Reza Artamevia Akui Empat Bulan Konsumsi Sabu Penyanyi Reza Artamevia berjalan saat rilis kasus pengungkapan tindak pidana narkotika di Polda Metro Jaya, Jakarta, Ahad (6/9). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

MerahPutih.com - Penyanyi Reza Artamevia mengaku sudah empat bulan mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Hal ini disampaikannya saat rilis di Mako Polda Metro Jaya, Minggu (6/9).

"RA ini hasil pemeriksaan memang mengakui bahwa dia menggunakan sabu-sabu ini sekitar empat bulan semasa pandemi COVID-19 ini yang memang sering di rumah saja. Ini pengakuannya," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

Baca Juga

Polisi Ungkap Alasan Reza Artamevia Konsumsi Sabu

Polisi sudah melakukan tes urine kepada mantan istri Adjie Massaid itu pada Sabtu (5/9). Hasilnya, penembang lagu "Aku Wanita" ini positif menggunakan sabu-sabu.

"Hasil tes urine positif amfetamin atau masuk dalam kategori narkotika jenis sabu-sabu," kata Yusri dilansir Antara.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus memerikan keterangan pers soal penangkapan penyanyi Reza Artamevia dalam jumpa pers di Mako Polda Metro Jaya, Ahad (6/9/2020). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus memerikan keterangan pers soal penangkapan penyanyi Reza Artamevia dalam jumpa pers di Mako Polda Metro Jaya, Ahad (6/9/2020). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Saat diperiksa oleh Kepolisian, Reza mengaku menggunakan barang haram tersebut untuk mengisi kekosongan di masa pandemi COVID-19. Kepolisian akan terus melakukan penyelidikan terhadap pengakuan yang bersangkutan.

"Beberapa public figure yang kita amankan pasti akan menyampaikan bahwa ini mengisi kekosongan waktu, karena memang di rumah saja, sehingga terpengaruh lagi menggunakan barang haram ini," ucapnya

Yusri menjelaskan, Reza ditangkap oleh pihak kepolisian pada Jumat, 4 September 2020 sekitar pukul 16.00 WIB di salah satu restoran di Jalan Raya Jatinegara, Jakarta Timur.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi dari tangan Reza adalah satu klip sabu-sabu sebesar 0,78 gram dan alat hisap sabu-sabu atau bong dan sebuah korek api.

Baca Juga

Polisi Masih 'Tertutup' soal Penangkapan Reza Artamevia

Akibat perbuatannya, Reza kini telah menyandang status tersangka dan dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Epidemiolog UI Minta Anies Hati-hati Terapkan New Normal di Jakarta
Indonesia
Epidemiolog UI Minta Anies Hati-hati Terapkan New Normal di Jakarta

"Jadi lebih baik hati-hati. Yakinkan itu semuanya sudah aman, semua kasus bisa diisolasi, semua PDP dan ODP bisa dikarantina," ucapnya.

Pangdam Jaya Beberkan Kondisi Terkini Oknum TNI yang Karang Cerita Dipukuli
Indonesia
Pangdam Jaya Beberkan Kondisi Terkini Oknum TNI yang Karang Cerita Dipukuli

Mantan Gubernur AKMIL ini pun mengatakan kondisi Prada Ilham belum stabil.

Pemkab Tangerang Sulap Griya Anabatic Jadi Penampungan Pasien Covid-19
Foto
Pemkab Tangerang Sulap Griya Anabatic Jadi Penampungan Pasien Covid-19

Bangunan Griya Anabatic rencananya akan dijadikan ruang isolasi pasien positif virus corona (COVID-19) oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang yang berlokasi di jalan Legok Raya, Kabupaten Tangerang, Banten,

Fedrik Meninggal, Kejari Jakut Ditutup
Indonesia
Fedrik Meninggal, Kejari Jakut Ditutup

Kejaksaan Negeri Utara tidak akan membuka pelayanan umum sementara.

Selama PSBB, Terjadi Penurunan Luar Biasa Pelanggaran Penggunaan Masker
Indonesia
Selama PSBB, Terjadi Penurunan Luar Biasa Pelanggaran Penggunaan Masker

37.863 pelanggar penggunaan masker telah dijaring oleh para petugas dari enam wilayah kota dan kabupaten di DKI Jakarta

Gunung Sinabung Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.500 meter
Indonesia
Gunung Sinabung Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.500 meter

Gunung Sinabung di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara meluncurkan awan panas sejauh 1.500 meter pada Minggu.

Penerornya Dituntut 1 Tahun Penjara, Novel: Fakta Rusaknya Hukum di Indonesia
Indonesia
Penerornya Dituntut 1 Tahun Penjara, Novel: Fakta Rusaknya Hukum di Indonesia

Novel mengaku sudah menduga sidang perkara teror yang dialaminya pada 11 April 2017 silam hanyalah formalitas

ST Kapolri Keluar, Seluruh Polda Diminta Tidak Ragu Tindak Demo Buruh
Indonesia
ST Kapolri Keluar, Seluruh Polda Diminta Tidak Ragu Tindak Demo Buruh

Telegram itu juga secara jelas memberi arahan agar personel kepolisian dapat melakukan tindakan pencegahan unjuk rasa

Kapolres Sukoharjo: Tersangka Perobekan Al-Quran Sakit Jiwa
Indonesia
Kapolres Sukoharjo: Tersangka Perobekan Al-Quran Sakit Jiwa

"Karena tersangka diduga mengalami gangguan kejiwaan kami belum pastikan pasal yang dikenakan pada ES," tutup Bambang

Tokoh Agama Diminta Aktif Tanggulangi Corona, Bukan Malah Menghakimi
Indonesia
Tokoh Agama Diminta Aktif Tanggulangi Corona, Bukan Malah Menghakimi

Peranan tokoh agama sangat penting karena sebagai panutan