Rezim Jokowi-Maruf Gagap Hadapi Persoalan Kesehatan dan Ketenagakerjaan Jokowi-Ma'ruf Amin. Foto: Setkab

MerahPutih.com - Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma'ruf Amin genap berusia satu tahun pada Selasa (20/10) kemarin. Selama satu tahun pemerintahan, persoalan kesehatan dan ketenagakerjaan masih menjadi catatan.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati menyebutkan, seluruh dunia memang tidak siap menghadapi Pandemi COVID-19. Yang membedakan, kata dia, respons awal setiap negara dalam menghadapi pandemi global ini.

Menurut Mufida, sikap pemerintah Jokowi-Ma'ruf yang cenderung menggampangkan dan mengabaikan penanganan COVID-19 menunjukkan sikap pemerintahan yang tidak antisipatif dan sigap menghadapi virus yang berasal dari Tiongkok tersebut.

Baca Juga

Setahun Pemerintahan Jokowi, Rakyat Dinilai Pikul Beban Berat

Ia menyebut, per 20 Oktober 2020 menurut data Worldometers, Indonesia menduduki peringkat 19 dunia, 5 di Asia dan pertama di Asia Tenggara angka konfirmasi positif COVID-19.

"Tingkat kematian akibat COVID-19 di Indonesia juga nomor 16 di dunia, nomor 3 di Asia dan nomor satu di Asia Tenggara," kata Mufida dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10).

Sementara, lanjut dia, untuk tes COVID-19 nomor 25 dunia dan nomor 6 di Asia. Yang lebih menyedihkan, untuk tes per 1 juta penduduk, Indonesia peringkat 158 dari seluruh negara di dunia.Terbukti hingga kini gelombang pertama COVID-19 di Indonesia belum berakhir. Sementara di negara-negara yang sigap responsnya kini semuanya sudah melandai.

"Negara-negara yang tercatat tertinggi kasus dan angka kematian seperti Brazil dan Amerika Serikat juga pemerintahannya menyepelekan pandemi ini,"ujar Mufida.

Mufida menyebut Pemerintah RI sejatinya sudah dilengkapi petunjuk lengkap dalam UU Kekarantinaan Kesehatan jika terjadi wabah global. Namun, ujar dia, Pemerintah hanya mengambil hal-hal yang parsial dalam UU Kekarantinaan Kesehatan demi kepentingan tertentu.

"Saat awal pemerintah enggan melakukan karantina wilayah seperti yang diamanatkan dalam UU Kekarantinaan Kesehatan. Tetapi saat mengancam pendemo UU Cipta Kerja, aparat mengancam dengan UU Kekarantinaan Kesehatan," terang dia.

Selain persoalan kesehatan, persoalan ketenagakerjaan dengan disahkannya UU Cipta Kerja menjadi catatan besar pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Sudah banyak pihak dan pakar yang menyebutkan UU Cipta Kerja cacat secara prosedur dan materi tetapi Pemerintah ngotot tetap mengegolkan UU ini di tengah pandemi COVIF-19.

"Pembahasannya yang tidak transparan sejak awal, saat diputuskan dan persoalan yang masih mengikuti terkait draf mana yang resmi usai diputuskan jelas mengindikasikan UU Cipta Kerja ini bermasalah. Belum lagi bicara subtansi isi yang justru tidak memberikan rasa aman dan layak bagi pekerja sebagaimana rekomendasi ILO," papar dia.

Mufida menyebutkan, catatan terkait kesehatan dan ketenagakerjaan bukan hanya soal penanganan COVID-19 dan UU Cipta Kerja. Kenaikan iuran BPJS Kesehatan, semrawutnya program Kartu Prakerja, perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) juga menunjukkan kebijakan pemerintah Jokowi-Ma'ruf yang bermasalah.

Belum lagi Mufida menyitir soal pengangguran. Menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), pada 2021 angka pengangguran bisa menyentuh 12,7 juta orang.

Pada 2020 Bapennas memperkirakan tingkat pengangguran terbuka (TPT) menyentuh 8,1 hingga 9,2 persen melompat dari posisi 2019 yang berkisar 5,28 persen. Tingkat TPT ini tertinggi sejak 15 tahun terakhir. Bahkan pada awal 2020, World Population Review merilis Indonesia di peringkat 9 tingkat pengangguran di dunia.

Baca Juga

Indonesia dan Jepang Sepakati Aturan Perjalanan Bisnis

"Banyaknya catatan di bidang kesehatan dan ketenagakerjaan ini harus jadi alarm bagi pemerintah. Apalagi ini periode kedua Pak Jokowi yang seharusnya jauh lebih baik dari periode pertama. Saat ini yang menjadi pengawas jalannya pemerintahan bukan hanya DPR tetapi juga kekuatan sipil dan media. Jangan anggap remeh kritik dan masukan dari mereka," tutup dia. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bendera Partai Dibakar Pendemo, PDIP Tempuh Jalur Hukum
Indonesia
Bendera Partai Dibakar Pendemo, PDIP Tempuh Jalur Hukum

Hasto menyayangkan aksi pembakaran bendera tersebut

Anggaran Banjir Disunat untuk Formule E, Begini Penjelasan Wakil Ketua DPRD DKI
Indonesia
Anggaran Banjir Disunat untuk Formule E, Begini Penjelasan Wakil Ketua DPRD DKI

"Soal perbandingan dengan Formula E itu orang nyari-nyari saja. Sudahlah jangan julid hatinya lebih baik duduk bareng memberikan konsep apa," papar dia.

Desak Pasang Wifi Tiap RT, Fraksi PAN: Pemprov DKI Jangan Berdalih enggak Bisa
Indonesia
Desak Pasang Wifi Tiap RT, Fraksi PAN: Pemprov DKI Jangan Berdalih enggak Bisa

"Kita fraksi PAN udah ngasih contoh jadi jangan lagu berdalih bilang gak bisa (pasang Wifi). Pemprov DKI APBD nya gede, bisa 1 RT 1," paparnya.

Banjir Jeneponto, Mobil Terserat Arus hingga Empat Warga Hilang
Indonesia
Banjir Jeneponto, Mobil Terserat Arus hingga Empat Warga Hilang

Banjir juga menyeret mobil mini bus dan enam rumah panggung rusak berat karena terseret arus dan akses jalan poros tertimbun material longsor.

Update COVID-19 Kamis (1/10): Bertambah 4.174, Kasus Positif COVID-19 Capai 291.182
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (1/10): Bertambah 4.174, Kasus Positif COVID-19 Capai 291.182

Presiden Joko Widodo sendiri mengatakan pada akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021 direncanakan vaksin COVID-19 akan selesai dibuat

Polisi Melakukan Penyekatan Massa Simpatisan Habib Rizieq Shihab di Bandara Soetta
Foto
Polisi Melakukan Penyekatan Massa Simpatisan Habib Rizieq Shihab di Bandara Soetta

Polisi melakukan penyekatan sejumlah kendaraan simpatisan yang ingin menjemput langsung kedatangan Habib Rizieq Shihab di Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten

PLN Kian Terpuruk
Indonesia
PLN Kian Terpuruk

Proyek 35.000 MW belum rampung sepenuhnya tercatat progress proyek pembangunan pembangkit yang telah beroperasi mencapai 8.137 MW atau sebesar 23 persen per Juni 2020. Namun, kondisi PLN sudah kelebihan pasokan.

WN Tiongkok Ditangkap Buntut Tewasnya ABK WNI Kapal Lu Huang Yuan Yu 118
Indonesia
WN Tiongkok Ditangkap Buntut Tewasnya ABK WNI Kapal Lu Huang Yuan Yu 118

Pria paruh baya tersebut diduga melakukan penganiayaan pada ABK sejak bulan Januari hingga Juli 2020.

Tiga Tahanan dan Satu Narapi Rutan Banda Aceh Kabur
Indonesia
Tiga Tahanan dan Satu Narapi Rutan Banda Aceh Kabur

Tiga tahanan dan seorang narapidana Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh yang berada di kawasan Kahju, Aceh Besar, kabur.

 Kementerian Pertahanan Salurkan Paket Makanan Siap Saji untuk Tenaga Medis
Indonesia
Kementerian Pertahanan Salurkan Paket Makanan Siap Saji untuk Tenaga Medis

Kegiatan ini juga merupakan sarana untuk memberdayakan para Kader Bela Negara dalam melaksanakan aksi bela negara di tengah pandemi COVID-19 ini," kata Trenggono.