan Rumah Sakit
Indonesia
DPR Dorong GeNose Bisa Dipakai di Puskesmas dan Rumah Sakit

Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendorong agar GeNose C19 sebagai alat kesehatan untuk deteksi dini COVID-19 bisa digunakan di setiap fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit di seluruh Indonesia.